Kiara's Second Life

Kiara's Second Life
Taman Kota



##


Pagi yang cerah di hari Minggu ini, Xavier dan teman temannya sudah membuat janji untuk olahraga di taman kota.


Sandra sendiri sudah menjemput Xavier di mansion nya dan tentunya sudah mendapatkan izin dari Daddy Xander.


 setelah menjemput Xavier mereka berdua pun menuju ke rumah Liora untuk menjemputnya.


Saat sampai di rumah Liora mereka segera menyapa orang tua Liora.


" Selamat pagi tante !! " ujar kedua gadis tersebut kepada orang tua Liora.


" pagi juga anak anak manis, Kalian pasti nyari Liora ya " ucap ibu Liora dengan sangat ramah.


" Iya Tan " sahut Sandra dengan sangat sopan.


Xavier hanya mengangguk saja.


" Kalian tunggu di ruang tamu dulu ya, Tante panggil Liora dulu di kamarnya " ucap mama Liora yang mempersilahkan kedua sahabat putri nya untuk duduk menunggu sebentar.


Setelah menjemput Liora ketiga gadis itu pun kembali melanjutkan tujuan mereka ke taman kota untuk joging pagi.


Sesampainya di taman kota ketiga nya pun memulai kegiatan dengan pemanasan agar tidak terjadi keram otot saat ber olahraga.


" Huwaaa!!, Gue masih ngantuk banget lagi " ucap Liora yang sedang melakukan gerakan pemanasan dengan sangat malas.


" Astaga Lio, ini aja udah terlambat banget dari jam yang udah ditentuin tadi malam " sahut Sandra yang sedikit kesal karena kesiangan untuk berolahraga karena saat datang menjemput Liora, sahabat nya itu masih tidur nyenyak saat Sandra dan Xavier datang.


" Emangnya kamu tidur jam berapa tadi malam Lio?, kok bangunnya kesiangan tadi " Xavier tidak kuasa untuk bertanya kepada Liora mengenai sebab ia kesiangan bangun.


" Hehehe, kemarin malam aku nonton drakor sampai jam tiga malam " jawab Liora disertai senyum malu-malu.


" Ya ampun Liora, kamu kan udah dilarang nonton film sampai begadang sama orang tua kamu " ujar Xavier sambil menggelengkan kepalanya.


" Haduh Liora, nanti laptop Lo disita lagi syukur lo ya " timpal Sandra dengan wajah jengah.


" hehehe, mangkanya jangan di cepuin ya, nanti aku traktir deh " sahutnya dengan mengeluarkan jurus sogokan nya.


" ck! " Xavier dan Sandra hanya bisa berwajah masam melihat tingkah teman nya itu.


" Okelah "


Setelah menyelesaikan pemanasan selama lima belas menit, ketiga gadis tersebut pun memulai joging mereka mengitari area taman kota.


Sedangkan di sisi area lain di taman kota, nampak Geng Tiger juga sedang berada di taman tersebut.


Lebih tepatnya mereka berada di area lapangan basket yang menjadi salah satu fasilitas di taman tersebut.


" Oke kita istirahat dulu yok !" ajak Erlan yang sudah cukup berkeringat.


keempat temannya yang lain pun mengikuti saran Erlan untuk berhenti bermain sebentar untuk istirahat.


Geng Tiger sendiri sudah jauh lebih dulu datang ke taman tersebut jauh sebelum Xavier dan teman temannya datang.


Di tempat itu juga sudah ada Luna yang sudah menunggu mereka bermain basket dari awal.


Tentu saja Luna datang bersama Tristan yang mengajaknya menonton mereka latihan basket.


" Nih Fel air minum buat kamu " ucap Luna yang menawarkan air minum untuk Felix.


Tindakan Luna tersebut tentunya membuat anggota Tiger yang lain pun terheran heran.


Pasalnya Luna malah menawarkan Felix air sedangkan pacaran sendiri diacuhkan begitu saja.


Tristan sendiri merasa sangat kesal dengan tindakan Luna yang akhir akhir ini sangat berubah jauh dari Luna yang dikenal Tristan sebelumnya.


Sedangkan Felix sendiri hanya berwajah datar memandang botol minum yang diberikan oleh Luna tanpa ada niat untuk mengambil nya.


" Gue udah bawa sendiri " jawab singkat Felix yang masih berwajah datar melangkah berlalu mengacuhkan Luna begitu saja.


Sedangkan Erlan hanya melirik ke arah kembarannya Alan yang menatap malas kearah Luna.


Sedangkan Louis hanya melirik ke arah Tristan yang sedang memendam amarahnya.


Mereka pun langsung berjalan begitu saja mengacuhkan Luna yang masih terpaku karena ditolak mentah-mentah oleh Felix.


" Sialan!, Gue bakal tetap buat lo jadi milik gue Felix !" batin Luna dengan wajah yang memerah karena marah dan malu dengan sikap acuh Felix kepadanya.


Felix sendiri berjalan kearah tas ransel nya untuk mengambil botol minum miliknya sendiri.


Teman temannya juga mengambil minuman yang sudah mereka bawa masing masing.


" Oh ya Fel, gue kira lo bakal datang sama Xavier kemari, pacar lo kan juga mau olahraga di sini juga " ucap Louis yang bertanya kepada Felix yang sedang minum.


Felix sendiri langsung memberhentikan kegiatan minumnya dan langsung menatap kearah Louis dengan alisnya yang terangkat.


" Maksudnya ?" sahut Felix yang memang tidak mengerti dengan ucapan Louis.


" Loh kata adek gue kalo dia sama Sandra dan tentunya Xavier udah janjian buat joging pagi di taman ini " jelasnya.


Sedangkan Luna yang baru saja menghampiri mereka pun tentunya merasa kesal karena musuhnya Xavier juga berada di taman ini.


" kenapa cewek sialan itu juga ada di sini sih, rencana gue buat deketin Felix pasti gagal total " batin Luna dengan wajah yang penuh kekesalan.


" Vier kok gak ngomong ya mau joging pagi ke taman hari ini " pikir Felix.


Sedangkan Luna langsung putar otak untuk mencari rencana lain untuk menjerat Felix.


" ih kok Vier gak izin dulu sih sama kamu Fel, Kayak gak ngehargai kamu sebagai pacarnya " ucap julit Luna yang mulai rencananya untuk menjelekkan nama Xavier.


" Kalau aku ada di posisi dia sih, aku bakal terus kasih kabar kemana pun aku pergi, kok vier gak gitu ya, apa dia masih belum cinta sama kamu Fel " lanjutkan melancarkan julitan lainnya.


Sedangkan Erlan sampai sampai melebarkan matanya menatap aneh kearah Luna.


" Si Ubur-ubur ini gak ngerasa apa ya sama sikapnya sendiri " pikir Erlan dengan wajah yang sulit diartikan.