Kiara's Second Life

Kiara's Second Life
Bersikap Tegas



##


Setelah hampir tiga jam keempat gadis itu asik berbelanja, walaupun masih diwarnai beberapa drama yang di buat oleh Luna yang selalu merebut barang apapun yang dipilih Xavier.


Hingga membuat Sandra dan Liora jengah dengan kelakuan Luna.


" Ck!, tuh cewek punya masalah apa sih sama lo Vier, gue lihat lihat tuh orang suka banget buat gara gara sama kita, terutama ke kamu sih " bisik Sandra yang berada di samping Xavier yang ikut melirik malas kearah Luna yang masih memilih milih pakaian.


" aku aja heran San, entah kenapa aku rasa dia sering banget nargetin aku, kayak punya dendam pribadi sama aku " Sahut Xavier dengan suara yang dikecilkan.


" kayanya kita harus lebih berhati-hati deh sama dia, aku juga ngerasa dia sering banget jelek-jelekin nama lo " ungkap Sandra dan langsung disambut tatapan terkejut dari Xavier.


" Maksudnya? " segera Xavier meminta Sandra menerangkan lebih lanjut.


" Lo tau gak pas kamu gak masuk satu bulan kemarin, Luna kan udah keluar duluan dari rumah sakit dua Minggu lebih awal dari pada kamu Vier "


" pas kamu gak masuk itu lah, Luna sering banget kayak nyoba deketin Felix gitu " sontak saja ucapan Sandra membuat Xavier dibuat kesal karena Luna berniat mendekati Felix saat dia tidak masuk sekolah.


" bahkan Luna juga sering jelek-jelekin lo pas ikut kumpul sama Geng Tiger , dari awalnya dia bilang lo itu cuma morotin Felix sampai dia pernah nyebarin fitnah kalau Lo kerja sama Audrey buat nyelakai dia pas di hutan kemarin " jelas Sandra yang juga merasa geram saat sahabat nya dijelekkan oleh Luna.


Penjelasan Sandra barusan membuat Xavier tidak bisa berkata kata, ia sangat terkejut dan tidak menyangka bahwa Luna akan bertindak melebihi batas seperti itu.


" Lo seriusan? "


" yah elah!, beneran!! Bahkan gue dan Liora pernah labrak luna karena kita gak terima kalau lo difitnah kayak gitu sama Luna " Sahut Sandra.


" jadi kalian pernah berantem sama Luna gara gara aku, iih kalian emang sahabat terbaik aku !!" ucap Xavier yang terharu dengan pembelaan dari kedua sahabatnya.


" Mangkanya gue cuma mau ingetin aja, jangan terlalu ngalah sama si Ubur-ubur itu, dia pasti makin ngelunjak nantinya " Sandra menasehati Xavier agar lebih tegas dan tidak gampang mengalah dengan Luna.


Xavier mengangguk mengiyakan perkataan Sandra, ia mulai sadar jika Luna terus dibiarkan malah akan semakin semena-mena dengan nya.


" Tenang saja gue bukanya ngalah karena gak bisa ngelawan, gue cuma males nyari ribut aja, tapi kalau dia udah mulai keterlaluan gue pastiin bakal bertindak tegas kok " ujar Xavier.


##


Sedangkan di sisi Felix dan para anggota geng Tiger yang lain masih sedang sibuk dengan banyak obrolan seputar modifikasi motor, gems dan sebagainya.


" Hey kalian tau kelompok musuh yang kita kalahin pas balapan bulan lalu gak " ujar Louis yang baru saja mendapatkan sebuah pesan singkat dari seseorang.


" maksudnya Geng Dragon itu ?' sahut Erlan yang mengingat Geng lawan yang mereka kalahkan di arena balap bulan lalu.


Tristan dan Felix pun langsung menunjuk atensi mereka kearah Louis.


" Yoi, gue barusan baru dapat pesan dari seseorang yang bilang kalau mereka mau tanding ulang " ucap Louis yang menjelaskan pesan yang dia dapatkan.


" wah berani juga mereka nantang kita lagi " ujar Alan.


" iya juga, padahal mereka aja gak pernah menang satu kali pun dari kita " sahut Erlan dengan senyum penuh ejekan.


" Terus kita terima atas gak tantangan dari mereka, gue sih ikut aja " timpal Felix yang menyerahkan keputusan menerima atau tidaknya tantangan dari Geng musuh.


" Pastinya Gas lah ! " Sahut Tristan penuh semangat, ia sudah lama tidak tanding di arena balap.


" Yoi pak ketu, Mereka jual kita beli lah " timpal Erlan dengan wajah yang sangat bersemangat, ia tidak sabar untuk memasang banyak taruhan saat pertandingan dan mendapatkan keuntungan besar seperti sebelumnya.


" lo bales aja sama mereka kapan dan di arena balap mana buat tanding nya "


" kita terima tantangan mereka dengan senang hati " ujar Tristan.


Felix sendiri hanya mengangguk menyetujui keputusan teman temannya.


" okelah kalau begitu gue langsung kabarin mereka, kalau kita terima tantangan dari mereka " sahut Louis.