
##
Akhirnya waktu yang direncanakan untuk menjenguk Xavier pun tiba.
Semua anggota Tiger pun sudah menunggu di area parkir sekolah, mereka sedang menunggu kedatangan Liora dan Sandra yang masih belum muncul juga walaupun sudah lima belas menit mereka menunggu.
" Louis?, adek lo belum nongol juga dari tadi? " ujar Alan yang bertanya kepada Louis tentang adiknya yang dari tadi belum datang.
" iya nih, mereka ikut apa enggak sih ?" Erlan juga menyahuti perkataan Alan.
" Ikut kok, tapi tadi dia bilang ngajak satu orang lagi ? " ucap Louis yang sedang memainkan game di hp nya.
" ngajak siapa? " tanya felix yang juga sudah tidak sabar untuk menemui Xavier Tapi harus sedikit bersabar karena kedua sahabat kekasih nya belum datang juga.
" Katanya sih Audrey ' jawab Louis sesuai yang dikatakan Liora di pesan nya.
" Audrey ? " Mereka pun sedikit merasa aneh karena yang ikut juga untuk menjenguk Xavier adalah Audrey, mereka heran pasalnya Audrey dan Xavier memiliki hubungan yang tidak terlalu dekat.
" Audrey ? " batin Tristan yang langsung terdiam mendengar nama seseorang yang akhir-akhir ini menjauhi dirinya.
Sejak kejadian pertengkaran Tristan dan Audrey di tenda medis yang lalu, hubungan mereka semakin merenggang, sebenarnya Tristan sudah menyadari perlakuan kasarnya terhadap Audrey kemarin sangat salah, namun ia belum kunjung meminta maaf Atas perlakuan nya karena gengsinya yang tinggi untuk meminta maaf.
Saat akhir akhir ini Audrey menjauhi nya juga, entah mengapa Tristan merasakan rasa sakit di hati nya saat Audrey menjauhi dirinya bahkan hanya untuk menyapa nya saja, Audrey terlihat sangat engan.
" Mungkin dia mau ngucapin terima kasih, karena Xavier sudah nyelamatin dirinya nya kemari " ucap Louis yang mengutarakan pendapatnya.
Felix dan lainnya pun hanya mengangguk saja.
Tidak perlu waktu lama ketiga gadis yang mereka tunggu tunggu pun datang juga.
" hello All !! " sapa Liora sambil sedikit berteriak.
" datang juga kalian, kita udah nunggu hampir lumutan tau gak ' ucap Erlan yang melebih lebihkan.
" hehehe, Sorry tadi perut aku sakit, jadi harus ke toilet dulu deh " ujar Liora sambil cekikikan.
" kok bisa ? " tanya Erlan dan lainnya juga sama herannya.
" ck! nih bocah pas di kantin pesan makanan gak ngotak, malah makanya kayak orang kesetanan lagi " ucap Sandra yang memberi tahu kelakuan Liora saat di kantin memesan empat porsi makanan sekaligus.
" Astaga ! " Louis pun sampai menepuk keningnya mendengar alasan mereka terlambat datang.
Akhirnya mereka pun berangkat menuju rumah sakit tempat Xavier di rawat.
Mereka berangkat menggunakan motor sport anggota Tiger.
Sedangkan Audrey awalnya ditawari boncengan dengan Tristan, namun Audrey menolak dan memilih menumpang di motor Alan.
Tristan sedikit merasa tidak suka dengan keputusan Audrey yang menolak tawarannya dan lebih memilih pergi dengan Alan.
Perjalanan menuju rumah sakit tempat Xavier dirawat membutuhkan waktu sekitar dua puluh menit.
Hingga akhirnya mereka pun sampai di tempat tujuan mereka.
##
Di ruang rawat, kondisi Xavier sudah terlihat sangat baik dari pada sebelumnya.
Sekarang Xavier sedang menonton televisi yang menjadi salah satu fasilitas di ruang rawat nya sambil memakan apel.
Beberapa saat yang lalu Xavier masih ditemani oleh Daddy Xander, namun sekarang Xavier hanya tinggal sendirian di ruang rawat nya karena Daddy Xander harus kembali berkerja karena sudah beberapa hari meninggalkan urusan perusahaan hingga semakin menumpuk.
" Kok Felix belum datang juga? seharusnya waktu pulang sekolah sudah satu setengah jam yang lalu ? " ujar Xavier sambil melirik jam yang berada di dinding.
Tok! tok ! tok!
belum beberapa detik Xavier memikirkan kekasihnya, ternyata secara kebetulan Felix dan yang lainnya sampai di ruang rawat Xavier.
" Aku datang sweetie?? " ujar Felix dengan senyum hangatnya.
" Omg!! My best friend !! " jerit Liora yang langsung berlari menghampiri Xavier dan memeluknya dengan erat.
Sandra juga melakukan hal yang sama dan langsung disambut hangat oleh Xavier.
" hu! hu! hu! , gue kangen banget sama kalian berdua!! " ucap Xavier sambil memeluk erat kedua sahabatnya.
" Ya ampun, gue juga kangen banget sama Lo vier !" ujar tiba tiba Erlan dan berniat ikut memeluk Xavier namun langsung dihentikan oleh Felix yang sudah menarik baju bagian belakang Erlan.
Erlan pun langsung menyegir bodoh karena mendapat tatapan tajam dari Felix.
" hehehe, Bercyanda !! Bercyanda!! " ucap Erlan dengan senyum bodohnya.
" Bercanda ! bercanda !, gue patahin leher lu mau !! " ucap Felix dengan wajah yang menyeramkan.
Sedangkan Alan berusaha keras menahan tawanya melihat Kembarannya yang dimarahi oleh Felix.
Louis dan Tristan juga hanya bisa geleng-geleng kepala melihat keberanian Erlan yang memancing kecemburuan Felix.