My brother's my love

My brother's my love
Bukan pria yang baik:v



••••••••


Setelah acara pertunangan selesai,yuri segera menghampiri dan memeluk kakaknya.


"gak..ku kira kakak tidak aka datang hari ini"ucap yuri


"kakak pasti datang walau jika kakak datang kakak akan mengingat dia lagi"ucap min ik


"kak..siapa sih perempuan yang membuat kakak sesakit ini"tanya yuri


"dia adalah wanita seperti mu baik cantik manis namun bedanya terkadang dia berubah menjadi kasar dan tomboy seperti layak nya seorang lelaki"ucap min ik membuat adiknya itu bingung


"siapa sih wanita itu?"gumam yuri


"sudah lah jangan dipikirkan ayo kakak ingin menemui calon suami mu"ucap min ik


"ya sudah ayo..."ucap yuri menarik tangan kakaknya menuju araya.


araya dan min ik asik dengan obrolannya dan yuri pergi mengambil air untuk kakaknya dan calon suami nya.


baru ingin mengantar minuman itu yuri berhenti karena ada yang memanggil nya.Orang itu tak lain adalah layla.


"eh..kak layla kenapa kak?"tanya yuri


"enggak kakak hanya mau bilang kakak gak bisa lama-lama disini kakak ada pekerjaan mendadak dikantor kakak maaf ya"ucap layla


"oh ya gak papa kak"ucap yuri


"iya tolong sampai kan kepada araya"ucap layla dan mencium pipi kanan dan kiri yuri lalu dia pergi kekantor nya.


yuri segera mengantar minuman itu kepada kakaknya dan araya.


"araya kakak ini minumannya,oh ya...araya tadi kakak layla bilang dia tidak bisa disini untuk waktu yang lama dan barusan tadi dia baru saja pergi karena dia ada tugas mendadak di kantor"ucap yuri


"oh ya gak papa"ucap araya


"bagus lah jika memang dia tidak ada"gumam min ik


mereka bertiga mengobrol dengan asiknya hingga saat ditengah obrolan tiba-tiba handphone min ik berbunyi.


"siapa itu kak?"tanya yuri


"ah..sekretaris kakak"jawab min ik


setelah mengangkat dan lumayan lama mengobrol,min ik menghampiri adiknya dan berkata"kakak harus kembali ke kantor atau kantor papa dikanada akan hancur"ucap min ik dan pergi dan sebelum pergi dia mencium dahi adik nya terlebih dahulu.


"kenapa kakak kita sibuk semua ya"ucap yuri


"sudah lah yang penting kakak mu telah datang dan ada saat kau memasangkan cincin"ucap araya


"ya kau benar sudah lah lagi pula kakak memang orang yang sibuk"ucap yuri dan mereka berdua pergi untuk menyambut tamu.


******


Disatu sisi min ik yang sudah menyelesaikan meeting nya merasa bahagia dan puas dengan hasil yang ia capai proyek baru yang ia rencanakan di terima dengan baik oleh orang lain dan akan segera diluncurkan sebentar lagi.


"ah...bagus usaha ku selama ini tidak sia-sia dan sekrang aku akan pergi makan dahulu aku belum sempat makan dia acara yuri tadi"ucap min ik dan pergi ke sebuah restoran.


saat didalam dia bertemu dengan layla.


"eh..min ik kau juga mau makan"ucap layla


min ik sangat terkejut dia tidak bisa lari lagi dan cara lainnya adalah dengan menghadapinya.


"ya..ayo makan bareng"ucap layla


"baiklah"jawab min ik


saat sedang duduk dan mengobrol tiba-tiba min ik melihat layla terdiam dan mata nya memerah dan telah berlinang air mata.Layla hanya melihat kesatu arah yaitu orang di belakang min ik.


Saat min ik melihat ke belakang terlihat tunangan layla dengan orang lain.


layla segera menghampirinya namun ditahan oleh min ik.


"min ik lepaskan aku,aku ingin memaki wanita jalang itu dan lelaki playboy itu"ucap layla


min ik menarik tangan layla dan mencium layla,layla sangat terkejut.min ik mengambil tisu dan menghapus air mata layla dan berkata pada layla"ayo kita balas perbuatan dia"ucap min ik dan menggandenga layla.


saat berhadapan dengan mereka tunangan layla sangat lah terkejut.


"layla kenapa kau disini siapa pria ini"ucap tunangan layla heran


"ahg....sayang dia pak min ik pengusaha terkenal"ucap wanita disebelah tunangan layla


"oh ini pacar baru mu ya"ucap layla


"sayang bukan begitu"ucap tunangan layla mencari alasan


"halo pak min ik aku mila dan ini calon suami saya 3 hari lagi kami akan melangsungkan pernikahan saya harap kamu dan pacar mu bisa datang,karena ku lihat calon suami saya akrab dengan pacar mu"ucap wanita selingkuhan tunangan layla


"ah..sayang sekali kami berdua juga sedang sibuk dengan urusan pernikahan kami,ya kan sayang"ucap mi ik


"iya..dan aku disini untuk mengantar ini(cincin pertunangan mereka) dan selemat aku bahagia kau sudah mendapatkan pengganti ku "ucap layla


min ik dan layla pergi meninggalkan mereka.


"min ik terima kasih berkat mu aku merasa puas dan senang"ucap layla


"bagus lah"ucap min ik dan tersenyum


"tapi aku tetap tidak suka dengan cara kau menenangkan ku siapa suruh mencium ku"ucap layla dan menendang perut min ik


auch....


rasa sakit yang min ik rasaka sungguh berlipat-lipat.


"sakit tau"ucap min ik


"maaf ya sudah ayo antar aku pulang mobil ku sangat jauh ku parkir"ucap layla dan hendak masuk kedalam mobil


"eh..tunggu jangan masuk dulu aku telah memuaskan mu dengan balas dendam itu kau tidak mau memuaskan ku"ucap min ik


"eh..dasar mesum"ucap layla


"kok mesum memang aku salah meminta imbalan seperti traktir makan atau apa,,,kau pasti berpikiran aku meminta itu ya..ayo siapa yang punya pikiran kotor"ucap min ik menggoda layla


"apaan sih..aku gak berpikiran kotor"ucap layla


"lalu kenapa memanggil ku mesum saat ku bilang kau harus memuaskan ku itu namanya kau sedang berpikiran kotor"ucap min ik


"tidak...min ik kau masuk dapat pukulan disebelah mana lagi bisa kutambah kok"ucap layla


"tidak ampun..."ucap min ik dan berlari kabur karena layla mengejarnya.