Kiara's Second Life

Kiara's Second Life
Berbeda



##


Hari ini sekolah JIHS berjalan sama seperti biasanya.


Xavier, Sandra dan Liora juga baru saja sampai di gerbang sekolah secara bersamaan.


" Hi Girls !!! " seperti biasa Liora yang paling heboh.


" Ya ampun..!, Berisik tau gak " sahut Sandra dengan wajah jengkel.


Xavier sendiria hanya bisa geleng-geleng kepala sambil terkekeh kecil melihat tingkah kedua temannya.


" Oh iya ngomong ngomong Geng Tiger udah datang apa belum " ucap Xavier yang tidak melihat barisan motor milik Geng Tiger di parkiran.


Sandra pun hanya menaikkan bahunya tanda tidak tahu.


" Kayanya masih di jalan deh, soalnya kak Louis tadi bilang berangkat agak telat dikit " sahut Liora.


" ooh, ya sudahlah, ku kira mereka bolos sekolah" sahutnya.


Beberapa saat kemudian, tibalah rombongan motor yang dikendarai orang orang yang dibicarakan mereka.


" Ehh, itu mereka " Sahut Sandra saat melihat rombongan motor Geng Tiger memasuki area sekolah.


Xavier tersenyum lebar karena melihat kedatangan Felix.


" Ehh, kok cuma empat orang, kak Louis kemana ?" ucap Liora yang tidak melihat keberadaan kakaknya.


" Mungkin lagi ada urusan ?" sahut Xavier dengan menerka- nerka.


Liora pun hanya mengangguk mengiyakan pemikiran Xavier.


Namun berbeda dengan Sandra yang juga melihat ada keanehan lain dengan formasi Geng Tiger yang seperti ada yang tidak ikut.


" Si Ubur-ubur tumben gak bareng Tristan " sahut tiba tiba Sandra yang melihat ketidak hadiran Luna yang biasanya selalu berangkat bersama Tristan.


" Ubur-ubur ?" Xavier dan Liora terlihat kebingungan mendengar perkataan Sandra yang aneh.


" Emangnya Tristan punya peliharaan Ubur-ubur ?" tanya Liora dengan wajah polosnya.


" Ck!, Maksudnya si pacar Tristan itu, yang lembek banget kayak Ubur-ubur !!" jelas Sandra dengan sedikit kesal dengan kepolosan kedua temannya.


" ooohh..!!, Luna ? " sahut Xavier yang sudah mengerti arti julukan Ubur-ubur yang diberikan Sandra untuk Luna.


" awas nanti Tristan tau kamu olok-olok pacarnya bisa ngamuk tuh kayak banteng " ujar Xavier dengan sedikit bercanda.


Sedangkan Sandra hanya terlihat tidak perduli dan tidak takut dengan kemarahan Tristan.


" Emangnya banteng itu serem banget ya vier ??" sahut Liora yang malah bertanya tentang hewan banteng.


Sandra terlihat sangat jengkel mendengar pertanyaan konyol Liora yang di barengi wajah polosnya.


" hadeh...!"


Percakapan mereka pun terhenti karena kedatangan keempat anggota geng Tiger yang menghampiri tempat mereka.


" morning sweetie " sapa Felix dengan ramah.


Felix berdiri tepat di samping Xavier.


" Selamat pagi juga " sahut Xavier dengan wajah berseri-seri.


Sedangkan Liora yang sudah penasaran dengan keberadaan kakak nya yang tidak datang bersama teman temannya.


" Oh iya, kakak aku kok gak datang bareng kalian ? " tanyanya.


Liora hanya mengangguk tanda mengerti.


" ya udah yok kita masuk barengan " ajak Erlan kepada teman-teman untuk masuk kedalam sekolah.


yang lainnya pun sependapat dengan Erlan.


namun saat mereka masih berjalan beberapa langkah, mereka dikejutkan dengan teriakkan seseorang yang menghentikan langkah mereka.


" Baby...!!!" terdengar suara teriakkan seorang gadis yang mengarah ke rombongan Xavier dan lainya.


" Luna..??" sahut bersamaan mereka semua, karena gadis yang berteriak cukup keras tersebut adalah Luna yang berjalan menghampiri mereka dengan raut wajah yang terlihat kesal.


teriakkan Luna membuat ia menjadi pusat perhatian murid lain.


namun Luna tetap berjalan sedikit berlari menuju rombongan Xavier dan yang lain tanpa menghiraukan sekitar.


Luna terlihat menghampiri Tristan dengan wajah yang terlihat kesal.


" Kenapa kamu gak jemput aku, kamu tau gak aku harus datang naik taksi " ujar nya yang kesal karena Tristan tidak menjemputnya seperti biasanya.


" Aku ada urusan penting, jadi gak bisa jemput kamu " sahut Tristan dengan suara yang terdengar datar.


" Sepenting apa urusanmu sampai kamu lupa aku " ucap Luna yang tidak terima alasan yang di buat Tristan.


Sedangkan yang lainnya hanya menatap saja pertengkaran sepasang kekasih itu.


terlebih Sandra dan Erlan yang saling lirik seperti memikirkan spekulasi yang sama.


" Tristan sudah Waras !! " pikir keduanya.


" Hidup ku bukan hanya tentang dirimu saja Luna " ujar Tristan dengan suara sedikit keras.


Perlakuan Tristan tentunya membuat Luna kaget, karena sifat Tristan terlihat sangat berbeda saat memperlakukan dirinya.


Sekarang sikap Tristan sedikit kasar dan tidak terlalu perduli lagi kepadanya.


Sejak kemarin menurut Luna, sikap Tristan mulai berubah padanya, seperti saat kemarin saat Luna minta dibelikan tas branded model terbaru pada Tristan, namun berujung dengan penolakan.


Tidak seperti biasanya yang saat Luna meminta apapun, Tristan akan menuruti semua keinginan nya.


" Kamu kok gitu sama aku ?" ucap Luna dengan wajah yang dibuat buat sesedih mungkin.


" Ck!, jangan lebay !" sahut Tristan dengan tidak perduli dan langsung berjalan sendiri memasuki area dalam sekolah.


Luna sendiri tentu saja mengikuti kepergian Tristan dengan sangat terburu-buru.


" Sialan..!, gue gak boleh kehilangan Bank sumber uang ku !!" batin Luna yang mulai meracau.


Sedangkan Xavier dan yang lainnya hanya bisa terbengong melihat sikap Tristan yang aneh.


" Kenapa dengan hubungan mereka ?" ujar Alan.


Xavier, Sandra, Liora dan Erlan hanya bisa geleng-geleng kepala karena mereka sama sama tidak tahu.


" Sudahlah mungkin mereka sedang ada masalah, lebih baik kita segera masuk ke kelas masing-masing, sebentar lagi bel berbunyi " ujar Felix.


Xavier pun segera tersadar dari lamunannya tersebut.


mereka pun secara bersamaan memasuki sekolah menuju kelas masing-masing.


####