My brother's my love

My brother's my love
part#12



*Rumah sakit


bastian telah sampai dirumah sakit dengan wajah lebam karena pukulan jinyoung kemarin dia memakai jaket dan menutupi kepalanya.Dia bertanya pada suster dimanan pasien yang bernama anjani dirawat.Suster itu menjawab dan dia segera kekamar yang telah diberi tahu oleh suster.Saat dia ingin masuk dia melihat ada seorang suster yang menemani yuri yang sedang tertidur,dia telah menyiapkan ini,dia telah tau bahwa ini akan terjadi.Dia membawa kayu yang ia letakkan ditas nya dan memukul bagian belakang suster itu hingga tak sadarkan diri.Setelah itu bastian melepaskan infus ditangan yuri dan menggendong yuri dan membawanya secara diam" kebelakang rumah sakit,karena bastian sengaja memakirkan mobil nya di belakang rumah sakit agar tidak ketahuan.Dia pun segera pergi membawa yuri ke rumah tua itu lagi.Saat diperjalanan ingin kerumah tua itu tak sengaja mobil yang dikendarai oleh bastian menghantam lobang besar dan membuat yuri terbangun.


"dimana ini"dia terkejut melihat dia ada didalam mobil"mobil siapa ini mau kemana kita"tanya yuri


"kerumah masa depan kita"jawab bastian dan membuat yuri terkejut


"bastian,,,kenapa kau membawa ku pergi tanya yuri


"jelas karena ingin bersama mu untuk selamanya"jawab bastian dan tertawa licik me dengar tawa licik bastian itu yuri sangat lah ketakutan dibuat nya.


Sedang kan min ik dan jinyoung baru saja sampai dirumah sakit dan segera masuk kekamar yuri dan melihat pintu kamarnya dan seorang suster pingsan serta yuri yang tidak ada diatas ranjang min ik dan jinyoung sangat lah cemas dan turun lagi kebawa dan bertanya dengan seorang suster.


"sus,apakah tadi ada yang berkunjung kekamar atas nama anjani yuri?"tanya min ik


"oh ada seorang pria,saya tidak melihat wajah nya dia soalnya memakai jaket"jawab suster tersebut


"apakah jaket sepetinya"tanya jinyoung memperlihatkan foto bastian memakai jaket itu.


"iya bener"jawab suster itu dan mereka berlari ke dalam mobil


"aku tahu,aku yakin dia pasti membawa yuri ke rumah tua itu"


"mungkin ayo kita kesana"ucap min ik dan jinyoung segera mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Dimobil bastian yuri menangis ketakutan dan berkata dalam hatinya kakaknya adalah cintanya kakaknya adalah pahlawannya dan dia yakin bahwa kakak nya akan datang menolong nya.


Tak lama sampai lah bastian dan yuri kerumah itu dan bastian berniat menggendong yuri kedalam karena yuri tak mungkin berjalan karena kaki nya sedikit mengalami kepatahan.Yuri mencoba menjauh dari bastian,bastian pun masuk kedalam mobil itu dan memukul kepala yuri yang masih bertutup dengan perman dengan kayu yang ia gunakan pada suster tadi.Untung nya ia tidak memukul nya dengan kuat karena dia tau fisik yuri masih lemah jika dia pukul dengan kuat maka yuri akan mati.


Setelah itu dia mengangkat dan membawa yuri kedalam dan membaringkan nya disofa kemarin secara lembut. Dia melihat dan membelai rambut yuri dan dia melihat yuri hanya berbalut baju rumah sakit dan pasti tak ada lagi baju didalamnya dan dia melihat wajah yuri yang penuh dengan lembam atas pukulan nya kemaren"jika saja kau menurut wajah cantin mu ini tak akan rusak"ucap bastian dan mencium yuri dengan ganasnya.


Tak lama jinyoung dan min ik pun sampai dan tanpa basa basi lagi min ik menendang pintu rumah tua itu dan masuk kedalamnya.


**terima kasih telah membaca semoga suka dan jangan lupa like nya ya!


maaf jika sedikit mengandung unsur kekerasan ini hanyalah karangan dari saya.


mohon dimaklumi😆**