My brother's my love

My brother's my love
BERTEMU LAGI#2



****


Saat wanita itu melihat,wanita yang tak lain adalah yuri itu sangat lah terkejut saat melihat araya yang ada dibandara.


"yuri.."ucap araya tak percaya akhirnya dia bisa menemukan yuri.Dia pun berlari kearah yuri


Namun yuri mengajak kakaknya untuk jalan lebih cepat lagi.


"kak ayo cepat.."ucap yuri


"kenapa sayang apakah ada yang salah apa kamu merasa mau pingsan"ucap.min ik


"tidak..bukan itu"jawab yuri


namun terlambat langkah yuri ditahan oleh seseorang yang menggenggam dan menarik tangan yuri.


"araya..kenapa kau disini"ucap min ik terkejut melihat araya ada dibelakang yuri


"kak..kumohon beri aku kesempatan untuk menjelaskan semuanya"ucap araya


"mau jelaskan apa?"tanya min ik


"kak..aku.."ucap araya namun dipotong oleh min ik


"kenapa kau belum puas untuk menyakiti hati adik ku,kau tidak terima pernikahan mu hancur dan kamu mau buat aku dan adik ku malu didepan umum.."ucap min ik tegas


"tidak kak..bukan itu maksud ku tapi.."lagi-lagi belum selesai omongan araya segera dipotong oleh min ik


"lalu apa araya sudah ya cukup kamu sakiti hati adik kesayangan kakak dan kakak tidak mau kau menyakiti dia untuk kedua kali nya"ucap min ik dan melepaskan genggaman tangan araya.


Sedangkan yuri sejak tadi hanya bisa diam.


Setelah itu min ik menarik tangan yuri untuk menjauh dari araya.


namun sebelum jauh araya menjerit pada min ik dan yuri bahkan bukan hanya mereka berdua yang mendengar hampir seluruh orang yang berjalan didekat mereka mendengar perkataan araya.


Tak terkecuali layla yang berada tak jauh dari mereka.


"kak..aku kesini rela jauh-jauh dari rumah kerumah sakit namun kalian pergi ku susul kalian kebandara..aku tidak mau berakhir seperti ini..sebenarnya hanya ada satu kata yang ingin ku ucap kan pada yuri"ucap araya


"maaf...."ucap araya dan berlutut dihadapan semua orang dan menundukkan kepalanya serta menangis.


"kau.."ucap min ik namun ditahan oleh layla dengan menutup mulut min ik dan menarik min ik membiarkan mereka berdua berbicara menyelesaikan masalah mereka.


Saat min ik pergi yuri memberani kan diri untuk melihat kebelakang.Dan dia melihat araya yang sedang berlutut dan menangis.


"araya..jangan lakukan itu,jangan buat diri mu sendiri malu"ucap yuri dan menangis melihat apa yang dilakukan araya


"untuk apa aku malu..aku mengatakan kejujuran nya aku ingin meminta maaf pada mu karena telah membuat mu sedih dan kecewa dan kumohon tolong maaf kan aku..aku tak akan bisa hidup tanpa mu dan aku telah mengingat semuanya..Aku telah mengingat kenangan kita yuri.."ucap araya dengan air mata yang masih mengalir


"araya..aku memaafkan mu..aku mencintai mu...bagaimana aku bisa melupakan mu secepat itu"ucap yuri dan berjalan perlahan kearah araya yang sedang berlutut dan memeluk nya


"terima kasih aku juga menyayangi mu"ucap araya


Sedangkan min ik memarahi layla karena membawa nya secara paksa dan lagi nafas nya jadi tengengah-engah oleh layla karena menutup mulut dan hidung nya.


"kau ini ada masalah apa sih dengan ku"ucap min ik marah


"diam lah..bisa enggak kau ini gak cerewet kayak wanita"ucap layla


"dasar cewek nyebelin"ucap min ik


"seperti dirinya saja gak nyebelin kau tau kau itu lebih..lebih..nyebelin banget"ucap layla dengan emosi nya yang sudah meledak


"dasar cewek.."belum selesai omongan min ik mulut min ik ditutup dengan jari telunjuk layla


"kau ini diam kenapa..lihat adik kita berdua sudah berbaikan"ucap layla


"lalu.."ucap min ik


"ya mereka bisa hidup bahagia selamanya"ucap layla


"maksud mu menikah..sorry aku tidak mau mempunyai keluarga seperti mu wanita nyebelin"ucap min ik


layla dan min ik tak henti-hentinya berdebat sedangkan yuri dan araya melepaskan kesedihan mereka dan memeluk erat satu sama lain.Hingga yuri merasa dirinya kembali lemas dan jatuh pingsan dipelukan araya..araya sangat lah cemas.Bahkan kakak-kakaknya yang sedang berdebat terkejut saat mengetahui yuri jatuh pingsan dan segera membawa yuri kerumah sakit.Dan lagi-lagi penerbangan mereka ditunda.