Kiara's Second Life

Kiara's Second Life
Kedatangan Tuan Alexander



 ##


Di tempat camping terasa suasana malam sedikit mencekam dari biasanya.


Seluruh murid juga sudah dipulangkan dengan bis jemputan, hingga hanya tersisa para panitia dan beberapa pengawal Jacob di lokasi.


terutama pada para pembina acara, yang paling merasa sangat tertekan karena kedatangan Tuan Alexander Jacob yang langsung datang untuk meminta penjelasan kepada mereka tentang hilangnya beberapa siswa di hutan.


" Bagaimana kalian menjelaskan semua masalah ini " ucap datar Alex memandang seluruh panitia acara.


Para panitia dan pengawal Jacob hanya bisa menunduk dengan perasaan was-was.


" Tuan , kami benar-benar sudah mengamankan seluruh area camping dengan sangat baik " ujar salah satu pemimpin pengawal yang ditugaskan.


" Lalu kenapa sampai bisa mereka tersesat di hutan ?, dan kenapa sampai bisa ada penyusup yang memasuki area camping? " ujar Alex yang memberikan informasi yang didapatkan dari pengawal bayangan yang melaporkan adanya mobil box yang memasuki area camping dari arah barat hutan.


Para pengawal tersebut hanya bisa pasrah karena dari penjelasan tuan mereka, bisa disimpulkan bahwa mereka kecolongan tentang mobil box tersebut.


Alex semakin berwajah datar melihat kecerobohan anak buahnya itu.


Namun suasana mencekam tersebut dibuyarkan dengan datangnya rombongan Jack dan beberapa pengawal yang membawa seorang gadis yang digendong dengan luka lebam di seluruh tubuhnya.


" Cepat Panggil para petugas medis !! " teriak Jack yang memanggil petugas medis yang didatangkan ke acara camping.


Dengan sigap petugas medis pun membawa Luna yang masih merintih kesakitan kedalam tenda medis.


Melihat Luna yang sudah ditangani oleh petugas medis, Jack sedikit bisa bernafas lega namun kelegaan tersebut terganjal sebuah suara yang langsung membuat ia bergetar ketakutan.


" Hmm, apa itu salah satu korbannya jack ?? " ucap suara yang sangat datar yang langsung membuat bulu kuduk Jack berdiri.


Jack langsung berbalik dan melihat wajah datar dari bos nya itu.


" tu .. tuan ? " ucap Jack terbata bata.


Alexander hanya menatap datar ke arah Jack yang masih terpaku, hingga akhirnya Jack tersadar dari lamunannya dan langsung memberikan hormat kepada bos nya itu.


" hmm, sekarang ceritakan semua kepada ku Jack ' ujar Alex tanpa bertele tele meminta penjelasan kepada Jack.


Jack pun dengan sedikit gugup menceritakan semua yang dia dan para pengawal dapatkan dari hasil penyelidikan di dalam hutan.


Mendengar seluruh laporan dari Jack membuat wajah Alex sedikit berubah serius.


" Hewan buas ??, seluruh hutan ini sudah dibersihkan dari hewan buas, jadi dari mana datangnya hewan itu ? " ujar Alex dengan suara yang sangat serius.


" masalah ini tidaklah sesederhana itu ternyata " batin Alex memikirkan banyak spekulasi tentang kejadian janggal yang terjadi.


Namun pemikiran rumit Alex menjadi buyar dengan suara teriakkan keras dari seseorang yang sangat ia kenal.


" Petugas medis!!, cepat tolong kekasih ku !! , Cepat !! " teriak keras Felix yang datang dengan membawa Xavier yang sudah tak sadarkan diri di gendongan nya.


Dibelakang Felix nampak Tristan juga menyusulnya dengan menggendong Audrey yang sudah lemas karena kelelahan.


Mendengar suara panik putra nya, Alex dan Jack segera menghampiri nya, dan saat sampai ia melihat kondisi Felix yang bajunya dipenuhi oleh darah Xavier yang sudah tak sadarkan diri.


" Felix !!, Kalian gak papa ?? " ujar Jack yang menghampiri tempat mereka.


Felix pun tidak menangapi nya dan langsung berlari ke arah tenda medis dengan tetap mengendong Xavier.


Jack pun tidak bertanya lagi dan langsung membantu Tristan membawa Audrey yang juga lemas karena kelelahan ke dalam tenda medis.


di dalam tenda medis, Felix dengan setia berada di samping Xavier yang sudah ditangani oleh petugas medis.


Pada awalnya petugas medis meminta agar Felix keluar dari tenda, namun Felix dengan tegas menolak nya, hingga terjadi sedikit pertengkaran antara petugas medis dengan Felix yang kekeh ingin selalu ada di samping Xavier.


Hingga kedatangan Tuan Alexander menghentikan perdebatan tersebut dan meminta para petugas medis membiarkan Felix menemani Xavier di dalam.


Para petugas medis pun hanya bisa pasrah membiarkan Felix menemani Xavier di dalam tenda, karena tuan alex sendiri yang meminta nya.