
##
Di markas red Lotus..
" Apa !! " ucap keras Alex setelah menerima pesan dari anak buahnya tentang keadaan perkemahan sekolah putranya yang kacau karena hilangnya tiga siswa di hutan .
" Ada apa ?, kenapa wajahmu menjadi buruk seperti itu ? " tanya Opa Antonio kepada putra nya.
Huf !! " helaan nafas berat keluar dari Alex.
" Pacar Felix hilang di hutan Dad " ucap singkat Alex dengan wajah yang rumit.
" Kok bisa ?, terus gimana sama keadaan Felix? " tanya Opa Antonio yang langsung berubah serius mendengar tentang kejadian tersebut.
" Felix lagi cari cari di hutan, pasti dia sedang sangat khawatir sekarang " ujar Alex menerangkan pendapat nya.
" tapi bukankah mereka camping di tempat yang aman son ?, bagaimana bisa hilang " ungkap Opa Antonio yang merasa sedikit janggal.
Daddy Alex juga setuju dengan ucapan Opa Antonio, dia juga merasakan kejanggalan dalam kasus ini.
" Aku pun memikirkan hal itu Dad, Karena itu aku sudah mengerahkan para anggota khusus Red Lotus untuk mencari mereka Dad ' ujar Alex.
" Kalau begitu segera kerahkan mereka son, Aku khawatir kondisi Felix akan semakin buruk jika sampai terjadi sesuatu dengan kekasih nya itu " ujar Opa Antonio.
Daddy Alex mengangguk mengiyakan perkataan Opa Antonio dan langsung pergi ke tempat perkemahan untuk melihat secara langsung anak buahnya mencari Xavier.
Beberapa saat setelah kepergian Daddy Alex , Opa Antonio segera menghubungi seseorang.
" Segera dapatkan informasi tentang dia, Aku tidak bisa berlarut larut membiarkan tua bangka sialan itu mengganggu keluarga ku " ucap Opa Antonio kepada orang yang ia hubungi.
" Baik Tuan, segera saya laksanakan " sahut seseorang dari balik telfon.
Opa Antonio langsung mematikan sambungan telepon tersebut setelah selesai mengatakan perintah nya.
" Orang tua Sialan itu pasti yang dibalik masalah ini, Kalau begitu akan lebih baik kalau aku mengirim seorang penjaga bayangan juga untuk kekasih Felix itu, karena pasti jika orang tua sialan itu mengetahui bahwa kekasih Felix adalah kelemahan nya , pasti orang itu akan menargetkan gadis Dixon itu " gumam Opa Antonio dengan wajah yang sangat geram.
###
Sedangkan di tempat perkemahan, sudah lebih dari tiga jam para panitia dengan beberapa siswa dan para pengawal Jacob mencari keberadaan ketiga siswa yang hilang itu.
" Sebentar lagi malam, kita masih belum menemukan mereka " ujar Jack kepada beberapa pengawal Jacob lainnya.
" kalau gitu kita harus lebih memasuki hutan, kemungkinan besar mereka tersesat di dalam hutan "
Jack dan pengawal Jacob lainnya pun menyetujui ajakan salah satu pengawal itu, namun secara tiba-tiba salah satu pengawal menemukan hal aneh di tempat tersebut.
" hey tunggu, lihat itu !! " teriak keras salah satu pengawal yang melihat jejak darah di rerumputan dan beberapa bekas cakaran yang sudah dipastikan dibuat oleh bintang buas.
Jack dan pengawal lainnya pun langsung melihat kearah yang ditunjuk oleh salah satu pengawal.
" ini jejak binatang buas ?? " ujar Jack kaku.
" Tapi bagaimana mungkin, bukan kah seluruh tempat ini sudah dinetralkan dulu dari binatang buas " ujar heran salah satu pengawal.
Raut wajah Jack pun semakin gusar, banyak hal hal negatif yang muncul di kepalanya.
" cepat ikuti jejak darah ini mungkin ini dimiliki salah satu murid yang hilang " ujar Jack.
Mereka pun langsung mengikuti setiap jejak darah yang mereka temukan.
##
Sedangkan di tempat Felix berada sudah cukup jauh ia dan Tristan memasuki hutan namu belum juga menemukan keberadaan orang yang mereka cari.
" fel sebentar lagi malam, kita balik dulu aja buat ambil senter kalau gak bisa bahaya kalau kita masuk hutan tanpa bawah alat penerangan" ucap Tristan memberikan pendapatnya.
Felix pun cukup sulit untuk meninggalkan tempat itu karena perasaan nya mengatakan untuk tidak pergi dari tempat itu.
namun apa yang dikatakan oleh Tristan masih ada benarnya, kalau akan sangat berbahaya jika masuk hutan tanpa membawa alat penerangan sama sekali.
" okelah" jawab singkat Felix dengan suara yang cukup berat.
Namun saat mereka akan berbalik Felix tiba tiba merasakan ada sesuatu di belakangnya.
" Tunggu!! " ucap tiba-tiba Felix dan langsung membuat Tristan juga berhenti berjalan.
" Ada apa Fel ?? " ucap Tristan kepada Felix.
" Tolong ... !!! " terdengar suara orang meminta tolong, suara tersebut juga terdengar begitu sangat lemah dan cukup jauh.
Seketika Felix dan Tristan berlari menghampiri suara teriakkan tersebut.
##
Ditempat Jack yang masih mengikuti arah dari jejak darah yang ia temui, tiba-tiba mendengar suara seseorang meminta tolong.
" TOLONG ... !!!
" TOLONG ...!!
seketika Jack langsung menghentikan langkahnya dan meminta para pengawal lainnya untuk menelaah lebih jelas suara yang mereka dengar kan.
" Itu kayak orang minta tolong gak sih " ujar salah seorang pengawal.
" benar!!, ayo kita ikuti suara itu cepat ! " ujar Jack yang langsung tersadar dan segera meminta segera mengikuti suara tersebut .
Dengan sigap mereka menghampiri tempat suara orang yang meminta tolong itu.
Dan saat sampai di tempat yang mereka tuju, Jack dan pengawal lainnya terperangah melihat seorang gadis yang bergelantungan di pinggir jurang.
Jack yang mengetahui bahwa gadis yang hampir jatuh dari jurang itu adalah salah satu siswa yang dinyatakan hilang.
" Luna .. ?? " ujar Jack.