Kiara's Second Life

Kiara's Second Life
Perpisahan



##


Setelah Xavier mulai sadar dari masa kritisnya setelah lebih dari lima hari ia terbaring tak sadarkan diri di ranjang rumah sakit.


Alexander segera bergerak memencet tombol yang bermaksud untuk memanggil dokter untuk datang ke ruangan tersebut.


Sedangkan Xander dan Felix masih setia di samping kanan dan kiri ranjang Xavier untuk membantu Xavier yang baru saja bangun.


" Sweetie?, apa ada yang sakit sayang?" ucap buru buru Felix yang melihat Xavier hanya menatap kosong dirinya.


' Vier, Daddy ada di sini sayang!, Katakan sesuatu Baby " sahut Daddy Xander yang juga khawatir dengan kondisi Putri nya yang hanya menatap kosong setelah bangun dari tidurnya.


Alexander yang melihat wajah sendu kedua orang didepannya itu langsung berinisiatif untuk menenangkan mereka.


" Tenang lah , Mungkin Xavier masih bingung setelah tak sadarkan diri selama beberapa hari" ujar alex mencoba menenangkan sahabat dan putranya.


Kedua nya pun hanya mengangguk lesu mempercayai ucapan Alex.


" Biarkan dokter yang menangani nya"


Sedangkan kondisi Xavier yang masih menatap lurus dengan pandangan kosong tiba-tiba saja Xavier terisak menangis hingga membuat Xander dan Felix semakin kalang kabut.


" hiks! hiks ! hiks! "


" Sweetie ada apa ? " ujar Felix yang dilanda kepanikan melihat Xavier yang menangis tersedu seduh.


" baby, baby Ada apa sayang!, Hai ! " Daddy Xander juga merasa kan hal yang sama dengan Felix.


Xavier sama sekali tidak menjawab kedua orang tersebut namun ia malah semakin menangis kencang dengan sedikit memberontak hingga mengakibatkan selang infus nya terlepas.


" Huaaaa !! "


" Baby hentikan!, Kamu baru sadar sayang!! " ucap Xander dengan paniknya yang mencoba menahan gerakan Xavier yang melepaskan selang infus nya.


" Sweetie!, Hai tenang oke! " Felix juga membantu menahan gerakan Xavier walaupun ia terkena cakaran dari kekasihnya itu.


Sedangkan Alexander juga berniat untuk membantu mereka sampai dokter datang untuk memeriksa kondisi gadis di depannya itu.


butuh waktu lima menit hingga sampai nya dokter yang mereka panggil.


Melihat dokter yang baru saja memasuki ruangan Felix secara langsung meminta menangani kondisi Xavier yang masih sedikit memberontak dengan tangisannya yang semakin kencang.


" cepat tangani kekasihku!! " ujar Felix dengan suara yang sedikit berteriak.


dengan gerakan cekatan dokter dan kedua asistennya segera menangani kondisi Xavier dengan menyuntikkan obat penenang.


Butuh waktu sepuluh menit hingga Xavier benar benar tenang dan tertidur pulas karena efek obat penenang.


Setelah dirasa kondisi Xavier cukup kondusif, sang dokter pun meminta agar Xander, Felix dan Alex meninggalkan ruangan tersebut agar bisa memeriksa kondisi Xavier dengan lebih tenang.


Felix awal nya menolak begitu juga dengan Xander yang juga berat untuk jauh dari Xavier, namun dengan tegas Alex meminta mereka untuk menuruti perkataan Sang dokter demi kondisi Xavier.


Akhirnya dengan berat hati Xander dan Felix keluar dari ruangan tersebut dan menunggu di luar ruangan Xavier dirawat.


Setelah ketiga sosok tersebut Pergi dengan segera sang dokter tersebut memeriksa kondisi Xavier dengan sangat hati-hati.


###


FLASHBACK pertemuan Xavier dan jiwa Kiara.


Jiwa Xavier hanya tersenyum tipis menanggapi pertanyaan Kiara yang mempertanyakan ucapan nya.


" Aku harap kamu bisa menjaga Daddy jauh lebih baik dibandingkan diriku " ucap Xavier dengan wajah teduh memandang ke arah Kiara.


