Kiara's Second Life

Kiara's Second Life
Dibuntuti



##


Setelah pembicaraan mereka yang membahas balapan motor yang akan mereka lakukan.


Akhirnya pembicaraan mereka terhenti dengan kedatangan Xavier, Sandra dan Liora yang baru memasuki ruangan tersebut.


Xavier segera menghampiri tempat Felix dan duduk di samping nya.


Sedangkan Liora nampak masuk dengan wajah yang kusut dan terlihat tak bertenaga.


melihat perangai Liora yang biasanya sangat aktif dan banyak bicara malah sekarang terlihat kebalikannya.


" kamu kenapa kok kayak gak bertenaga gitu, Gak sakit kan " ujar Louis yang segera memeriksakan suhu tubuh Liora dengan meletakkan telapak tangannya di kening Liora.


" Gak panas ?, apa jangan-jangan kamu belum makan? " gumamnya lagi.


" aku gak Sakit atau lapar, cuma aku lagi stres banget gara-gara soal ujian tadi " ujar Liora dengan suara rengekan yang tentunya membuat Louis merasa lega karena adiknya tidak sedang sakit.


" oooh yasudah lah kalau begitu " sahut singkat Louis.


jawaban Louis tersebut langsung saja membuat Liora kesal karena merasa tidak dipedulikan.


" ck! nyebelin! " ucapnya dengan wajah kesal.


Sedangkan Sandra malah sejak awal memperhatikan ke arah Tristan yang sedang asik bermain hp.


" Tumben banget pacar Lo gak ikut nimbrung di sini, biasanya kan lengket banget kalian, kemanapun sama-sama " tanya Sandra kepada Tristan yang langsung disambut decakan kesal.


" Dia lagi fokus belajar, Luna juga kan lagi ikut ujian kenaikan kelas kayak kalian " sahut Tristan dengan alasan apa adanya.


Dan tentunya jawaban Tristan membuat Sandra bingung , karena dari ucapan Tristan, Sandra bisa merasakan sedikit nada kekesalan saat membahas Luna.


tapi Sandra tidak ingin report report membahas lebih lanjut tentang hubungan Tristan dan Luna yang terlihat tidak baik-baik saja.


Sedangkan di sisi Felix sendiri sedang menikmati roti isi yang dibawakan Xavier untuk nya.


" Oh ya sweetie, Kayaknya nanti aku gak bisa nganterin kamu pulang dulu, aku sama anak anak lain lagi ada urusan penting, kamu gak papa kan pulang sama sopir dulu " ucap Felix yang memberi tahu Xavier bahwa ia tidak bisa mengantar Xavier pulang sekolah seperti biasanya.


hal itu terjadi karena Felix sudah merencanakan akan bersiap siap untuk balapan motor nanti malam bersama anggota geng Tiger lainnya.


" ooh, gak papa kok, nanti aku langsung kabarin pak Ren buat jemput aku nanti " sahut Xavier dengan santainya.


Felix sendiri hanya tersenyum dan mengangguk mengiyakan perkataan Xavier.


###


di sisi Jevano sendiri yang sedang duduk santai di bangkunya sambil menatap arah luar jendela yang mengarah lapangan basket .


dibalik lamunannya tersebut tiba-tiba saja muncul sebuah senyuman tipis karena mendengar sesuatu dari earphone yang ia pakai.


Suara yang dia dengar tersebut adalah percakapan yang terjadi di Rooftop tempat Geng Tiger berkumpul.


Senyum tipis tersebut terbit saat ia mendapatkan informasi kalau Felix tidak bisa mengantar Xavier pulang sekolah nanti.


Tentunya kesempatan tersebut tidak akan disia-siakan oleh Jevano yang berniat mendekati Xavier.


Selama ini saat disekolah Jevano sering kali mencoba mendekati Xavier, namun selalu saja dihalangi oleh keberadaan Felix yang selalu ada di samping nya.


" Kesempatan untuk ku "


" Xavier ??, Mari sejenak kita bermain " gumam Jevano disertai senyum misterius.


##


Hari telah beranjak ke siang hari.


" Kringggg...!!!!"


Suara Bel sekolah terdengar di seluruh area sekolah, tanda bahwa pelajaran hari ini telah selesai.


Dikelas siswa kelas dua sendiri sudah mulai mengemasi barang-barang mereka.


" Huh!, Untung ulangan buat mata pelajaran terakhir aku udah belajar, Jadi lebih gampang tadi jawab pertanyaan nya " ucap Sandra sambil memasukkan peralatan tulis miliknya kedalam tas.


" Iya, Buat ulangan jam terakhir tadi lumayan gampang " sahut Xavier yang juga setuju dengan ucapan Sandra.


" kok cuma aku doang tadi yang pusing banget sama soal-soalnya tadi " kesal Liora.


Melihat wajah sebal Liora langsung saja membuat Xavier dan Sandra tertawa.


Setelah selesai mengemasi barang barang mereka masing-masing, ketiga gadis tersebut pun langsung melangkah menuju area parkir sekolah.


Sesampainya di area parkir sekolah mereka pun menunggu jemputan masing-masing.


" oh ya Vier, kamu jadi di antara siapa?, kalau belum datang biar salah satu dari kita aja yang antar kamu pulang " ujar Sandra.


" iya vier, kamu aku antar aja yah " timpal Liora.


" eh, gak perlu kok , arah jalan rumah kita kan gak sejalan, lagian aku udah telfon pak Ren buat jemput, pasti lagi di perjalanan juga "


jawaban Xavier tersebut hanya tanggapi anggukan kepala oleh Sandra dan Liora.


beberapa saat kemudian jemputan masing-masing sudah datang.


Mereka pun segera memasuki kendaraan masing-masing.


Mobil yang ditumpangi Xavier juga melaju meninggalkan area sekolah.


Namun sesaat setelah mobil yang ditumpangi Xavier meninggalkan area sekolah, nampak sebuah mobil yang sudah mengawasi mobil Xavier dari awal bergerak membuntuti mobil Xavier.