Kiara's Second Life

Kiara's Second Life
Mencari Bendera



###


Setelah selesai melakukan kegiatan olahraga seluruh siswa pun diperbolehkan untuk sarapan dan segera berkumpul kembali jika selesai sarapan.


" oh ya, menurut kalian tugas ter akhirnya apaan ya ? " ucap Sandra tiba-tiba.


" entah lah semoga aja bukan hal berat " sahut Liora dengan wajah yang tertekuk.


Xavier hanya mengangguk setuju dengan ucapan Liora.


Beberapa saat kemudian Jack segera menghampiri tempat para siswa yang sudah berkumpul untuk mendengarkan arahan tugas selanjutnya dari dirinya.


" Baik untuk tugas selanjutnya, kalian akan mengumpulkan bendera yang sudah disebarkan di sekitar pinggir hutan " ujar Jack memberikan arahan kepada seluruh siswa.


" kalian hanya perlu mengumpulkan Dua bendera, satu berwarna merah dan Biru , dan tugas ini akan dilakukan secara berkelompok sesuai dengan kelompok yang sudah ditentukan saat awal "


" Baiklah sekarang kalian bisa berangkat sekarang dengan kelompok masing-masing, waktu kalian hanya 2 jam "


Seluruh murid pun segera pergi dengan kelompok masing-masing.


" yah, kita gak bisa bareng dong ? " ujar Xavier kepada Sandra dan Liora.


" iya jadi gak seru dong " ujar Liora yang sedikit sedih.


Setelah sedikit berbincang dengan kedua sahabatnya Xavier segera diajak Felix untuk bergabung dengan kelompok mereka.


di tempat dua orang suruhan Tante luna ..


" Bagaimana kita tempatkan di sini ? " ujar seorang pria kepada rekan nya.


" Ya ini titik koordinat sesuai yang diberitahukan kepada kita " jawab rekanya.


kedua pria tersebut segera meletakkan sebuah kurungan besi besar ditempat yang di tentukan.


terdengar suara suara aneh dari dalam kurungan besi yang dibawa kedua pria tersebut.


" Baik, sekarang tinggal menunggu target memasuki perangkap lalu kita tinggal melepaskan hewan buas ini lewat tombol otomatis yang aku bawa " ujar rekan pria pertama.


" hemm, kita tinggal menunggu informan itu menjebak target ke lokasi ini dan memberi aba-aba kepada kita " sahut pria pertama.


Setelah menyelesaikan jebakan kedua pria tersebut meninggalkan tempat tersebut dan kembali ke mobil box untuk menunggu pemberitahuan dari informan yang menyuruh mereka.


Di tempat Xavier dan kelompoknya..


sudah satu jam berlalu dan kelompok mereka belum menemukan satu pun bendera.


" aduh gimana nih, waktunya kurang dari satu jam lagi, kita belum nemuin satu pun bendera nya " ujar Xavier yang sedikit bingung.


" iya , padahal kita sudah cari dengan teliti kok gak ada ya ? " ujar Tristan yang merasa sedikit janggal.


" Ya iyalah gak ada, orang Tante aku udah nyuruh orang suruhannya buat ngambil semu bendera di area ini " batin Luna tertawa penuh ejekan.


" Terus gimana dong, kita bisa dapat nilai jelek kalau gagal " ucap panik Audrey yang terkenal dengan sifat perfeksionis nya.


Sedangkan Felix dari pertama memasuki hutan sudah merasa ada yang tidak beres dengan area yang harus mereka sisir.


" Aku tidak tahu sweetie " ucap Felix dengan nada tenang namun matanya menatap sekeliling dengan penuh kewaspadaan.


" emm , aku punya usul ! " ucap tiba-tiba Luna yang mulai menjalankan rencana nya.


" Usul ? " ucap Alan.


" ya gimana kalo kita berpencar aja, biar lebih cepat dan lebih hemat waktu " ujar Luna dengan senyum tipis.


 Yang lain langsung terdiam sejenak mereka cukup setuju dengan ide Luna untuk mencari dengan berpencar.


" kayanya itu ide cukup bagus, gimana menurut kalian " ujar Alan yang mengutarakan persetujuan nya.


" Oke juga " sahut Tristan dan Audrey.


" Aku ikut aja deh fel, kalau kamu ? " ujar Xavier yang mengikuti saja keputusan teman temannya.


" Oke kalau begitu, kamu sama aku saja ya " ucap Felix yang sedikit ragu karena merasakan firasat buruk.


" Gak !! " sahut Luna tiba-tiba menyela ucap Felix kepada Xavier.


ucap tiba-tiba Luna membuat anggota kelompok lain bertanya tanya , Luna pun menjadi sedikit gelagapan.


" M .. mak .. sud aku, Felix sama Tristan dan alan cari di area yang jauh, kita cewek kan gak cukup kuat buat cari yang jauh jauh " ucap buru buru Luna meluruskan ucapan nya.


" Buat aku sama Xavier dan Audrey cari di sekitar sini biar gak capek capek banget " lanjut Luna dengan alasan nya. yang cukup meyakinkan.


" kali ini gue setuju sama dia, kalian kan cowok jadi kalian aja yang cari agak jauh, biar kita yang cewek cari di sekitar sini aja ' ucap Audrey yang menyetujui ide Luna.


" Ck, lo pikir karena kita cowok gak bakal capek gitu ? " ujar Alan yang agak kesal karena merasa sedikit dirugikan.


" udahlah kita ngalah aja, gue juga gak tega biarin Luna kecapean " ujar Tristan yang langsung setuju.


Sedangkan Felix hanya terdiam dan menatap kearah Xavier, Felix merasa cukup berat harus meninggalkan kekasihnya.


Xavier memegang tangan Felix untuk menenangkan nya.


" aku gak bakalan kenapa napa kok fel " ujar Xavier yang menyadari ke khawatiran dari pacarnya itu.


" huh ! , baiklah aku setuju " ucap Felix yang terpaksa menerima keinginan pacarnya itu.


Setelah selesai membagi tugas kelompok mereka pun berpencar menjadi dua.


Kelompok cowok mencari di area yang sedikit memasuki hutan sedangkan kelompok cewek mencari disekitar pinggir hutan.


" ya udah kita lanjut cari bendera nya disekitar sini " ujar Xavier mengajak Audrey dan Luna setelah kepergian tim cowok.


Audrey dan Luna pun mengikuti arah yang mereka tentukan sebelumnya namun tanpa disadari oleh Audrey dan Xavier, Luna tersenyum tipis sambil berjalan di belakang mereka.


" dengan ini gue bukan cuma singkirkan Xavier tapi juga tukang bullying ini " batin Luna tertawa penuh kemenangan.