
WorldWide Trend**ing**
ILANA
Semua orang menjadikan kasus percintaan ini benar-benar minyak panas.Terus naik ke atas entah kapan mereda nya. Hingga pakar ekspresi turut mengomentari ini semua.
Ilana meminta maaf tak bisa melanjutkan pekerjaan mendatang akibat skandal. Ilana siap membayar denda yang ada.
Begitulah James mengkonfirmasi lewat akun resmi ILANAOFFICIAL.
Setelah seminggu akhirnya Ilana baru mengeluarkan kabar hanya mengenai pekerjaan.
Jung dan Uzy juga mendapat 100% komentar negatif tidak ada satupun orang yang memberikan ucapan selamat untuk Jung dan Uzy. Semua orang mengasihani Ilana yang di selingkuhi hingga ditinggal nikah.
Mereka memboikot penghapusan seluruh album Uzy dan drama yang di bintangi Jung agar menghilang di semua platform.
Seorang pengguna akun yang tidak diketahui namanya membeberkan jika Uzy tengah hamil 7 bulan,Gaun yang dikenakan Uzy lumayan cukup besar hingga menutupi perut yang besar. Netizen baru menyadari beberapa foto Jung dan Ilana telah lama menghilang kecuali untuk majalah karena jatuhnya kedua artis itu telah dikontrak.
Ilana juga baru-baru ini mengucapkan selamat pada uzy karena mendapat penghargaan sebagai penyanyi terbaik foto tersebut pernah di upload oleh Ilana di story instagram pribadi.
The power of Netizen mereka berhasil menemukan foto-foto,story dan video itu kembali.Sampai video kecil sewaktu Ilana,Uzy dann Jung di satu acara yang sama. Netizen menyimpulkan jika Ilana tidak mengetahui perselingkuhan yang terjadi. Di lihat dari senyum dan perhatian juga tawa masih seperti seorang perempuan yang mencintai kekasihnya.
Berdasarkan kepintaran, kecermatan dan kekuatan netizen. Mereka bisa mengungkap di balik tabir apa yang sebenarnya terjadi. Perselingkuhan ini sudah terjadi ketika Ilana sedang di luar negeri untuk syuting project film yang akan rilis bulan depan. Saat itu Ilana tidak pulang selama hampir 11 bulan.
Sebelum skandal...
Almeer berada di samping rumah Ilana. Dasar wartawan. Gara-gara skandal ini ia tidak bisa menemui calon istrinya.
"Hei, kamu mau manjat. Yang benar saja. "
"Dek bawa pulang sana mobilnya. "
"Aku perlu ambilkan tangga kah. "
"Ga usah udah sana. "
"Haishh kakak mu emang benar-benar gila. "
"Sana pergi masih aja mengerutu kakaknya. "
"Iyayaya." Sebelum masuk ke dalam mobil adik bungsu nya mendengar suara jatuh.
"Kak.. kakak baik-baik aja kan. "Kata dari tembok pemisah.
"Aduhh sakitnya pinggang ku. Iyaya."
"Apa perlu aku manjat juga. "
"Gausah udah sana pergi nanti kamu di tangkap media. "
"Yasudah aku pergi ya. Kakak baik-baik disana. "
"Iyaa"
Berkat keteguhan hati, Almeer berhasil setelah berusaha memanjat dinding yang begitu besar dan tinggi.
"Perjuangan banget. Gapapa deh. Kalau hasil juga sebanding. "
Ini pertama kalinya bagi Almeer melihat lebih detail kawasan kediaman Ilana. Megah dan besar.
"Tidak ada orang yang berjaga. Kenapa sepi sekali ? "
"Aku berada dimana ini ? " Almeer melihat ada tiga bangunan tinggi dan lima bangunan lagi di belakang.
"Kenapa sepi sekali ? Apa benar-benar tidak ada orang ? "
Almeer menuju ke bangunan di tengah yang biasa Ilana masuki.
"Apa.. kenapa tidak bisa dibuka. "
"Yang benar saja. Aku bukan karyawan disini, sidik jari tentu tidak akan mudah. "
"Ahhh ayolah aku sudah melewati alat pemeriksa.Bahkan laser tadi juga. "
Almeer memukul dinding besar itu. Dengan kaki yang pincang laki-laki itu tidak akan putus asa mencari Ilana.
James mendapat laporan bahwa ada penyusup dari pimpinan CCTV.
James membawa dua orang untuk menangkap penyusup.
"Wartawan itu benar-benar gila.Bagaimana bisa dia memanjat tembok setinggi 6 meter itu. "
"Apa kita perlu menghabisi nya. "Tanya salah seorang.
"Ya " kata James.
"Pak James. Huft Syukurlah "
"Tuan Almeer. "
James segera memasukkan ponsel ke saku celana dan membawa Almeer di gendongan.
Mereka membawa Almeer menuju kolam renang. Disana ada Ilana sedang duduk termenung.
Almeer terkekeh menyembunyikan wajah di ceruk leher James.
James ikut tertawa pelan. "Ketimbang kakimu yang luka. Obat paling mujarab kan Ilana. "
"Oi Ilana " Panggil James. Ilana menoleh.
Ilana terkejut melihat ada Almeer.
