My brother's my love

My brother's my love
part#11



KEESOKAN HARI


dokter kepercayaan atau juga bisa dibilang dokter suruhan windy telah datang pagi itu.Windy segera membawa dokter itu menemui araya dan menyuntik kan suntikan itu pada araya,suntikan pelupa.


"pagi araya..bagaimana keadaan mu"tanya dokter itu saat masuk kekamar araya.


"seperti biasa dok,malam tadi saya sempat tidak bisa tidur karena seperti ada pecahan kaca memori dikepala ku namun itu membuat kepala ku sangat sakit"ucap araya mengucapkan keluhan nya.


"oh baiklah itu biasa saat orang yang amesia ingin mengingat kembali masa lalu nya dia pasti merasa sakit dikepalanya"ucap dokter itu


"baiklah kalian silahkan berbincang dahulu saya ingin kebawah sebentar dan mengambil kan air untuk dokter"ucap windy dengan lembut nya dan keluar dari kamar araya.


"sekarang araya kau perlahan-lahan akan melupakan masa lalu mu dan aku akan mudah untuk membohongi mu"batin windy dan tersenyum sinis.Dia pun pergi kedapur dan mengambil 2 gelas minuman.


Sedangkan araya dan dokter sedang membicarakan tentang kesehatan araya.


"dok apakah amesia bisa sembuh dengan cepat?"tanya araya


"kalau menurut saya..ini mungkin susah untuk mengingat dalam jangka waktu singkat namun kau pasti akan mengingatnya saya akan menyuntikkan salah satu obat yang membantu mengingat masa lalu mu dengan jelas dan cepat ini sangat ampuh percayalah pada ku"ucap doket itu menyakin araya


"baiklah dok.."ucap araya mempercayai ucapan dokter itu


Tanpa basa basi lagi dokter itu menyiapkan suntikannya dan menyuntikkan nya kepada araya.


"baik sudah selesai mungkin akan ada gejala-gejala sakit kepala lagi.Tapi jika kamu memang mengalami sakit kepala tidur dan bawa istirahat saja"ucap dokter itu


"baik dok"jawab araya


Tak lama windy masuk membawa air namun dokter nya akan segera pulang.


"iya..kalau gitu araya jaga kesehatan mu jika mengalami sakit kepala lagi istirahat dan minum lah obat yang diberikan oleh windy"ucap dokter itu


"baiklah,dok..terima kasih"ucap araya


"iya..kalau begitu saya pulang dulu"ucap dokter itu


"biar saya antar kan sampai pintu"ucap araya dan bangkit dari ranjangnya namun dia tidak bisa berdiri karena sakit kepala yang sangat luar biasa.windy pun menyuruh nya untuk tidur saja karena mungkin itu efek dari obatnya.


"sudah...kamu tiduran saja biar aku saja yang mangantar dokter keluar"ucap windy.Araya pun mengikuti apa yang diucapkan windy.Dia kembali berbaring diranjang nya.


Windy keluar mengantar dokter itu.


"kerja bagus dok..ini,tapi araya tidak kenapa-napa kan dok"ucap windy dan memberikan uang yang banyak didalam amplop kepada dokter itu


"tenang saja sakit kepala itu adalah awal dari semua nya dia akan perlahan melihat memori nya hanjur dan tidak jelas hingga menghilang"ucap dokter itu


"kerja bagus...kalau begitu dok..terima kasih"ucap windy


"sama-sama...minggu depan sebelum pernikahan kalian saya akan menyuntikan cairan itu lagi dan jika dia mengalami sakit kepala lagi,minum saja obat pereda rasa sakit agar tidak mengganggu acara pernikahan kalian"ucap dokter itu


"baik dok"jawab windy


dokter itu pergi dan windy berjalan kekamar araya dan melihat araya sudah tidur dengan pulas nya.


"sayang jangan ingat semuanya ya soalnya besok kita akan tunangan dan tak lama lagi kita akan menikah.Setelah kita menikah dan aku bisa mendapatkan semua harta ku tak masalah kalau kau mau pisah yang terpenting bagiku itu hanya harta mu"ucap windy didepan araya yang sedang tidur.


Sungguh windy adalah wanita yang sangat licik demi uang apapun ia lakukan.