
araya membawa yuri keluar dari ruangan dosen itu,dan menenangkan yuri yang sangat ketakutan sejak tadi.
"yuri tenang..tenang oke"ucap araya
namun yuri masih saja menangis dan seluruh tubuhnya bergetar.
"yuri..dengar aku..aku ada disini untuk mu oke!"ucap araya namun masih tidak dihirau kan oleh yuri
araya pun memeluk yuri dengan sangat erat.
"sayang..aku sayang kamu aku akan mengorbankan harta bahkan nyawa ku untuk melindungi mu"ucap araya
yuri masih tetap saja menangis
"araya aku tidak mau aku tidak mau ada disini aku takut dengan nya araya tolong bantu aku bawa aku pergi"ucap yuri
"baiklah kita pergi dari tempat ini"ucap araya dan membawa yuri kembali kerumah karena araya tau yuri sekarang perlu kakaknya,hanya kakaknya yang bisa menenangkan yuri.
araya segera mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang tinggi.
โ****rumah yuriโ
bibi ijah sedang sibuk menyiapkan makan malam , dan terdengar suara mobil.itu adalah mobil min ik,dia baru pulang bekerja.
"huh..capek banget"ucap min ik dan duduk disofa
"mau minum apa den?"tanya bi ijah
"gak usah bi..aku mau berendam aja nanti dikolam renang"ucap min ik dan bi ijah pun kembali lagi ke dapur namun saat ingin berjalan langkah bi ijah terhenti karena min ik menannyakan yuri.
"bi..yuri belum pulang ya"tanya min ik
"mungkin sebentar lagi den"jawab bi ijah
"oh..begitu ya..ya sudah bi ijah boleh lanjutkan pekerjaan bi ijah"jawab min ik
"baik den"ucap bi ijah dan kembali kedapur.
Tak lama terdengar suara klakson mobil,pak nanang segera membuka pagar rumah setelah itu keluar lah araya.
"ada den masuk saja"ucap pak nanang
"baiklah"ucap araya dan berjalan masuk kedalam
namun saat ingin masuk,min ik keluar dari dalam rumah.
"ada apa ini"tanya min ik dan melihat adiknya yang tak sadarkan diri
"kenapa adik ku,ada apa dengan yuri"tanya min ik panik saat melihat keadaan yuri
"tadi ada kejadian disekolah kak"ucap araya dan araya berpikir bahwa dirinya pasti akan mati,dia pasti akan dimarahi oleh kakak yuri,namun malah sebaliknya.Min ik menyuruh araya membawa yuri masuk
"cepat bawa yuri masuk kekamar nya"ucap min ik
Araya sedikit terkejut namun araya tidak mau melamun dia langsung membawa yuri yang telah ia gendong sejak tadi.
saat sampai dikamar nya min ik menyuruh bi ijah membawakan minyak angin.min ik memberi minyak angin itu pada yuri dan agar yuri bisa sadar.Namun yuri tidak sadar-sadar.Min ik akhirnya menelpon dokter kepercayaan nya,tak lama dokter itu datang dan memeriksa yuri.
"bagaimana dok keadaan adik saya"tanya min ik
"tenang saja dia hanya lelah dia hanya tidak akan sadarkan diri dalam beberapa jam tapi nanti dia akan sadar tenang saja " ucap dokter itu dan memberikan sebuah obat untuk yuri.
"terima kasih dok"ucap min ik,min ik dan araya sudah bernafas lega min ik pun bertanya pada araya apa yang terjadi,kenapa yuri bisa pingsan. apakah ada yang berbuat jahat pada nya,dan terlihat sekali min ik sangat lah marah.
Terima kasih telah membaca jangan lupa like dan kalau ada yang mau ditanyakan boleh ditulia dikolom komentar dan maaf jika ada salah kata๐
dan mampir ya kenovel temen ku
(the pretty mermaid,kebahagiaan cinta dan sahabat masa kecilku)mampir dan berikan like dan jadikan novel favorit kalian ya๐
satu lagi(balas dendam cinta)
eh..satu lagi(my story dan ibuku ternyata ayah ku)
oke! mampir dan beri like ya๐๐