
setelah menjelaskan itu min ik dan layla keluar dari kamar yuri untuk mendiskusikan kerja sama mereka.
Sedangkan araya dan yuri asik mengobrol tentang hubungan mereka.Mereka berdua sangat lah bahagia.
"araya..sekarang hubungan kita tidak ada yang mengganggu,namun aku masih takut untuk kekampus besok"ucap yuri yang sedang bersender dibahu araya
"tenang saja sayang aku ada selalu untuk mu,mulai besok setelah jam pelajaran ku berakhir aku akan langsung menghampiri mu,kalau misalnya aku belum menghampiri mu jangan keluar sendirian tunggu aku ya"ucap araya
"baiklah namun yang aku takuti besok jam awalku adalah pak fajar dosen baru itu"ucap yuri
"tenang lah dosen itu tidak akan berbuat macam-macam dengan mu saat ada teman-teman mu"jawab araya menyakin kan yuri
"baiklah,makasih sayang selalu ada untuk ku"ucap yuri dan memeluk araya
"sama-sama"jawab araya
"i love you"ucap yuri pada araya yang membuat araya tersenyum dan menjawab"I LOVE YOU TOO"ucap araya dan mencium dahi yuri
saat mereka sedang berpelukan bercanda tiba-tiba layla dan min ik berada didepan pintu kamar yuri dan melihat mereka berdua yang sedang bermesraan.
"ehemm..ehemm"ucap min ik membuat araya dan yuri terkejut
"eh..kakak"ucap araya dan yuri dan melepaskan pelukan mereka,mereka sangat malu
"sudah lah kami tidak melarang kalian bermesraan namun araya ini sudah jam berapa ayo pulang"ucap layla
"oh iya juga..maaf kak aku lupa waktu"ucap araya dan menghampiri layla serta berpamitan dengan yuri dan min ik
setelah araya dan layla pulang min ik dan yuri mengobrol sedikit tentang perasaan yuri.
"sayang bagaimana perasaan mu"tanya min ik
"hmm..bahagia banget kak,makasih ya kak aku sudah dibolehin pacaran dengan araya"jawab yuri
"iya sayang,apa sih yang enggak buat adik kakak yang cantik ini"ucap min ik
min ik merasa bahagia bisa melihat adiknya seceria dulu.
"yang memang sudah dewasa"ucap min ik dan memeluk adiknya secara tiba-tiba
"kakak kenapa??"tanya yuri
"tidak kakak hanya tak menyangka sekarang adik kakak sudah besar,sudah mau selesai semester 2 dan akan segera menikah"jawab min ik
"kak..memang inilah kehidupan kakak juga pasti nanti akan memiliki istri dan anak"ucap yuri
"kamu benar,namun jangan lupakan kakak ya kalau kamu telah menikah"ucap min ik
"gak bakal karena kakak itu adalah cinta pertama ku"jawab yuri
"maksudnya"tanya min ik yang tak .mengerti dengan perkataan yuri
"iya..kakak cinta pertama ku karen apa dulu saat aku SMP Aku sudah kenal yang nama nya cinta dan perhatian kakak dan kasih sayang kakak membuat ku berpikir mungkin saja kak min ik bukan kakak kandung ku jadi aku dan dia bisa menikah itu yang ku pikirkan namun apa daya aku dan kakak adalah adik kandung dan aku menghilangkan pikiran untuk menjadi pacar atau istri kakak namun kakak tetap lah cinta ku, cinta pertama ku dan aku sangat menyayangi kakak"jelas yuri
"tidak kakak sangka adik kakak ternyata konyol juga"ucap min ik
"ih itukan dulu,sekarang gak lagi aku menganggap kakak itu adalah kakak ku yang sangat aku sayang dan cintai"ucap yuri dan tersenyum manis
"kau memang adik kakak yang lucu,kakak juga mencintai mu"ucap araya dan mengacak-acak rambut yuri
"yah..kakak kenapa rambut ku diberantakin sih"ucap yuri
min ik hanya tertawa melihat kelakuan adiknya.
"walau kau sudah dewasa namun sifat mu masih sama seperti kamu dulu saat masih SD"ucap min ik
"ih apaan sih kak"ucap yuri dan mereka tertawa bersama.