
##
Pagi telah datang dan seluruh murid segera bersiap siap seperti kemarin untuk melakukan olahraga pagi.
" Huahh !! " Alan menguap dengan lebar sambil berjalan bersama kelompoknya menuju lapangan.
" Kamu kok pagi pagi udah lesu Al ? " ucap Xavier kepada Alan yang berwajah lesu itu.
" Tadi malam aku gak bisa tidur, gara gara cuacanya tadi malam dingin banget " ujar Alan.
" Oh, emangnya lo gak bawa selimut Al ? " tanya Tristan.
" Bawa tapi cuma satu doang " ucapnya.
" Untung aja aku bawa selimut dobel, kalau gak pasti aku juga gak bisa tidur nyenyak tadi malam " ucap Xavier sedikit bersyukur.
" Ya udah lah lagian kan nanti sore kita udah balik " ujar Felix yang berjalan sambil berpegangan tangan dengan Xavier.
" iya Syukur lah " ucap Alan dengan wajah lesunya.
Sedangkan Luna yang melihat keromantisan Felix dengan Xavier merasa sangat cemburu.
" cih ! , Lihat saja nanti, Aku pasti dapat memisahkan kalian " batin Luna menatap tajam kearah Felix dan Xavier.
Felix yang merasa ditatap seseorang mencoba untuk mencari hingga ia berpapasan dengan sorotan mata Luna yang penuh dengan kebencian.
Luna yang menyadari Felix yang menatapnya langsung merubah Raut wajah nya tersenyum manis.
Tapi Felix yang sangat peka dengan perubahan wajah Luna langsung mengerutkan keningnya.
" Gadis ini merencanakan sesuatu ?? " Pikir Felix yang langsung menebak arti tatapan penuh kebencian yang diperlihatkan Luna untuk kekasihnya.
" jika dia berani macam-macam dengan Kitty ku, akan ku pastikan dia akan menjadi mayat besok ! " batin Felix.
Sedangkan di tempat cukup jauh dari perkemahan terdapat sebuah mobil box dengan dua pria misterius yang mengemudikan nya memasuki area pinggir hutan yang cukup jauh dari perkemahan.
" Jadi di sini? , kita lepaskan sekarang atau nanti ? " tanya seorang pria yang duduk di samping kursi pengemudi.
" Hemm , kalau begitu kita harus menunggu sampai target masuk perangkap " ucap pria pertama kali yang mulai mengerti arah rencana rekannya.
" Benar, ingat lah jika sampai gagal dan tertangkap para Jacob kita harus segera bunuh diri untuk menghindari bocor nya informasi tentang bos besar " terangnya lagi kepada rekannya jikalau terjadi hal yang tidak diinginkan.
" Aku mengerti !! " jawabannya.
Kembali ke lokasi kemah ...
" baiklah ! , hari ini kita akan melakukan olahraga lagi seperti kemarin !! " ujar jack memberikan arahan kepada seluruh peserta camping.
" Huwaa !! , Olahraga lagi !!! " jerit heboh Liora yang sangat membenci olahraga.
" Astaga Liora kamu benci banget sih kalau soal olahraga , heran aku jadi nya " ujar Sandra .
" olahraga itu capek terus buat aku keringetan !! " ujar Liora .
" Bagus dong Li, kan kalau keringetan berarti bakar lemak jadi sehat kan badan " ucap Xavier sedikit terkekeh.
" Tapi aku tetap gak suka !! " ucapnya kekeh dengan pendiriannya.
" Terserah kamu ajalah Dek ' ucap Louis yang akhirnya berbicara.
" emangnya lo gak takut jadi ... " ujar Erlan sambil memperagakan tubuh yang membesar.
" Kamu doain aku jadi gendut !!! , IH JAHAT !!! " ucap tak terima Liora.
" Yah aku gak doain, tapi kan kenyataan nya kamu banyak banget kalau lagi makan tapi males olahraga yang pasti logikanya jadi bengkak dong " ujar Erlan dengan wajah penuh ejekan.
" Ih kamu jahat !! , Kak Louis teman kakak bilang aku gendut !! " adu Liora pada Louis karena kesal dengan ucapan Erlan yang memang cukup benar.
" hah ! , Lan jangan mancing emosi gue sehari bisa gak !! " ujar Louis yang jengah dengan kekonyolan sahabatnya itu.
" hehehe !! , abisnya adik lo gampang banget dikerjain, jadi gatel kan buat jahil " ujar Erlan dengan senyum lebarnya.
Teman temannya yang lain hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah jahil Erlan yang selalu bikin pusing orang orang.