ILANA

ILANA
27. Bukan harapan James



Ilana terbang menuju Amerika. Alex paman Ilana kapok ikut keponakan lagi. Alex tidak menyetujui kontrak manapun ia memutuskan untuk hilang saja.


Alex punya jantung yang tidak begitu kuat jadi ia tidak boleh terlalu lelah. Apalagi sampai membuat Ayu khawatir.


Hubungan Ilana dan Marcella masih begitu dingin. Keduanya tak saling menghubungi Ilana pikir itu yang terbaik.


James menutup segala akses Marcella ke putrinya. Katakan James jahat mencampuri urusan ibu dan anak. Tapi ini yang terbaik, Ilana harus baik-baik saja. Terlepas dia artis atau bukan dia juga tetap manusia ada hak Ilana untuk berdamai dan hidup.


"Why are you so busy today, sir?"tanya James.


"Sorry the music show opened in new york. I've sent someone to get the helicopter ready so after this we'll turn right"


"Aku akan mengurus disini, Pak James dan Ilana naik helikopter. " ucap Sophia.


Setelah melewati kemacetan. Mobil langsung belok ke kanan.


Ilana dan James langsung turun. Helikopter sudah di siapkan di atas gedung kesenian. Mendapat laporan dari supir Ilana mereka langsung bergerak cepat karena Ilana hampir terlambat.


Teriakan dari para pegawai gedung kantor lain dan ponsel mereka berjejer merekam Ilana yang baru saja naik ke rooftop.


"ILANAAAAA"


"HALLLO "


"ILANA"


"HELLO "


Ilana melambaikan tangan dan tersenyum ke arah mereka. Ilana menarik kaca mata ke atas hingga mengukir rambut hitam gelombang.


Vibes Ilana seperti CEO yang jam terbang harus kemana-mana.


Ilana memakai tas punggung dan outfit berwarna pink.



Gadis itu langsung masuk ke dalam helikopter dan memasang peralatan yang di butuhkan.


Hari ini Ilana banyak lari-lari dari bandara hingga ke perias yang menunggu nya. Mereka sudah bersama bahkan alat make up sudah di tangan tinggal menunggu Ilana.


Empat orang tersebut langsung merias wajah Ilana.


"Ilana bersiap "


"10 menit lagi "


Tepukkan meriah ketika Ilana berdiri di atas panggung.


"ILANAAAAA "


"ILANA"


"ILANA I LOVE YOUUU "


"AAAAA ILANA "


"Aku dengar dia sampai siang tadi, lalu langsung pergi kemari. "


"Energi cukup banyak. Aku tidak pernah melihat dia lemas. "


Di bagian Ilana menjatuhkan telapak tangan di atas panggung dengan posisi tubuh yang miring di ikuti para dancer nya yang di belakang.


James menarik rambut kasar ia menarik kerah staff.


"APA YANG KALIAN LAKUKAN. "


Orang-orang khawatir melihat tangan Ilana ke tancap kaca. Ilana tetap bernyanyi sambil berusaha melepaskan kaca-kaca yang membuat telapak tangan berdarah tanpa rasa panik.


Aira tersenyum melihat Ilana terluka. Ini memang ide nya. Ia benci melihat Ilana yang tetap bertahan di agensi.


Senyum Aira pudar ia menatap benci ke penonton yang melihat Ilana tetap bernyanyi dan profesional meski darah keluar banyak hingga ke lengannya.


Di akhir Ilana tetap berpose bersama para dancer dengan senyuman seksi. Darah meninggalkan sisa di kostum Ilana.


Tim medis memberikan pertolongan pertama pada Ilana. Tim yang lain berlari langsung membersihkan panggung yang bertabur serpihan kaca.


"Kenapa bisa begini ? Apa ada yang melakukan ?!! "


"Kita pasti terkena marah producer. "


"Kapan serpihan kaca ini ada ? "


"Aku tadi memeriksa nya tapi memang bersih. "


"Memang ada jeda 2 menit sebelum Ilana naik panggung. "


"Pak CEO marah besar. "


"Hah ? Apa ada yang memberitahukan, secepat itu ! "


"Mr.CEO menonton sedang duduk di depan. " Ketiga orang tadi menoleh melihat seorang pria tampan duduk di tengah wajah sudah tidak enak dilihat.


Mereka membersihkan dengan cepat bahkan lebih cepat dari pada kendaraan terkemuka.


"Ilana kau baik-baik saja? "Tanya James.


"Ya"


"Ilana apa ada yang terluka selain tangan mu? Dok periksa yang lainnya juga. " Kata sophia.


"Tidak hanya tangan ku saja. "


"Terima kasih atas kerja kerasnya. " Kata Ilana kepada dancer nya.


Mereka tak menghiraukan justru mereka lebih serius memperhatikan luka robek di telapak tangan Ilana.


Ilana yang paham dari tatapan mereka mencairkan suasana. "Gapapa, tenang saja. "


Setidaknya Ilana memenangkan nominasi sebagai penyanyi terbaik membawa pulang penghargaan.


Seorang pria pemilik mobil super mewah itu meletakkan tubuh Ilana di mobilnya lalu memutar dan langsung pergi. Tidak ada yang tau kemana Ilana di bawa pergi.


Pria itu mengendong Ilana sampai ke kamar hotel mewah. Ilana tidak terganggu hingga tubuh berada di ranjang lembut.


Setelah sandal dan perhiasan lainnya sudah di lepas. Pria itu berganti pakaian dan menarik selimut untuk mereka.


