
####
Xavier mengobati luka lebam di wajah Felix setelah selesai Xavier dan Felix kembali ke tempat berkumpul lagi.
"Fel kamu yakin gak istirahat aja di tenda ? ' tanya Xavier.
" Gak papa kok sweetie " ujarnya sambil tersenyum.
" Oh baiklah " ucap Xavier langsung memalingkan wajahnya karena sudah merona setelah melihat senyum manis Felix.
Setelah sampai di tempat berkumpul Felix dan Xavier kembali menghampiri tempat teman temannya berkumpul.
"Felix !!, kamu gak papa kan " ucap Luna dengan wajah sok polos nya.
Xavier langsung menghembus nafas panjang.
"Nih cewek udah gila apa !! " batin Xavier.
"Ck!, hey Lo!!, lu tuh tetep aja ya kegatelan lu mau pacar lo itu gebuk gebukan lagi sama Felix " ketus Sandra.
" A.. aku gak bermaksud... " ucap Luna tergagap.
"Sudah !!!, Luna bisa gak sih diam saja gitu?, jangan buat masalah semakin berlarut-larut " ucap jengah Louis pada luna.
" Sialan kenapa mereka jadi sudutkan aku !! " batin luna geram.
beberapa saat kemudian muncul beberapa mobil mewah memasuki area perkemahan.
Xavier dan lainnya juga langsung mengalihkan perhatian mereka ke arah rombongan mobil tersebut.
rombongan mobil tersebut pun berhenti dan nampak 8orang keluar dari 3 mobil tersebut.
mereka adalah rombongan keluarga Jacob yaitu mr Alexander Jacob dan mrs Raisa Andriana Jacob.
lalu tuan Freddy Jacob dan istrinya Lalu yang terakhir tuan besar Antonio Jacob.
dan tak lupa ia membawa ketiga cucunya Matthew Jacob, Rigel Jacob dan Lucas Jacob.
sedangkan Luciana Jacob sedang berhalangan untuk hadir.
" Itukan Tuan Alexander Jacob jadi bukan cuma tuan Alex yang datang tapi dengan anggota Jacob lainnya " ujar Salah satu murid.
"Omg mereka emang keluarga good looking semu !!! " ujar salah satu siswi.
Sedangkan di sisi Xavier dkk mereka cukup terkejut dengan kedatangan keluarga Jacob tersebut.
" kenapa tiga orang itu ikutan, ku kira cuma Daddy mommy Opa dan paman bibi saja " batin Felix menatap kearah kakak dan dua sepupunya itu.
Lukas dan kedua sepupunya juga menatap penuh kemenangan kearah Felix.
dan membuat Felix membuang nafas kasar " mereka pasti merencanakan sesuatu yang berhubungan dengan Kitty ku " batin Felix.
" Oh jadi itu keluarga Jacob yang terkenal itu " ucap pelan Xavier yang masih bisa didengar oleh teman temannya.
"Omg !!, kamu sebelumnya gak tau mereka vierr !! " ucap heboh Liora.
Dan dengan wajah polosnya Xavier hanya membalas dengan gelengan kepala.
" Astaga vier!! " ucap Erlan sambil menepuk jidatnya.
" kamu beneran gak tau apa pura pura gak tau sih " ucap Luna Dengan wajah tak suka nya.
Xavier hanya mengernyit heran ke arah Luna " nih cewek kenapa suka cari masalah mulu sih sama gue " batinnya.
"Maksud Lo apaan sih lun ?, lu kok sekarang suka banget cari masalah sama vier ? " ucap heran alan ke sikap Luna yang menurutnya sangat berbeda.
" Gak gitu Al, aku kan cuma curiga aja masa keluarga Jacob yang seterkenal itu bisa bisanya vier gak tau " kilah Luna dan kembali menyudutkan Xavier.
"Hah !!, emang aku gak tau beneran lagi pula apa kamu lupa kalau aku amnesia ?? " ucap Xavier yang langsung membuat tuduhan dari luna terbantahkan.
" Tuh dengerin ??, ya wajar saja Xavier saat ini gak tau mereka orang vier amnesia, Tentang aku sama Liora aja belum vier ingat banyak apalagi tentang keluarga Jacob yang notabenenya orang lain " jelas Sandra dengan nada ketus nya.
" Ck udahlah jangan nyudutkan Luna kayak gitu " ucap Tristan jengah walaupun ia tidak menampik perkataan Alan tentang perubahan sikap Luna.
" Maaf ya vier aku gak bermaksud nuduh kamu kok " ucap Luna berpura-pura.
" Hemm ?? " Xavier hanya menanggapi dengan Geraman dan anggukan kepala.
Xavier tidak ingin memperpanjang masalah sepele seperti ini dan berakibat fatal seperti sebelumnya.
Sedangkan di sisi keluarga Jacob mereka juga melihat perselisihan di antara teman teman putranya tersebut.
Tuan Alex segera memangil asisten pribadi nya dan membisikkan sesuatu ke telinga asistennya tersebut.
" Kau selidiki tentang gadis yang menuduh Kitty itu, dan segera kirimkan nanti saat di markas " bisik tuan Alex ke telinga asistennya.
" Baik tuan " jawab asisten tersebut dan berlalu pergi.
" Gadis itu mencurigakan ??? " batin Alex menatap tajam kearah Luna.