My brother's my love

My brother's my love
Benih cinta



"jadi dia mencintai mu?"tanya min ik


"iya"ucap yuri


"apakah kau mencintai nya"tanya min ik


"aku tidak tau apakah aku mencintai nya atau tidak namun saat aku melihat nya melindungi ku tadi untuk kedua kalinya,entah apa yang terjadi pada diri ku,aku merasa hati ku bergetar dan aku sangat sakit melihat dia di pukuli seperti itu"jawab yuri


Namun min ik hanya diam tak menanggapi jawaban yuri,min ik hanya berpikir.


"suatu saat memang yuri harus menikah dan memiliki kehidupannya sendiri,namun kenapa hati ku susah untuk melepasnya pergi ke pelukan orang lain"pikir min ik


"kakak,apakah ucapan ku salah"ucap yuri yang heran kenapa kakaknya tidak menanggapi perkataannya.


"tidak"jawab min ik


Tak lama mereka sampai dirumah sakit dan segera meminta pertolongan pada dokter.Dokter pun membawa araya ke ruang ICU karena keadaannya yang sangat parah.Dokter keluar dari ruangan dengan suster dan membawa araya pindah ke ruang UGD karena keadaan araya sangat lah kritis.


Yuri yang melihat itu merasa sangat sedih dan yuri berpikir dialah penyebab dari semua ini.


Tak lama suster keluar dari ruang UGD dengan terburu-buru.Dan tak lama dokter keluar dari ruangan,yuri dan kakaknya segera bertanya keadaan araya.


"pasien bernama araya sedang dalam keadaan kritis karena kehilangan banyak darah dan mengalami patah dibagian kaki walau tidak terlalu parah,kaki nya akan sembuh dengan berjalannya waktu"jawab dokter itu


"lalu bagaimana dok"tanya min ik


"dok Dirumah sakit lain golongan darah yang sama juga sedang kosong"ucap dokter tersebut


Yuri semakin terpuruk mendengar ucapan dari suster tersebut dan kaki nya seolah tak kuat lagi menopang badan nya hingga ia terjatuh kelantai.


"yuri.."ucap min ik cemas dan membantu yuri untuk berdiri


"lalu bagaimana ini dok"tanya min ik


"jika sampai malam ini tidak ada pendonor darah juga yang memiliki darah yang sama dengan araya,saya tidak bisa memastikan kelanjutan hidup araya."ucap dokter itu


"maksud dokter araya akan meninggal"ucap yuri dan menangis


"saya tidak pastikan itu"ucap dokter itu


"dok,selamat kan pria itu pastikan dia bisa menjalani hidupnya kembali dengan normal"ucap min ik berkata pada dokter itu


"saya akan usahakan itu"ucap dokter itu.


dan tak lama karena kelelahan dan tak lesu merasa bersalah dengan kelakuannya yuri tak sadar kan diri dan terjatuh,min ik menjadi cemas dan mengangkat yuri dan meminta dokter untuk membantu.


Saat yuri bangun dia telah terbaring tepat disamping ranjang rawat araya.


"tak seharusnya kau melindungi ku,biarkan saja aku tadi dibawa pergi,kau tak harus mengorban kan nyawa mu,sekarang aku sadar ternyata aku mencintai mu karena aku sangat merasa sedih saat kau mempertaruh kan hidup mu dan setiap kali melihat mu aku merasa dunia ku indah dalam sekejap,tolong bangun karena aku mau mengungkap kan kejujuran dari hati ku ini,kau pasti akan bahagia dengan perkataan ku ini bangun araya tolong..."batin yuri dan melihat ke araya dan meneteskan air mata.