
##
Setelah selesai dari taman kota, rombongan remaja tersebut pun pulang terlebih dahulu ke rumah masing-masing untuk bersiap siap pergi hang out ke mall.
Xavier sendiri pulang bersama dengan Sandra dan Liora karena mereka dari awal berangkat bersama.
Felix sendiri ingin menawarkan Xavier untuk diantar pulang namun langsung ditolak oleh Xavier karena dia berangkat bersama dengan kedua sahabatnya.
Felix pun dengan sedikit pasrah memberikan izin untuk Xavier pulang bersama kedua temannya.
Tapi Felix sudah memberi tahu kalau dia sendiri yang akan menjemput Xavier nanti saat akan pergi ke Mall.
Xavier pun diantar pulang oleh Sandra dan Liora.
setelah sampai di mansion Dixon, Xavier segera turun dan langsung menuju kamarnya untuk bersiap siap.
Satu jam berlalu, Xavier sudah selesai bersiap siap dan langsung turun ke lantai dasar karena Felix sudah mengirimkan chat kalau sudah sampai dan sedang menunggunya di depan mansion Dixon.
" Udah lama nunggu Fel, sorry banget yah " ucap Xavier saat menghampiri posisi Felix yang sedang bersandar pada mobilnya.
Felix sendiri memakai pakaian atasan berwarna hitam dan jaket hitam dan dipadukan dengan celana jeans menambah kesan keren dimata Xavier.
" Pacar gue ganteng banget anjir !!" ucap Xavier di dalam hati nya.
" Enggak kok sweetie, ayo mereka sudah kirim chat kalau sudah di perjalanan " Felix sendiri hanya tersenyum dan langsung mempersilahkan Xavier untuk masuk ke dalam mobil.
Xavier hanya bisa tersipu Karena Felix yang membukakan pintu mobil untuknya dan tak lupa melindungi kepalanya dengan tangan agar tidak terbentur .
perlakuan manis Felix tersebut tentunya membuat Xavier berbunga bunga dibuatnya.
Diperjalanan menuju mall yang sudah ditentukan oleh mereka, Felix dan Xavier sesekali berbicara tentang aktifitas mereka masing-masing.
Hingga akhirnya mereka telah sampai di Mall yang mereka tuju, para sahabat mereka juga sudah berada di dalam Mall tersebut dan sedang menunggu mereka saja.
Sesampainya di cafe yang sudah diberitahu oleh Alan agar Felix dan Xavier menemui mereka di sana.
Saat Xavier dan Felix sampai di cafe yang disampaikan Alan, mereka segera mencari keberadaan sahabat sahabat mereka.
Hingga akhirnya Xavier dan Felix menemukan keberadaan anggota geng Tiger yang lain sedang berbincang di sebuah meja di cafe tersebut.
" Hey Sorry agak telat" ujar Felix menyapa kearah teman temannya.
" Alah kita juga baru aja duduk di sini " sahut Louis dan diangguki yang lain.
Xavier sendiri mencari keberadaan kedua temannya yang tidak ada bersama anggota geng Tiger.
" Sandra sama Liora keman ?" tanyanya kepada teman-teman Felix.
" Oh mereka udah masuk ke butik di depan cafe itu, makanya kita ada di sini nungguin mereka belanja " sahut Tristan sambil menunjuk butik yang berada di depan cafe tempat mereka nongkrong.
" Iya, daripada kita jadi batu nungguin mereka belanja di butik, mending kita nunggu sambil nongkrong di cafe ini " ucap Erlan dengan sedikit nada kesal.
" Ooh, tapi kalian kan bisa ikut belanja juga " sahut Xavier.
" Ya elah Vier, kita kalau belanja cuma butuh lima belas menit udah selesai, lah kalian cewek cewek kalo belanja bisa sampai Lima jam " keluh Louis yang sudah sering diminta orang tua nya menemani adiknya shopping dan membuat kakinya pegal karena menunggu Liora belanja hingga berjam-jam.
