
##
Sudah berlalu tepat sepuluh hari sejak berlangsung acara camping tahunan di JIHS.
Dan hari ini sekolah sudah berlangsung cukup kondusif seperti sedia kala, walaupun masih ada yang membicarakan tentang kejadian hilangnya beberapa siswa di hutan saat acara camping.
Tapi pihak sekolah sudah menginformasikan bahwa ketiga siswa yang hilang sudah ditemukan.
Xavier sendiri masih dalam tahap pemulihan dan belum diperbolehkan untuk bersekolah terlebih dahulu namun kondisi nya sudah jauh lebih baik.
Sedangkan Felix yang sudah lima hari bolos sekolah karena menunggu Xavier di rumah sakit terpaksa harus kembali ke sekolah karena tentunya karena paksaan Xavier.
Dikelas siswa senior berada..
Para siswa di kelas tersebut sedang mengerjakan tugas mereka yang diberikan oleh guru yang mengajar hari itu.
" Bro!, Nomor 4 apaan jawaban nya?? " ujar salah seorang siswa kepada temannya.
" ck!, gue aja masih ngerjain nomor 2, lo malah nanya nomor 4 !! "
" ih!, begok Lo!! "
" woy bajingan!!, lo malah hina gue, bagi contekan kek "
Karena guru yang mengajar sedang mengikuti rapat dan hanya memberikan tugas untuk dikerjakan.
Hingga akhirnya tugas yang harus nya dikerjakan sendiri sendiri malah menjadi tugas berkelompok.
" Alan!, cepetan dong ngerjain nya, gue mau minta contekan nih " ujar Erlan.
" Ck!, nyesel gue punya saudara kembar kayak lu Lan !" kesal Alan dengan kelakuan kembarannya.
" yah elah!, pelit banget Lo!, gue beliin video games deh nanti " ucap Erlan yang dengan menaik turunkan alisnya.
" Ya udah lah, tapi video games yang terbaru" ujar alan yang menerima sogokan dari Erlan.
" sip !" sahut Erlan dengan mengangkat jempolnya.
Sedangkan Felix sendiri sudah menyelesaikan lembar soal nya, dan sekarang ia hanya melamun sambil menatap kearah luar jendela.
" CK!, Sok tau Lo !" ucap Felix dengan wajah kusutnya karena merasa diganggu oleh sahabat nya.
" Santai Bro !!" ucap Louis menanggapi jawaban ketus Felix.
" udah sono pergi !! " usir Felix.
" oke oke oke, tapi ..??" ujar Louis sambil melirik ke arah kertas soal milik Felix.
" ck!, nih ! " Felix yang mengerti arti tatapan Louis yang meminta contekan itupun memberikan kertas soal nya.
" thanks brother!! " ucap girang Louis dan membawa kertas soal Felix kearah bangkunya yang sudah ditempati oleh duo kembar Alan dan Erlan yang berdiskusi mencari jawaban.
" Yuhu!!, Harta Karun sudah didapatkan!! " ujar Louis sambil menunjukkan lembar soal milik Felix.
" Good job Bro " ucap Alan dan Erlan bersamaan.
Louis pun meletakkan lembar soal tersebut ditengah tengah meja yang sudah dikelilingi Alan dan Erlan.
Mereka pun dengan tak sungkan sama sekali menyalin semua jawaban Felix ke lembar soal mereka masing-masing.
Felix sendiri hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan ketiga sahabatnya itu.
Hingga secara tiba-tiba datanglah Tristan yang menghampiri meja Felix.
" Nanti pas pulang sekolah Lo mau jagain Vier lagi Fel ? " tanya Tristan.
" hemm!" jawab singkat Felix disertai anggukan kepala nya.
" oh ya, kita udah boleh jenguk gak sih, tuh adiknya Louis sama Sandra tanya terus kondisi Xavier " ujar Tristan yang menanyakan apakah Xavier sudah bisa menerima kunjungan teman temannya.
" kata Om Xander udah boleh jenguk kok " sahut Felix yang menerangkan bahwa Xander sudah mengizinkan teman teman Xavier menjenguknya di rumah sakit.
" okelah kalo begitu, nanti pulang sekolah kita jenguk bareng bareng aja gimana ? " ujar Tristan mengusulkan pendapat.
" okelah gue setuju aja, Vier juga bilang kangen ama dua temannya itu " Felix pun menyetujui rencana menjenguk Xavier di rumah sakit secara bersamaan sama.
##