My brother's my love

My brother's my love
part#9



"sekarang..aku tak perlu khawatir araya pasti tidak akan mengingat kembali masa lalu nya..hahahah"batin windy dan tersenyum bahagia karena menurutnya rencana nya akan berjalan mulus.


Sedangkan yuri min ik dan layla telah selesai menyiapkan rencana mereka dan berencana untuk pergi menemui araya dan windy.Namun saat mereka sampai dirumah itu,tidak ada satu orang pun dirumah itu.Mereka melacak lagi keberadaan araya melalui laptop layla.Namun betapa sial mereka ,Tertulis bahwa araya berada diluar jangkauan dan tak bisa melacak nya.


Melihat itu yuri semakin sedih dan putus asa begitu juga layla.Adiknya sekarang tidak akan pernah memanggilnya dengan panggilan kakak lagi.


Sedangkan yuri diperjalanan pulang hanya bisa memeluk kakak nya dan menangis dipelukan kakaknya. Saat sampai dirumah min ik mengantar yuri kekamar nya.


"kak apakah aku tidak akan mengenal cinta lagi kak"tanya yuri dengan air mata yang masih mengalir deras dari matanya


"berkata apa kau,kakak akan memberikan cinta lebih dari yang diberikan araya"jawab min ik dan memeluk yuri dengan erat.Yuri hanya bisa menangis.


"kak..kakak tidak tahu betapa besarnya cintaku padanya..lagi pula kakak juga akan menikah suatu saat nanti dan memiliki cinta kakak satu-satunya dan memiliki rumah tangga kakak sendiri"ucap min ik


"tidak kakak tidak akan menikah kalau kau belum bahagia , jika kau belum menikah kakak juga tidak akan menikah,pegang ucapan kakak ini"ucap min ik dengan keras dan menggenggam erat tangan yuri.


"kak..terima kasih..terima kasih telah menjadi kakak yang terbaik didunia ku..kakak adalah cinta ku dan selamanya menjadi cinta ku"ucap yuri


setelah yuri sedikit tenang baru lah min ik turun dan menghampiri layla yang duduk diruang tamu.


"layla..apa tak sebaik nya kau tinggal saja dirumah bersama ku dan yuri lagi pula kau sendirian dirumah mu"ucap min ik.


"tidak aku pasti akan merepotkan kalian"ucap layla


"tenanglah..kami ada disisi mu aku juga akan berusaha membuat araya mengingat semua nya agar adik ku juga tidak bersedih lagi"ucap min ik


"terima kasih min ik..aku salah tentang mu"ucap layla


Min ik menghampiri layla dan menyuruh layla untuk duduk.


"layla dengar aku kita boleh sedih namun kita tak boleh putus asa,hanya kita yang bisa membuat araya mengingat kembali semuanya"ucap min ik


"iya..terima kasih atas semangat mu yang kau berikan pada ku agar aku tak putus asa"ucap layla namun tak dapat menahan kesedihan nya dan mengeluarkan air mata.


"aku tidak bisa sekarang adik ku satu-satu nya tidak ingat pada ku dan tidak ada orang yang akan memanggil kakak lagi..aku kengen dengan nya aku rindu senyuman nya"ucap layla dan menangis.Pada saat itu layla berubah menjadi layla yang cengeng.


"sudah lah layla kita sama-sama sedih tapi tolong kuat lah belum ada kata menyerah sebelum berusaha"ucap min ik dan mendekati layla dan memeluk nya dengan hangat.


"min ik aku baru tau kau memiliki sisi yang hangat seperti ini..terima kasih atas semuanya selama ini"ucap layla mereka saling berpelukan.


Untuk menenangkan diri min ik pergi ke dapur dan membuat kan minuman untuk layla.Namun saat dia selesai membuat minuman layla telah tertidur sangat pulas.Min ik hanya tersenyum dan menaruh minuman itu lagi dan mengangkat dan menaruh layla diranjang kamar nya.Sedang kan dia akan tidur di sofa yang ada disebelah kasurnya itu.