" Betul itu " serentak semua anggota geng Tiger mengiyakan perkataan Louis.
" hihihi..! " Xavier hanya tersenyum geli melihat kekompakan anggota geng Tiger tersebut dengan perkataan Louis.
" Ya udah kalo begitu, aku nyamperin mereka yah, bye !! " ucapnya dan langsung berlari menuju butik tempat kedua temannya sedang berbelanja.
" Ya udah Fel, lo pesen deh sana, tinggal lo doang yang belum pesan makanan " ujar Erlan.
Felix pun hanya mengangguk saja.
##
Sedangkan di sisi butik tempat kedua sahabat Xavier dan tentunya ada Luna di sana sedang memilih milik pakaian yang mereka inginkan.
Hingga tiba tiba kedatangan Xavier membuat Sandra dan Liora dibuat senang.
" Hi !! " sapa Xavier dengan sedikit melambaikan tangannya.
" Vier!! " Sandra dan Liora pun langsung menyambut baik kedatangan Xavier.
" Eh lo lama banget sih " ucap Liora menanyakan keterlambatan Xavier.
" hehehe, biasalah macet di jalan " jawab Xavier apa adanya.
" Ya udah deh, ayo lanjut shopping lagi !!" ajak Sandra dengan penuh semangat membara.
Liora dan Xavier pun tentunya sependapat dengan Sandra.
ketiga gadis itu pun berkeliling butik untuk mencari barang yang mereka inginkan.
Saat Xavier dan kedua temannya masih asik memilih baju, hingga akhirnya Xavier menyukai sebuah gaun pendek berwarna biru tua yang sangat indah.
Tapi saat Xavier mencoba mengambil gaun tersebut tiba tiba saja ada seseorang yang dengan cepat mengambil gaun yang diinginkan Xavier.
" Bagus nih, buat gue aja ya " orang tersebut adalah Luna yang tiba tiba merebut gaun yang dipilih oleh Xavier.
" Huf, hemm terserah mau mu " sahut Xavier yang masih bisa menahan diri, ia sadar bahwa Luna sering sekali mencari gara gara dengan nya.
" tapi kan vier, lo duluan ya pilih baju itu " ujar Liora yang tidak terima sahabat nya terus saja mengalah dengan Luna.
" shutt !!, sudahlah aku malas berantem sama dia, nanti ujung ujungnya Felix sama Tristan ikut keseret " bisik Xavier pada Liora agar tidak memperpanjang masalah.
Luna tentu saja menunjukkan wajah yang penuh kemenangan.
Xavier pun kembali mencari gaun lain yang ada di toko tersebut.
hingga akhirnya Xavier kembali menemukan gaun lain yang ia sukai.
Xavier pun langsung mengambil nya dan menunjukkan nya pada kedua sahabat nya untuk ikut menilai.
" gimana bagus ya, aku suka warna nya" ujar Xavier sambil menunjukkan gaun yang ia pilih.
Sandra dan Liora juga setuju dengan pilihan Xavier pada gaun berwarna merah gelap tersebut.
" Bagus banget Vier, cocok banget buat kamu " sahut Sandra.
Sedangkan Luna yang melihat Xavier memegang sebuah gaun yang cantik, membuat nya tidak suka.
" Ck!, kayanya gak cocok deh dipakai kamu Vier, Kulit kamu kan putih pucat gitu kayak penyakitan, gak kayak kulit aku yang putih, sehat dan mulus " sahut Luna yang menyombongkan dirinya.
Tentu saja ucapan Luna membuat Xavier, Sandra dan Liora memandang sinis kearah Luna.
" iya deh kulit yang paling sehat, sampai sampai bekas koreng aja masih terpampang nyata di kaki lo " timpal Sandra tak kalah pedas.
Sontak saja ucapan pedas Sandra membuat wajah Luna langsung kesal, sedangkan Xavier dan Liora mati matian menahan tawanya.