
"eh..papa sudah pulang"ucap araya yang melihat papa nya sejak tadi berdiri dipintu kamar.
"iya..kenapa kamu senyum-senyum melihat album mu?"tanya papa araya
"tidak lucu saja melihat masa lalu ku"ucap araya
"iya mama dan papa sangat lah bangga dengan mu dan kakak mu kalian bisa membuat perusahaan yang ada diindonesia semakin maju"ucap papa araya.Mendengar papanya mengucapkan kalimat"kakak"araya menjadi bingung siapakah kakaknya?
"pa..siapa kakak ku"ucap araya bertanya pada papa nya
"kakak mu adalah.."belum selesai dengan jawaban nya tiba-tiba terdengar suara mama yang sepertinya baru saja pulang.
"mama pulang"ucap mama
Aku dan papa segera menghampiri mama dan windy yang baru saja pulang.
"papa..papa sudah pulang?"tanya mama
"iya..bagaimana persiapannya?"tabta papa
"bagus kok udah 95% baju nya juga udah siap,eh..iya araya katanya kamu tadi pergi kontrol ke rumah sakit..kenapa tidak bilang biar windy bisa nemenin kamu"ucap mama
"iya kenapa gak bilang sih sayang"ucap windy dan mendekati araya dan menyender kan kepalanya dibahu araya serta menggenggam tangan araya.
Sebenarnya araya muak namun bagaimana dia harus tetap bersandi wara agar tidak ada yang curiga.
*****
3 hari telah mereka lalui dan hari ini adalah hari pernikahan araya.Malam sebelum pernikahan araya,mama araya baru teringat belum menghubungi kakaknya araya yaitu layla.Malam itu ibu nya segera memberi tahu layla.Mendengar kabar dari mama nya layla sangat lah terkejut dia memberi tahu hal ini pada yuri dan min ik.
Tak lama jet pribadi min ik sampai dan dia meminta untuk segera berangkat terbang ke kanada layla min ik dan yuri sangat lah cemas bagaimana jika mereka telah mengucapkan janji suci pernikahan.Dan terlihat yuri yang menangis melihat orang yang sangat cintai akan menikah dengan orang lain,dan min ik mencoba untuk menenangkan yuri saat itu.
***
Sedangkan dikanada araya gelisa karena dari sejak tadi dia menunggu hasil dari penelitian cairan itu namun tak kunjung ada pesan dari dokter itu.
Araya akhirnya menghadapi kenyataan dia harus menikah dengam windy namun araya telah bertekad jika semua telah terbongkar araya akan menceraikan windy.
Araya memakai stelan jas nya dan berdiri dengan gagah diatas panggung pernikahannya itu.Dan dari pintu berjalan lah seorang wanita cantik memakai gaun pengantin yang sangat indah.Saat itu araya melihat wanita itu dan dimatanya wanita itu adalah yuri.Araya sangat terkejut kenapa dia ada disini namun semakin melihat wanita itu araya merasakan sakit kepala yang luar biasa.Araya meminta obat penahan rasa sakit dan perlahan rasa sakitnya mulai berkurang.
Namun setelah rasa sakit itu hilang araya seperti mendapatkan setengah memori nya.
setelah araya sadar,Windy telah ada disamping araya mereka hanya tinggal mengucapkan janji mereka.Setelah windy mengucapkan janji suci pernikahan,kini giliran araya yang mengucapkan janji suci pernikahan.Araya menarik napas nya dengan dalam dan saat ia ingin mengucapkan satu kata,dipotong dengan kehadiran yuri yang membuat semua didalam ruangan itu terkejut.
"berhenti.."jerit yuri
"yuri.."ucap araya
"araya..aku lah orang yang kau cintai ku harap kau bisa mengingat ku"ucap yuri
"hey..siapa kau mengganggu pernikahan orang saja"ucap windy sinis
"aku ANJANI YURI anak dari pasangan jung so khey dan rinjani"ucap yuri
setelah kalimat yang keluar dari mulut yuri itu,araya seperti tersengat listrik dan merasakan sakit kepala lagi padahal dia baru saja meminum obat penahan rasa sakit. melihat araya yang kesakitan windy marah dan takut araya mengingat masa lalunya lagi.Hancur lah semua rencana nya
"apa..apaan kau ini penjaga bawa gadis ini keluar"ucap windy memanggil keamanan