
###
Para kakak pembina segera meminta untuk seluruh siswa untuk berkumpul, setelah kedatangan tamu penting di acara camping tahun ini.
Xavier dkk juga segera beranjak dari tempat mereka masing-masing untuk ikut ke kerumunan siswa.
" Baiklah untuk acara hari akan diadakan lomba memasak dengan Mr Alexander Jacob dan keluarga besarnya sebagai juri " terang Jack yang juga mempersilahkan Mr Alexander untuk berbicara di atas podium.
Alexander segera maju ke podium tempat jack tadi berdiri.
" Salam kenal semua, untuk perlombaan kali ini saya sendiri yang akan memberikan hadiah untuk Para pemenang yaitu kartu bebas belanja semaunya Di Mall Jacob selama satu Minggu untuk juara ketiga , untuk juara kedua mendapatkan waktu selama dua Minggu dan untuk juara pertama mendapatkan waktu selama satu bulan " ujar Alexander yang langsung disambut suka cita para siswa.
" Asik... ! , shopping shopping Time " kelakar seorang murid.
"Aku harus menang !, tapi aku gak bisa masak gimana dong " ucap siswa lain.
" Aku pengen menang, tapi aku nyalain kompor gas aja gak bisa !!! " celotehan para siswa semakin ramai.
Setelah cukup memberikan pemberitahuan, alex pun turun dari podium dan kembali ke tempat duduk khusus yang sudah disiapkan untuk dia dan keluarganya.
Jack juga kembali menaiki podium dan mulai memberikan kisi kisi tentang peraturan perlombaan.
" Perlombaan kali ini akan dilakukan secara berpasangan, kalian boleh untuk memilih pasangan masing-masing " ujarnya.
Segera para siswa heboh dan mulai mencari pasangan untuk ikut perlombaan memasak tersebut.
Xavier juga langsung menarik tangan Felix untuk menjadi pasangan nya.
" Hehehe, sama aku pokoknya " Ujar Xavier sambil merangkul erat tangan Felix.
" Ten... " ucapan Felix langsung disela oleh suara Luna.
" Sama aku aja ya Fel ? " ujar Luna penuh harap.
" ka.. ' saat Xavier ingin menyela perkataan Luna namun secara tiba-tiba tangan Luna ditarik keras oleh Tristan yang sudah kehabisan kesabaran.
" Kamu apa apaan si Lun !, maksud kamu apa ingin pasangan sama Felix " ucap Tristan yang sudah geram dengan perilaku kekasih nya itu.
" G.. gak gitu baby, a..aku cuma pengen dekat sama sahabat sahabat kamu aja " ujar Luna gelagapan.
" Kamu benar benar tidak menghargai aku sebagai pacar kamu tau gak !! " geram Tristan dan langsung melepaskan cekalan tangan Luna dengan kasar.
Tristan pun langsung meninggalkan Luna sendirian, Luna yang melihat wajah marah Tristan menjadi sangat gelagapan karena Tristan adalah penyokong keuangan terbesar untuk nya dan keluarganya.
" Sialan kalau sampai Tristan marah bisa jatuh miskin aku !! " batin Luna dan segera menyusul kepergian Tristan untuk meminta maaf.
Sedangkan para sahabat mereka yang lain hanya bisa saling lirik saja.
" Tumben ketua bucin itu sadar, walaupun sedikit " ujar Erlan sekenanya.
Sedangkan Xavier dan Felix hanya mengedikkan bahunya dan mereka mulai menuju meja pendaftaran dan mencantumkan nama mereka sebagai pasangan Perseta.
beberapa saat kemudian seluruh siswa sudah mendaftar berpasangan.
Mereka pun sudah diberikan meja masing-masing yang berisikan bahan bahan masakan dan mereka diharuskan mengunakan bahan yang sudah diberikan para pembina.
Xavier dan Felix mendapatkan beberapa jenis sayuran seperti bunga kol, Sawi , wortel dan berbagai sayuran lain ditambah juga dengan daging ayam, beberapa bumbu dan sosis.
Para pembina juga memberikan waktu selama satu setengah jam untuk menyimpan masakan masing-masing.
para siswa semakin dibuat bingung karena bahan yang diberikan cukup terbatas.
" Masak apaan Bro ? " ujar Erlan yang berpasangan dengan saudara kembarnya.
"Mana gue tau ?, Emang nya lo bisa masak ? ' ucap Alan.
"Hehehe !!!, Engak sih " ujar Erlan dengan senyum tak berdosa nya.
Alan hanya menggeleng kepala nya.
" Kita buat yang simpel aja " putus alan.
" Apaan ?? " tanya Erlan penasaran.
"Hehehe !!, NASI GORENG !! " ujar Alan memberi tahu idenya.
" BRILIAN !!! " sahut Erlan dengan penuh semangat.