"Kenapa dia ? "
"Entahlah. Aku akan cari kotak obat. "
"Apa kamu manjat ? "
"Iyaa "
"Kenapa tidak menelfon ku ? "
Almeer tak berkata-kata. Kenapa ia tidak melakukan nya ya.
"Aku yakin tidak ada siapapun yang akan masuk ke rumah mu. "
"Kau tidak tau orang gila bisa nekad kan. "
"Apa maksudmu aku gila. "
"Ya." Ilana menerima kotak obat dari James. Kedua orang itu hanya berdua saja di kolam renang.
"Kamu tidak apa-apa ? "
"Tentang apa ? "
"Bom yang siap meledak."
"Ohh tenang saja aku jadi rugi karena skandal itu. Apa kau tidak baca Uzy secara resmi membeberkan fakta jika aku tau mengenai kehamilannya dan menyuruh untuk mengugurkan bayi itu. Foto itu semakin kuat karena aku berada di rumah sakit. Ini akan semakin memanas jika mereka sudah tau judul apa yang bagus. "
"Aku akan bersihkan semuanya. "
"Biarkan saja. Aku suka melihat spekulasi ini. "
"Kamu mau mereka jadi jahat padamu. Berkomentar pedas. " Ilana kembali duduk di mendongakkan melihat ke atas.
"Dunia entertainment memang kejam dan licik. "
"Jadi berapa lama kamu akan diam disini. "
"Aku sudah lama tidak beristirahat. Jadi aku butuh istirahat. Beruntung ada skandal ini. "
Almeer tidak mengerti sama orang satu ini.
"Aku bisa membersihkan semua berita ini dalam sekejap tapi aku ga mau menghabiskan uangku untuk menyelesaikan fitnah murahan ini. Aku ingin tau kemana arah nya. Selama ini aku bekerja keras dan waktunya untuk istirahat. "
Almeer langsung menarik Ilana ke pelukan nya. Ilana mengusap punggung pria yang memberi dukungan.
"Aku punya rencana untuk kita berdua. "
"Hah ? "
Malam itu Ilana habiskan waktunya bersama Almeer. Mengobrol dan membahas rencana yang Almeer maksud.
"Tiga bangunan di depan itu apa. "
"Itu kantor ku. "
"Tiga, tiga nya ???? "
"Iya. Di sini tempat tinggal pengawal, supir, manajer terus karyawan aku. Jadi lebih efisien. "
"Mereka belum ada yang menikah ?"
"Ada. Tinggal di gedung paling ujung. Biar ga menganggu."
"Tempat ini memang ku rancang untuk muat empat orang di setiap rumah. "
"Ini bukan apartemen tapi Villa atau mansion. "
"Entahlah. Aku hanya beli tanah 7 hektar aja. "
"Luas. Jadi total kamu membangun ini berapa harganya ? "
"Sekitar 34 milyar. Kami baru aja menepati tempat ini jadi masih keliatan baru semua. "Almeer mengangguk paham.
"Pantesan kamu ga dengar di luar sana. Padahal wartawan nunggu kamu. "
"Aku mau santai-santai aja dulu sebelum masalah yang lain datang. "
Almeer membawa Ilana kabur ke salah satu negara di Timur tengah. Padahal Ilana tidak tau akan terjadi apa padanya ia hanya percaya begitu saja sedangkan Almeer tidak tau plot twist apa yang akan terjadi.
Setelah satu bulan masalah ini masih mengambang belum ada kejelasan apalagi pihak Uzy terus saja mengeluarkan banyak bukti sedangkan pihak Ilana masih bungkam.
Paling baru sebelum skandal. Ilana mempublikasikan foto bersama seorang pria yang disinyalir adalah Pangeran mereka menghabiskan waktu. Sebelumnya, Ilana mengupload foto dirinya bersama orang-orang yang bekerja untuknya sedang merayakan sebuah acara.Namun tidak diketahui dimana tempat mewah itu berada. Caption Ilana bertuliskan. I'm happy for you Sophia. Thank You dengan emot love.
Dari senyuman nya terlihat jelas jika Ilana baik-baik saja dengan hidupnya.Tidak beban atau apapun. Bahkan Ilana kembali jadi trending setelah foto tersebut di upload.
Orang-orang meragukan hubungan Ilana dan Jung hanya sekedar mendongkrak popularitas keduanya. Ilana terlihat bahagia dan tidak sedih. Begitupun dengan Jung ekspresi saat pernikahan full bahagia tidak ada penyesalan sama sekali.
Apa settingan ? Atau keduanya memang tipe manusia yang cepat move on.
Netizen mulai berpikir apa bukti itu benar. Apa kah Ilana bisa sejahat itu. Seperti arah angin yang tidak menentu Netizen menyerang Ilana namun ada juga yang mendukungnya.
Ilana menjadi artis yang sepak terjang paling mengerikan. Ilana tidak peduli dengan apapun yang dikatakan orang di luar sana termasuk fitnah Uzy yang dulunya rekan kerja.
Disaat artis yang terkena skandal bersembunyi Ilana menampakkan dirinya.
Padahal nyatanya perempuan bangsawan yang tidak diketahuinya hanya ingin membagikan momen perpisahan untuk sang manajer.
Jesica menyembur minum yang baru ia tegak ketika melihat ada sosok pria yang berada di belakang Ilana namun tak terlalu terlihat.
"APA. APA INI. "