" Apa !, apa maksudmu bukan kah sebentar lagi kamu akan bisa bertemu dengan Daddy mu ? " ujar Kiara dengan expresi yang sedikit merasa gugup.


" Tidak, Aku ingin bersama dengan mama saja, aku tidak sekuat dirimu Kiara" ucap tenang Xavier dengan senyum manisnya dan disambut tatapan terkejut Kiara.


" tunggu dulu!, Bukankah pertemuan kita untuk kembali ke tubuh masing-masing seperti sedia kala? " tanya kaku Kiara dengan wajah yang tercengang.


Xavier sedikit menggelengkan kepalanya yang berarti bahwa jawaban dari pertanyaan Kiara adalah tidak.


" Tubuh asli mu sudah dikuburkan Kiara, jadi kamu tidak bisa lagi kembali ke tubuh mu " ucap Xavier yang langsung membuat Kiara merasa sedikit sedih dengan takdirnya.


" tapi tenang saja, kamu bisa melanjutkan hidup mu dengan menjadi Xavier yang baru" lanjut Xavier.


" itu tidak mungkin vier, ini hidup mu aku tidak mungkin merebutnya! " tolak Kiara yang tidak ingin Xavier berkorban untuk hidup nya.


Xavier mendekatkan diri nya pada Kiara dan memegang erat tangan Kiara.


" Aku tidak berkorban Kiara, Aku memang ingin bersama disisi mama ku, Aku bukan gadis sekuat yang kamu duga, aku sangat lemah karena itu lah mereka berhasil melukai ku berkali kali " ujar Xavier dengan suara yang mencoba meyakinkan Kiara.


" ta..tapi bagaimana dengan Daddy mu dan teman teman mu dan juga Felix, mereka sangat mencintai mu Vier, jadi pikiran baik baik " ucap Kiara.


" tidak Kiara, aku tidak bisa lagi menahan serangan mereka, jika aku kembali hanya akan berakhir dengan dibunuh oleh wanita jahat itu " ungkap Xavier.


" ta.. tapi ? "


" sudah terima lah, bukan kah kamu juga sudah sangat nyaman dengan kehadiran Daddy sebagai sosok ayah untuk mu, apalagi aku yakin kamu pasti juga sudah jatuh cinta pada Felix kan ?" ucap Xavier menghentikan Sanggah han Kiara yang ingin menolak keinginan Xavier.


Kiara hanya menunduk sambil merenung karena semua yang dikatakan oleh Xavier benar adanya.


" kamu menerima nya kan ? " ucap Xavier.


Kiara menatap kearah mata Xavier dengan nanar, nampak Kiara hampir saja menangis terharu.


" dan satu lagi, bolehkah aku memanggil mu Kakak, sejak dulu aku selalu ingin memiliki seorang saudara, bukan kah kita sama-sama anak tunggal, Bolehkah aku menjadi adik mu ?" ucap Xavier menyampaikan keinginan terakhirnya.


Tanpa aba-aba Kiara memeluk erat tubuh Xavier, Kiara begitu bahagia dengan permintaan Xavier kepada nya.


" Tentu saja, kau adalah adikku yang paling manis" ucap Kiara yang masih dengan posisi memeluk erat Xavier.


Xavier juga membalas pelukan hangat Kiara untuk nya.


" terimakasih kakak, aku sangat mencintaimu mu " ucap Xavier yang tampak sosok nya semakin memudar dan menghilang sepenuhnya dari hadapan Kiara yang langsung meraung keras menangisi kepergian adik terkasih nya.


Dengan masih menangis tersedu seduh jiwa Kiara seperti ditarik oleh sesuatu hingga menghilang dari tempat tersebut.


## FLASHBACK end.


Dan begitulah kejadian sebelumnya, jiwa Kiara ditarik kembali ke dalam tubuh Xavier.


dan seperti kejadian sebelumnya Xavier yang masih syok saat menyadari kembali terbangun di tubuh Xavier hingga membuat ia menatap kosong.


dan saat jiwa Kiara menyadari bahwa jiwa Xavier yang asli telah benar-benar pergi ia merasa sangat hancur karena kehilangan adik yang baru ia miliki.


Dan akibatnya Kiara menangis tersedu seduh karena berduka atas kepergian jiwa Xavier untuk selamanya.