Kiara's Second Life

Kiara's Second Life
Kondisi



##


Suasana di dalam ruang rawat Xavier sekarang sudah Jauh lebih kondusif dari sebelumnya, itu karena kondisi Xavier sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.


Xander dan Felix masih setia menjaga Xavier yang masih tertidur pulas karena mendapatkan suntikan obat penenang sebelumnya.


Sedangkan Alexander sudah pergi beberapa saat yang lalu, Xander sendiri tidak merasa masalah dengan kepergian sahabat nya, ia juga berulang kali berterima kasih karena sudah ikut menjaga putri nya sebelum ia datang kemari.


Felix sendiri sudah mengetahui kemana tujuan perginya Daddy Alex, Alex sudah memberi tahu putranya kalau ia akan pergi ke markas red Lotus untuk mendengarkan seluruh informasi yang sudah dikumpulkan oleh anak buah nya beberapa hari terakhir.


Alexander sudah memerintahkan kepada seluruh anggota Red Lotus untuk menyelidiki kecelakaan yang terjadi di acara camping kemarin.


Dan hari ini asisten pribadi Alex sudah mengirimkan pesan kepada nya bahwa orang suruhan mereka sudah mendapatkan beberapa informasi tentang kejadian di hutan.


" Kau kenapa tidak ikut pergi bersama ayah mu itu bocah ?" ucap Xander yang mengawali pembicaraan di ruangan tersebut.


" Aku tidak bisa meniggalkan kekasih ku sendirian, AYAH MERTUA !" ucap Felix dengan wajah yang datar.


" siapa yang kau panggil ayah mertua Hah !! " sentak Xander yang dibuat kesal oleh pacar putrinya tersebut.


" ck! ck! ck!, sudahlah Daddy Xander, anda tidak perlu marah marah seperti itu, ingat lah anda itu sudah tua, aku tidak ingin saat Xavier bangun nanti ia sedih karena Daddy nya terkena Stroke karena terlalu sering marah marah tidak jelas " ucap Felix yang berbicara dengan nada yang sedikit mengejek namun menampakkan raut wajah yang penuh perhatian kepada Xander.


" Apa!!, Dasar anak kurang ajar !! " ucap Xander dengan suara yang sedikit meninggi.


" shut !, Dad tenanglah anda bisa mengganggu kekasih ku yang sedang beristirahat " ucap Felix enteng memperingatkan Xander namun masih dengan senyum yang penuh ejekan.


Seketika Xander mencoba meredam emosi nya karena tidak ingin mengganggu waktu istirahat putri nya.


Sedangkan Felix hanya membalas Dengan senyum kemenangan karena berhasil menang debat dengan Xander.


###


Sedangkan di sebuah rumah yang cukup besar yang bertuliskan kediaman keluarga Beatrix di depan gerbang rumah tersebut.


" Sialan kau Amanda !!, bagaimana bisa rencana mu malah membuat putri ku juga ikut tertimpa masalah !" ucap kesal Ariya ibu Luna yang meminta pertanggung jawaban saudara nya Amanda.


" ck!, putri mu celaka bukan karena rencana ku, dia sendiri yang bodoh karena lupa jalan pulang !" sahut Amanda yang juga tidak terima disalahkan atas kecerobohan Luna sendiri.


" lalu bagaimana dengan putri ku sekarang " ucap Ariya yang juga kesal dengan kecerobohan Luna.


" sudahlah lagi pula Luna hanya luka luka kecil saja, dan itu pula juga bagus untuk kita " ujar Amanda sambil menyesap teh di cangkirnya.


" Apa maksudmu ?, kau bahagia dengan kondisi Luna sekarang !! " ucap Ariya yang terpancing emosi mendengar jawaban enteng dari saudarinya itu.


" cih!, bukan seperti itu !" sangkal Amanda dengan wajah yang sedikit tertekan menghadapi kebodohan adiknya itu.


" Maksud ku adalah, jika Luna mendapat Kemalangan juga, itu bisa membebaskan kita dari kecurigaan para orang suruhan keluarga Jacob yang pasti menyelidiki kasus ini " jelas Amanda.


" CK, baiklah kalau begitu, tapi lain kali buatlah rencana yang sungguh sungguh, jangan sampai terjadi seperti sekarang, sudah rencana membunuh putri Dixon itu gagal, putri ku pun hampir menjadi korban " ucap Ariya.


" iya iya " Sahut Amanda seadanya.


" dia kira mencelakai putri Xander itu mudah apa " ujar Amanda mengomel dalam hati.