
disekolah setelah bel istirahat berbunyi yuri segera pergi kekantin karena perutnya sudah mulai kelaparan.Setelah memesan yuri duduk dimeja belakang.Dia sangat fokus dengan makannya sehingga tak sadar lelaki yang ia rindu kan baru saja lewat.
Araya memesan makanan juga,dia duduk dimeja didepan di hadapan kasir.Tak lama saat araya sedang makan dengan nikmatnya,yuri yang hendak membayar pergi kekasir.
"bu berapa"ucap yuri
"tadi mesan apa aja?"tanya orang itu
"bakso telur dan es teh"ucap yuri
"20.000 aja neng"ucap ibu itu
araya yang mendengar pembicaraan itu heran.kenapa?
"suara ini persis sekali dengan suara...YURI"gumam araya
"apakah dia yuri"ucap araya yang penasaran dan melihat ke belakangnya,namun wanita itu sudah keluar dari kantin.
"aku mungkin hanya rindu saja dengan yuri...padahal kami sudah 2 tahun lebih sudah tidak bertemu..namun kenapa dia selalu ada diotak dan hati ku"gumam araya dan membuat nafsu makan nya hilang dan segera membayar makanannya dan pergi.
Saat berjalan keluar hp araya tiba-tiba bergetar.araya berhenti dan melihat handphonenya dan dia tidak menyadari yuri berjalan disebelah nya.Yuri juga sedang sibuk dengan handphone nya hingga mereka berdua tak menyadari.
"kakak..kenapa kakak menelpon ku"ucap araya
"halo ... kak ada apa?"tanya araya
"tidak..ada kakak mau bertanya jam berapa kamu pulang?"tanya layla
"aku mungkin siang"jawab araya
"kalau begitu supir saja yang menjemput mu kakak akan ada meeting"ucap layla
"baiklah"jawab araua dan mematikan handphone nya.
Araya melanjutkan perjalanannya kekelas.Disisi lain orang yang selalu mengintai nya kesal,kenapa layar rekaman nya menunjukkan kamar araya saja,tidak mungkin araya tidak pergi kekampus.Wanita yang selalu mengawasi araya itu menelpon seseorang dan menanyakan soal araya.
"pergi"jawab orang yang ditelponnya
"apakah dia memakai tas yang biasanya"tanya nya lagi
"ah...araya tadi memakai tas lain"ucap orang yang ditelpon oleh wanita misterius ini.setelah menerima jawaban dia pun menutup teleponnya.
"oke araya hari ini kau lepas dari pengawasan ku"ucap wanita itu.
Saat jam pelajaran usai semua siswa bergegas untuk pulang,namun salah satu rombongan wanita tiba-tiba mendekati seorang pria,yang katanya adalah pria tampan yang masuk kekelas hukum kemarin.Aku tidak sama sekali memperdulikan mereka.Aku segera berjalan ke halte bus.Namun keberangkatan selanjutnya jam 14.00 sedang kan ini masih jam 13.05 masih lama banget.Dan lagi kuaca tidak mendukung,hujan sangat deras.
Disisi lain pria yang dikerumuni oleh wanita-wanita itu tak lain adalah araya.
"maaf ya saya barus pulang,kakak saya menunggu saya dirumah"ucap araya dan berlari meninggalkan kerumunan itu.dia pergi naik kemobilnya.
"huh...lega akhirnya selamat dari mereka"ucap araya
"apakah mereka mengikuti ku?"tanya araya pada diri nya sendiri dan melihat kebelakangnya.untung nya mereka tidak mengikuti araya.
supir araya dari tadi telah menunggunya diparkiran.Araya menghampiri supirnya dan menyuruhnya untuk segera pulang.
Saat diperjalanan pulang di halte araya melihat seseorang yang mirip sekali dengan yuri."apakah...itu yuri"pikir araya didalam mobil lalu dia menyuruh sopir pribadi nya untuk berhenti.
"pak berhenti"ucap araya dan memperhatikan wanita yang ada dihalte itu.
Saat araya memperhatikan dengan jelas wanita itu benarlah yuri.Araya segera menyuruh sopirnya untuk pulang duluan dan dia turun dijalan depan halte.
"tapi den nanti kalau nona besar nanya saya harus jawab apa?"tanya pak sopir
"bilang saja saya pergi ke rumah teman"jawab araya
"baik den"jawab pak sopir dan meninggalkan araya sendirian ditengah hujan.