
Keesokan harinya
"kakak apakah kakak sudah bertanya pada kak min ik?"tanya araya bersemangat
"belum kakak sedang menikmati sarapan kakak"jawab layla
"ayolah..cepat kak"gertak araya dan memelas pada kakak nya
"baiklah..baiklah"ucap layla dan pergi mengambil handphone nya
Papa dan mama layla dan araya hanya bisa termenung melihat anak-anak mereka yang..tidak pernah berubah.
Saat layla menelpon min ik...untungnya handphone min ik aktif.
"halo..min ik kau sekarang dimana..kenapa kemarin tidak dapat dihubungi"tanya layla
"ooh..sorry kemarin handphone ku mati..aku sedang dirumah sakit"jawab min ik
"haah...siapa yang sakit?"tanya layla,araya langsung cemas saat mendengar kata sakit
"yuri..kata dokter dia kelelahan dia juga tidak makan akhir-akhir ini jadi dia harus jalani rawat inap dirumah sakit"jawab min ik
"baiklah..oh ya sudah kalau begitu aku dan araya akan menjenguk yuri..dimana yuri dirawat?"tanya layla lagi
"dirumah sakit xx"jawab min ik dan menyudahi panggilan nya.Namun tak disangka oleh min ik yuri telah sadar dan mendengar percakapan nya.
"kak..siapa itu?"tanya yuri
"itu kak layla dia mau kemari bersama araya"ucap min ik
"apa..aku tidak mau kak ayo kita pulang"ucap yuri
"kenapa buru-buru sayang"ucap min ik
"kak..aku kan udh kasih tau kakak aku tidak mau berhubungan dengan nya atau pun dengan keluarganya"jawab yuri
"baiklah.."jawab min ik
Sedangkan min ik keluar dan mengurus administrasi serta memanggil taksi.
Setelah selesai yuri segera keluar ,dia berjalan dengan lemas karena energi yuri belum terisi penuh.
Dengan jalannya yang sempoyongan yuri pun sempat terjatuh namun,min ik datang dan membantu yuri untuk berdiri dan berjalan.
dalam genggaman min ik yuri berjalan dengan sempoyongan dan yuri terkadang merasakan sakit dikepalanya.bahkan diperjalanan kebandara yuri terus memegang kepalanya dan wajah nya sangat lah pucat.
Tak lama mereka pergi dari rumah sakit,layla dan araya tiba dirumah sakit dan melihat kedalam.Setelah tau bahwa yuri baru saja pergi dengan min ik araya sangat lah kecewa.
"kak..itu pasti karena yuri tidak mau bertemu dengan ku"ucap araya dan duduk dikursi rumah sakit
"sayang kamu tidak boleh menyerah.."ucap layla menyemangati adiknya itu
"tapi kak dimana lagi kita bisa mencari mereka"tanya araya yang sudah kehilangan semangat nya
layla berpikir kemana mereka akan pergi
dan layla tau"bandara"ucap layla dan mengejutkan araya.
"mereka pasti akan pergi kebandara karena mereka akan pulang ke korea"ucap layla
"baiklah ayo kak kita kebandara"ajak araya
"oke ayo.."jawab layla. mereka pun berlari keluar dan mencari taxi untuk pergi ke bandara terdekat disini.
******
saat sampai araya segera berlari masuk dan mencari yuri..dia mencari satu orang di beribu-ribu atau berjuta-juta orang didalam bandara itu.
Namun sebenarnya mudah untuk mencarinya karena perawat itu berkata bahwa yuri masih memakai baju rumah sakit.
Setelah beberapa menit mencari yuri, araya melihat orang yang memakai baju rumah sakit dan rambut tergurai yang sangat indah.Membuat araya yakin itu adalah yuri.
"yuri...."jerit araya dan membuat wanita itu yang memang tak lain adalah yuri melihat kebelakang dan sangat terkejut dengan apa yang dia lihat