
Setelah berselang beberapa jam,bel berbunyi pelajaran dosen itu berakhir.
"oke semua pelajaran kita sampai disini dulu kita lanjutkan minggu depan,saya permisi"ucap dosen itu dan meninggalkan kelas itu.
Teman yuri yang duduk dibelakangnya yang bernama lia menghampiri yuri dan berkata pada yuri.
"yuri..sepertiny dosen itu suka deh sama kamu"ucap lia namun tak dihiraukan oleh yuri
"yuri...aku berbicara padamu"ucap lia namun yuri tetap dengan kesibukan nya.
"yuri.."jerit lia ditelinga yuri
"ada apa lia.."ucap yuri dengan emosi
"kau dengar gak sih aku berbicara dengan mu?"tanya lia
"ya pasti dengar"jawab yuri
"terus kenapa kau tidak menjawab perkataan ku?"tanya lia
"aku mau tanya pada mu,apakah perkataan mu itu sebuah pertanyaan?"tanya yuri balik
"tidak"jawab lia singkat
"jadi aku tidak harus menjawab karena jawaban hanya ada jika ada sebuah pertanyaan"ucap yuri dan meninggalkan lia
"yuri..kau mau kemana?"tanya lia
"perpustakaan aku harus meminjam beberapa buku"jawab yuri
"tunggu dong"ucap lia dan berlari mengejar yuri
mereka berjalan ke perpustakaan namun lia masih saja membahas dosen itu,membuat yuri sangat lah muak.Ditengah jalan yuri bertemu dengan araya.
"yuri..cowok ganteng itu,ouh...hati ku tenang saat melihat nya...eh..eh..dia kesini"ucap lia lebay
"lia bisa gak,tidak usah selebay itu"ucap yuri
"hay sayang"sapa araya
"hai.."jawab yuri dan tersenyum
yuri hanya terkekeh melihat kelakuan teman nya itu
"siapa ini yuri"tanya araya
"dia teman sekelas ku"ucap yuri
"hai cowok tampan"ucap lia
"hai..nama ku araya"ucap araya memperkenalkan diri
"halo..araya kenalin aku lia"ucap lia
araya hanya tersenyum.
"ya sudah kalian mau bermesraan silahkan aku mau kembali kekelas saja dari pada aku jadi obat nyamuk diantara kalian"ucap lia dan pergi meninggalkan araya dan yuri.
mereka berdua hanya tertawa dan tersenyum.
Disisi lain min ik yang telah kembali dari rapat nya waktu jam makan siang,saat ingin masuk ruangan sekretaris min ik memberinya bekal yang di masak oleh yuri
"tuan min ik ini ada bekal dari nona yuri untuk tuan"ucap sekretaris itu
"ah..terima kasih"dan mengambil bekal itu.
min ik masuk keruangan nya dan melihat bekal apakah yang dibawakan oleh adiknya itu.Saat dia membuka ternyata bekal nya adalah nasi goreng dan telur mata sapi.
"adik ku memang perhatian banget"ucap min ik dan menyantap makanan nya itu dengan lahap,karena memang dia sedang lapar.
Disekolah setela meminjam beberapa buku diperpustakaan yuri dan araya segera pergi ke kantin untuk membeli makanan.Saat sedang makan tak sengaja pak dosen muda fajar,dosen itu berniat juga ingin membeli beberapa makanan dan minuman namun saat melihat yuri dan araya sedang berduan entah apa yang terjadi tatapan dosen itu menjadi dingin dan seperti marah dengan araya dan yuri.Dosen itu segera berbalik arah kembali ke ruang dosen dan dia menyuruh salah satu siswa untuk memanggil yuri dan menghadapnya sekarang.Siswa itu pun mencari yuri dan saat telah bertemu dengan yuri dia langsung menyampai kan pesan dosen itu.
"sekarang banget nih"ucap yuri bingung
"iya pak dosen mood nya lagi buruk sepertinya tatapannya dingin banget soalnya"ucap siswa itu
"hmmm..baik lah aku akan menemui nya"ucap yuri
"aku temenin ya"ucap araya dan memegang tangan yuri
"baiklah"ucap yuri dan mereka berdua pergi k ruang dosen menemui dosen muda baru itu.