Kiara's Second Life

Kiara's Second Life
Dalam Bahaya



###


Xavier, Audrey dan Luna sudah cukup lama berusaha mencari di sekeliling namun masih belum menemukan apa apa.


" Susah banget cari bendera nya ? " ujar Xavier yang sudah cukup lelah berjalan.


" Ck !, tuh si panitia ngumpetin Bendera nya di mana sih ! " kesal Audrey.


" tinggal arah itu aja yang belum di periksa, kalau di situ gak ada juga kita balik aja ke tempat sebelumnya sambil nunggu Felix sama lainnya " ucap Xavier sambil menunjuk tempat yang belum didatangi oleh mereka.


" okelah " sahut Audrey dengan suara lesu nya.


Mereka bertiga segera melanjutkan pencarian bendera namun tiba-tiba terdengar suara orang yang jatuh dari arah belakang Xavier.


" Brukk !! "


" Aduh !! " Suara tersebut adalah Luna yang terjatuh atau lebih tepatnya pura pura tersandung.


" Eh, lun kamu gak papa " ujar Xavier dan buru buru membantu Luna berdiri lagi.


" akhh !! " ucap Luna yang berpura pura kesakitan.


" Aduh kayak nya kaki aku keseleo deh " ucap Luna dengan wajah yang kesakitan.


" Yah elah Buat masalah mulu Lo, dasar cewek lemah ! " ucap ketus Audrey dengan nada sindiran.


" Gimana nih, apa kita balik aja ke tempat awal " ucap Xavier yang menganjurkan untuk balik ke tempat awal.


" Eh gak usah, kalian berdua pergi aja ketempat terakhir, Aku tunggu saja disini " ucap buru buru Luna menghentikan niat Xavier.


Xavier sedikit memicingkan matanya, ada sedikit rasa curiga terhadap sikap Luna.


" Enak aja Lo suruh kita pergi tapi Lo santai-santai aja disini " ketus Audrey dengan wajah yang tak suka.


" Tapi kan aku lagi sakit Audrey, lagian kan cuma tinggal satu tempat aja kan " ucap Luna dengan wajah yang dibuat buat .


" kamu yakin gak apa apa ditinggal sendiri ? " ucap Xavier .


" Iya aku gak papa kok " ujarnya dengan senyum aneh.


" Audrey gimana kita lanjut berdua atau kalau kamu gak mau biar aku sendiri aja, kamu disini jagain Luna " ucap Xavier meminta pendapat Audrey.


" Ck !, Najis gue sama nih cewek " ujar Audrey Ketus sambil menunjuk ke arah Luna.


" Gue ikut Lo aja deh Vier, biar aja nih cewek disini sendirian, Macan juga ogah makan daging orang munafik ! " ucap Audrey dengan mulut tajam nya.


" Sialan nih cewek, Lihat aja Lo yang bakal dicabik cabik sama binatang buas !! " umpat Luna dalam hati.


" iya deh iya, Lun kita pergi sebentar ya " ujar Xavier malas meladeni ucapan Audrey.


Luna hanya mengangguk sambil menyunggingkan senyum tipis.


Audrey dan Xavier segera melanjutkan pencarian mereka di tempat terakhir.


Luna segera meraih ponselnya yang sudah ia sembunyikan di saku jaket nya.


dengan segera luna mengirimkan aba aba kepada kedua orang suruhan Tante nya untuk segera menjalankan tugas mereka.


Setelah selesai mengirim tanda untuk kedua orang suruhan tersebut, Luna segera meninggalkan tempat itu.


##


Di tempat Felix, Tristan dan Alan, mereka sudah menemukan satu bendera berwarna merah tinggal bendera berwarna hitam yang belum ditemukan.


" capek banget gue jalan terus, mana banyak nyamuk lagi " keluh Alan yang gatal gatal akibat digigit nyamuk.


"Sabar dong Al, tinggal satu doang ini " ujar Felix dengan raut wajah datarnya.


" Tau tuh, cowok apaan Masak di gigit nyamuk aja udah ngomel gak jelas, dasar Lemah ! " ujar Tristan dengan senyum mengejek.


" Hey lo pikir cowok digigit nyamuk gak bakal kena DBD gitu, Kalau cuma Bentol merah sih gue masih gak papa, Kalau kena demam berdarah terus gue masuk rumah sakit, APALAGI KALAU GUE MATI MUDA !! " ujar Alan langsung ngomel gak jelas.


" Ya lo gak usah mikir sampek situ juga dong Al " ujar Tristan menepuk keningnya mendengar bacotan Alan yang gak jelas.


Sedangkan Felix hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah Alan.


" Semoga Vier baik baik saja " batin Felix yang mulai merasa perasaan tidak enak di hatinya.


##


Sedangkan di sisi Xavier dan Audrey..


" Vier kayaknya disini juga gak ada deh " ujar Audrey setelah beberapa menit menyisir tempat sekitar.


" Iya, Ya udah kita balik kalau gitu " ucap Xavier mengajak Audrey kembali ke tempat Luna menunggu.


Audrey pun mengangguk menyetujui ajakan Xavier untuk kembali namun seketika mereka berhenti karena mendengar suara dari arah belakang.


" Srekk !! .. Srekk !! ..!!


terdengar suara suara dari semak semak di belakang mereka, membuat wajah Audrey dan Xavier waspada.


" Apaan itu ? " ujar Xavier yang langsung berbalik ke arah semak semak di belakang mereka.


" Gerrrr .. !!! " tiba tiba terdengar suara Geraman dari semak semak itu.


" Di .. Di sini gak ada hewan buas kan ? " ujar Audrey yang masih membeku di tempatnya dengan suara yang ketakutan.


Xavier hanya diam sambil menelan ludah nya berat .


" Srakkk ...!!! " Tiba-tiba seekor serigala melompat keluar dari semak semak sambil menatap tajam kearah mereka.


" Auuuu .... !!! "


" Akhhhh!!! " jerit Audrey dan Xavier bersamaan.


" LARI ....!!!! "


seketika Audrey dan Xavier berlari kencang tak tentu arah untuk menyelamatkan diri.


serigala tersebut juga mengejar mereka seperti memburu mangsanya.