
pagi hari nya yuri melihat araya yang masih tertidur sangat pulas.Yuri tidak mau membangun kan araya,dia berjalan dengan perlahan Dan turun kebawah untuk memasak sarapan.
saat dibawa yuri tidak melihat keberadaan kakaknya,dia hanya melihat bi ijah yang sedang membereskan rumah.
"bi..kakak belum bangun?"tanya yuri
"den min ik pagi-pagi sekali sudah pergi kekantor katanya banyak urusan bahkan den min ik sampai gak masuk kampus hari ini"jelas bi ijah
"oh begitu..tapi kakak udah sarapan?"tanya yuri
"bibi rasa belum soalnya aden tadi pergi nya buru-buru banget"ucap bi ijah
"hmm ya sudah nanti aku bawa in makanan deh untuk kakak"ucap yuri
dan pergi ke dapur untuk memasak nasi goreng.
saat selesai bi ijah heran melihat yuri yang membawa 2 piring nasi goreng.
"non..untuk siapa itu?"tanya bi ijah
"oh untuk araya.."jawab yuri
"oh begitu"jawab bi ijah merasa tak aneh.Namun saat bi ijah berpikir lagi.
"eh..non den araya tidur dikamar non malam tadi"tanya bi ijah
"iya"jawab yuri singkat
"aduh..non gak lakuin apa-apa kan"tanya bi ijah
"semalam"yuri mengingat dan menjawab pertanyaan bi ijah
"semalam aku bermain dengan araya, araya menang 3 round habis aku buat nya"ucap yuri
"ahh..apa sekarang pinggang non yuri sakit non kalau kakak tau non bisa kena marah"ucap bi ijah
"iya sih tapi untungnya kakak tidak tahu kalau araya tidur disini semalam"ucap yuri
"aduh non kita obatin pinggang non dulu ya"ucap bi ijah panik
"bi pinggang ku gak sakit"jawab yuri
"iya tapi telinga ku yang sakit kena jepit dengan jepitan jemuran"ucap yuri
"eh..maksud nya bi ijah gak ngerti"tanya bi ijah
"bibi..aku dan araya semalam bermain kartu sampai 3 roud dan yang kalah telinga nya dijepit dengan jepitan jemuran,dan malam tadi aku yang kalah jadi telinga ku sakit"ucap yuri
"eh...bibi kira apa"ucap bi ijah malu karena sudah salah paham
"bibi ini masih pagi jangan mikirin yang aneh-aneh ya"ucap yuri dan masuk kekamar nya dan memberikan nasi goreng kepada araya
Saat masuk yuri sangat terkejut melihat aray hanya memakai celana namun tidak memakai baju.Yuri sangat lah polos bahkan dia tidak pernah bagian perut lelaki bahkan kakak nya sendiri dia tidak pernah.
"aaaa...."jerit yuri terkejut
"yuri..maaf aku baru membersihkan diri ku"ucap araya
"oke tidak papa,ini sarapan mu aku akan mengganti baju di toilet bawah saja"ucap yuri dan mengambil baju nya yang terletak dimeja disebelah nya dan meletakkan sarapan araya dimeja itu.
"baiklah terima kasih"ucap araya
bibi ijah yang cemas mendengar teriakan yuri segera bertanya pada yuri.
"non tidak papa"tanya bi ijah
"tidak papa bi aku hanya kaget"ucap yuri dan membersikan tubuhnya dan memakai bajunya.
setelah selesai yuri baru sadar bahwa dia meninggalkan 2 nasi goreng dikamar araya.Dimana satu nya adalah untuk nya.
Saat telah sampai didepan pintu kamar nya yuri sangat lah malu untuk masuk karena mengingat kejadian tadi itu.Tapi yuri memberanikan dirinya.
Saat ingin membuka pintu nya tiba-tiba araya keluar membuat yuri menabrak nya.
"auch..sakit"ucap yuri
"maaf yuri..apakah kau mau mengambil nasi goreng ini"ucap araya dan memberikan nasi goreng yang ia pegang pada yuri
"oh..iya terima kasih ya"ucap yuri dan berlari kebawah dan memakan sarapan nya.Setelah itu baru lah mereka berangkat kekampus.Araya yang menyetir namun sebelum pergi kekampus mereka pergi kekantor min ik dahulu,untuk memberikan makanannya.