
##
Malam ini terasa cukup berat terutama untuk Felix yang masih menemani kekasihnya yang masih ter tidur lelap di ruang inap rumah sakit setelah melakukan operasi untuk menutup luka di punggungnya.
Saat berada di lokasi camping Xavier segera dilarikan ke rumah sakit karena dinyatakan kritis karena kehabisan darah.
Beberapa waktu yang lalu..
" Tuan pasien harus segera dilarikan ke rumah sakit segera! " ujar salah satu petugas medis kepada Felix dan tuan Alex yang dari awal menunggu pemberitahuan tentang kondisi Xavier.
" Apakah dia dalam bahaya! " ucap Felix dengan wajah yang sangat khawatir dengan kondisi Xavier.
Sedangkan tuan Alex hanya bisa menenangkan putranya yang sedang dalam kondisi buruk itu.
" kondisi nona Xavier sangat serius tuan, ia kehabisan banyak sekali darah dan beberapa luka di punggungnya harus segera dijahit karena sudah terlalu parah " ujar petugas medis tersebut dengan berterus terang.
Seketika tubuh Felix terasa begitu berat karena mendengar kondisi Xavier yang sangat serius.
Alexander yang melihat wajah sendu putra nya merasa sangat kasihan.
" tenang lah dia pasti akan baik baik saja, percayalah son " ujar Daddy Alex menenangkan kembali hati putra nya.
" harus Dad, dia tidak boleh meninggalkan aku " ucap Felix dengan suara parau namun menyimpan rasa emosi yang mencoba untuk dipendam.
Dan akhirnya tuan Alex segera memerintahkan kepada para pengawal nya untuk membawa Xavier sekaligus kedua korban lainnya menuju rumah sakit.
Dan berakhirlah Xavier, Audrey dan Luna sekarang berada di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Audrey dinyatakan hanya mengalami beberapa luka kecil yang tidak terlalu serius namun ia juga harus mendapatkan penanganan serius di pemulihan trauma nya.
Sedangkan Luna dinyatakan dalam kondisi sedikit lebih buruk dari Audrey karena ia mengalami luka luka di sekujur tubuhnya dan kakinya yang terkilir.
Sedangkan Xavier masih dalam kondisi kritis karena kehilangan darah yang cukup banyak.
Kecelakaan tersebut pun sudah diberitahu kepada orang tua masih masih.
Kedua orang tua Audrey juga langsung menyusul putrinya dirumah sakit.
sedangkan Luna ditemani oleh Tristan dan ibunya Ariya Beatrix.
Untuk Daddy Xander sendiri masih dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Dan akhirnya hanya Felix yang menemani Xavier di ruang rawatnya sendirian.
Felix menatap wajah kekasihnya itu dengan tatapan teduh dan ada rasa bersalah didalamnya.
" Sayang bangunlah , kenapa kamu belum juga bangun sweetie, Apakah kamu marah kepada ku sweetie ? " ucap lirih Felix dengan wajah yang sudah berantakan karena tidak mengurus dirinya sejak Xavier dinyatakan kritis.
Daddy Alex yang melihat kondisi putra nya merasa sangat kasihan, ia sudah berusaha untuk mendatangkan banyak dokter profesional lain untuk menangani kondisi pacar putranya itu namun belum menemukan hasil.
Saat Daddy Alex masih memandang putra nya ia merasa sentuhan lembut di punggung nya dan segera mengalihkan perhatian nya.
" Apakah sudah ada kemajuan dengan kondisi Xavier, sayang ? " ucap Istri Tuan Alexander.
orang yang menyentuh punggung Alex adalah istri tercinta nya Mrs Raisa.
" Huh!, belum ada kemajuan apapun, gadis itu terlalu banyak kehilangan darah hingga membuat nyawanya terancam " ucap Daddy Alex dengan wajah yang beratnya.
Nyonya Raisa pun merasa sangat kasihan dengan Xavier dan Felix.
" lalu apakah kamu sudah memberi tahu Xander tentang kondisi Putri nya ? "
" Sudah, namun dia sekarang berada di luar kota dan kemungkinan besok dia baru sampai " jawab Alex berterus terang kepada istrinya.
Kedua nya pun kembali melihat keadaan Felix dan Xavier yang masih berada di ruang rawat itu dengan pandangan nanar.
##
Di alam bawah sadar Xavier ..
Jiwa Kiara sedang berada di tempat yang sangat indah dengan air mancur dan bunga bunga yang tumbuh indah.
Jiwa Kiara berjalan dengan sangat ringan mengitari taman tersebut dengan memperhatikan sekitar.
" huf !, Seperti aku benar-benar sudah mati kali ini " ujar jiwa Kiara yang merasakan sedikit rasa sedih.
" Apakah kamu sebegitu ingin untuk mati ?? " sahut sebuah suara yang mengagetkan Kiara.
Kiara langsung menoleh ke arah suara tersebut dan langsung membuat kedua matanya membulat melihat wajah seseorang yang sangat ia kenali berada di depan nya.
" Ka .. kamu !! "