
#####
Waktu yang ditentukan terus berjalan dan masing-masing Tim juga hampir menyelesaikan masakan mereka.
Di tim Felix dan Xavier juga sudah mulai menyajikan makanan buatan mereka dan tentunya tak lupa sedikit menghiasi piring sajinya.
"Oke selesai !!! " ujar senang Xavier sambil berpelukan dengan Felix.
" Kamu hebat sweetie " puji Felix untuk kepiawaian Xavier memasak.
Felix cukup terkejut dengan kepiawaian kekasihnya dalam hal memasak.
" ini juga berkat kamu yang juga bantuin masak " kilah Xavier sambil menyembunyikan wajahnya yang sudah merona.
Felix hanya tersenyum melihat tingkah Xavier yang malu malu tersebut namun terlihat begitu sangat menggemaskan di mata Felix.
Waktu terus berjalan hingga sisa tinggal lima menit.
" Oke segera persiapkan hasil masakan kalian, waktu tinggal Tiga menit lagi !!!! " ujar panitia acara memberikan pemberitahuan sisa waktu mengerjakan tugas mereka.
Semua siswa pun dibuat panik dan mereka pun dengan terpaksa menyajikan makanan mereka secara terburu-buru walaupun hasilnya sangatlah buruk.
dan waktu perlombaan memasak pun berakhir..
" Aku tak sabar merasakan masakan Lil Bro Felix dan Kitty " ujar Rigel tak sabar untuk menghampiri meja sepupunya tersebut.
Lukas hanya mengangguk saja menanggapi perkataan sepupunya sedangkan Matthew sama sekali tidak menggubris perkataan adiknya ia dari awal perlombaan sampai berakhirnya perlombaan masih tetap fokus menatap kearah Felix.
"Baiklah sekarang kalian taro semua hasil masakan kalian dimeja masing-masing " ujar panitia mengarahkan.
Para juri pun dengan beraturan mendatangi setiap meja Perseta satu persatu.
Dimulai dari meja tim Louis dan Audrey yang mendapat nilai cukup baik karena masakan Louis cukup layak untuk dimakan menurut para Jacob.
Namun Audrey mendapatkan banyak kritik dari kedua nyonya Jacob karena sama sekali tidak Membantu Louis.
Tim selanjutnya yang diberikan penilaian adalah tim Felix dan Xavier, para Jacob sedikit melirik sekilas ke arah Felix.
saat para Jacob mendekati meja mereka, Xavier cukup terkejut karena ia baru menyadari jika dirinya pernah tak sengaja bertemu dengan nyonya Raisa.
"Anjir !!, jadi yang gue tabrak dulu istri Tuan alex!!, semoga nyonya Jacob gak ingat sama gue!!!." pikir Xavier yang sedikit salah tingkah.
" Halo gadis manis kita berjumpa lagi " sapa nyonya Jacob pada Xavier.
dan langsung disambut senyum manis dari Xavier lebih tepatnya senyum bodoh.
Felix sedikit mengerutkan keningnya mendengar perkataan ibunya yang seperti menunjukkan pernah bertemu dengan Xavier.
"Halo Mrs Raisa??, senang berjumpa lagi dengan anda " ucap Xavier yang mencoba menenangkan Kegugupan nya.
nyonya Jacob hanya terkekeh kecil melihat wajah gugup kekasih putranya itu.
"Baik Mr, Kami membuat Capcay dan Ayam kecap .... " Xavier menjelaskan kedua masakan buatan mereka.
para Jacob juga mendengar semua penuturan dari Xavier dan secara bergantian mencicipi masakan tersebut.
" Masakan kalian cukup lezat, Daging ayam nya juga matang merata, bumbu dari ayam kecapnya juga pas, hanya untuk untuk sayuran di capcay nya sedikit kematangan... " ujar nyonya Raisa memberikan penilaiannya terhadap masakan Felix dan Xavier.
Setelah selesai di meja Felix para Jacob pun mendatangi meja tim Erlan dan Alan.
Saat para Jacob mendatangi meja mereka sudah disuguhkan dengan nasi goreng Hitam legam buatan saudara kembar tersebut.
"Ehem !!, bisa kalian jelaskan apa yang kalian buat ini?? " tanya paman Felix sambil melirik ngeri kearah nasi goreng buatan Erlan dan Alan.
" Kami membuat Nasi goreng Bumbu hitam alias kecap !! , hehehe!!! " ujar Erlan dengan wajah bodohnya.
sedangkan Alan sudah sangat berusaha menahan wajah malunya dengan memalingkan wajahnya.
Sebenarnya warna hitam pada nasi goreng buatan mereka bukan hanya karena kebanyakan kecap, namun juga karena nasi yang mereka masak sebelumnya gosong akibat Erlan yang kurang memberikan air saat proses menanak nasi.
Keluarga Jacob langsung saling pandang seperti saling bertelepati untuk menentukan siapa yang mau mencoba masakan saudara kembar tersebut yang bisa saja membuat mereka dirawat di rumah sakit.
"Ehem !! Son coba kamu cicipi rasanya " ujar uncle Frank sambil mendorong putra nya Rigel kedepan.
Rigel langsung melotot melihat ayahnya yang meminta dia mencicipi masakan aneh tersebut.
" Ck !!, Sungguh sial nasibku !! " batin Rigel.
Dengan berat hati dan tak lupa berdoa agar tidak sampai keracunan saat memakan masakan aneh didepan nya tersebut.
" Oh Tuhan lindungilah aku!! " gumam Rigel dan langsung memakan satu suap nasi goreng tersebut.
" Uhuk! Uhuk !! " Rigel langsung saja tersedak nasi goreng tersebut yang ternyata nasinya masih mentah.
Uncle Fred segera memberikan botol air mineral untuk putranya tersebut.
Melihat reaksi Rigel saat memakan nasi goreng buatan mereka, Erlan hanya bisa mengaruk kepalanya.
Sedangkan Alan sudah langsung menunduk menyembunyikan wajahnya.
" Bagaimana rasanya son ?? " dengan entengnya Uncle Fred bertanya kepada putra bungsunya itu.
Rigel hanya melirik kesal kearah ayahnya itu.
" Ck, lihat saja akan kuracuni ikan ikan peliharaan mu nanti Dad!! " batin Rigel.
"Rasanya pahit dan keras !! " jawab singkat Rigel dengan wajah kesalnya.
Lalu mereka pun kembali melanjutkan penilaiannya ke peserta lain...