Dalam sinar rembulan seseorang itu membelai dan memandangi wajah Ilana. Ilana yang melihat pria yang sangat tampan sedang tersenyum padanya.


...****************...


Ilana menjual beberapa lagunya dengan total keseluruhan mencapai 125 milyar. Alasannya Ilana malas nyanyi ia cukup menyukai pekerjaan sebagai penulis lagu dan producer.


Ayu membersihkan lemari besar berisi penghargaan Ilana semua.


"Nenek selalu bangga sama kamu Ilana "gumam wanita paruh baya itu.


"Dia memang cantik sekali"


"Cucuku yang cantik. "


Ilana meletakkan semua piala nya di rumah sang nenek. Hal itu karena Ayu ingin mengabadikan kerja keras dan rasa bangga pada cucu pertama nya itu.


...****************...


James melirik ke arah jam tangan. Di bandara pria itu sudah menunggu Ilana.


"Harusnya ku jemput saja anak itu." James melangkah ia tidak bisa diam saja mungkin Ilana sudah sampai.


Langkah kakinya begitu cepat menjelajahi bandara yang luas ini. Hingga kaki tanpa sadar bertaut dengan pantofel milik orang lain.


"Maaf.. maaf kan saya.. "


Mata James membulat ketika mengetahui siapa pria yang di tabrak nya. "I.. i.. Ilana ? "


Buru-buru pengawal mendekat. "Tuan anda tidak apa-apa ? "


"Ya"


"Maafkan saya tuan. Sekali lagi saya minta maaf. "


Pria itu mengangguk lalu pergi di ikuti oleh pengawalnya.


Selama di perjalanan hingga sampai ke China James memilih diam. Ilana tak tau angin kencang apa yang di terima James tadi hingga membuatnya banyak diam. Sophia pun merasakan ada yang aneh dengan rekan manajer nya.


"Ada apa ? "


"Hah? "Beo James.


"Aneh kamu diam saja. Biasanya kamu paling cerewet di sini Nyerocos aja terus. Aku ga telat datang kok"


"Bukan seperti itu. Ada sesuatu yang kupikirkan"


"Tentang apa ? Apa sepenting itu ? "


"Ga penting juga tapi menganggu pikiranku. " Ilana dan Sophia mengangguk tak ingin melanjutkan.


James memandang lekat wajah Ilana.


Ya itu adalah papa nya. Dia mengenakan pin bunga apa dia keturunan bangsawan ? Aku ga asing dengan wajahnya. Lihat dimana ya.


James melihat pria itu memiliki wajah yang persis dengan Ilana.


Tidak pernah menjadi doa nya jika James bertemu dengan papa Ilana. Tidak perlu tes DNA mereka terlihat sama.


Bagaimana respon Ilana jika ia menceritakan ini semua ? Tentang sesuatu yang mustahil.


James berdoa jika pria itu tidak pernah menemui putrinya. Kasihan Ilana. Hidup nya benar-benar menyedihkan jika sampai pria itu harus kembali dan menemukan nya.


Meratapi nasib Ilana di ibunya salah dan di papa juga salah. Lagunya pun berbanding terbalik dengan dirinya yang menyedihkan sedang lagu yang di ciptakan tentang sindiran, semangat dan cinta. Semua lagu Ilana membangkitkan orang-orang yang mendengar untuk jadi keren dan berani.


James menutup rapat masalah ini apalagi ke Nichol. Nichol tidak tau jika artis kebanggaan itu merupakan anak dari hasil hubungan gelap.


Apa respon jika James memberitahukan jika papa Ilana bukan orang sembarangan. Bahkan nama nya masuk di internet.


Pria itu memiliki tiga orang anak dari istrinya. Namun kalau boleh jujur. Ketiga anak nya tidak ada yang mirip dengan pria itu tidak ada gen fisik yang di wariskan untuk ketiga anaknya.


Aneh sekali, Berbanding terbalik dengan Ilana akurasi yang 100% mirip. Apa karena Ilana merampok semuanya.


...****************...


Seorang pria bertubuh besar datang menghampiri Ilana. Dia adalah producer yang akan membuat video klip.


"Kupikir konsep terlalu biasa saja. Tidak ada yang menarik "


"Jadi yang menarik sekarang bagaimana ? "


"Kita selipkan unsur berhaluan negatif di video ini. "


"Maaf. Kontrak kita batal. "final Ilana. Ia sudah tau kemana arah ini.


"Loh kenapa ? Hey Ilana, popularitas akan semakin tak tertandingi. Kamu akan jadi Superstar. "


"Aku menikmati pekerjaan ku. Aku tidak berminat memacu popularitas, ku lakukan dengan perlahan. "


"Ilana hahahah kamu ini. Kamu tidak bisa hidup dengan jujur. Kamu bukan manusia suci Ilana, kamu bekerja di dunia yang semua bisa terjadi. "


"Aku tau. Tapi kontrak kita batal. Aku tidak tertarik jika harus melakukan diluar persyaratan yang tertulis. Terima kasih sudah mengundang ku. "


Langkah Ilana terhenti. "Jika berubah pikiran hubungi aku. "


Ilana keluar bersama James dan Sophia dari gedung yang berada di Amerika Serikat.


Sudah kesekian kalinya Ilana ditawarin yang tidak-tidak demi mendongkrak karir. Memang artis lain sudah melakukannya bahkan yang baru debut 4 tahun saja sudah bisa jadi queen Superstar.


Meski mereka telah berada di lajur yang berbeda Ilana menghormati selayaknya manusia. Dunia entertainment selalu punya sisi kelam para artis-artis berjuang keras untuk karir mereka apapun dilakukan.


Harapan James agar Ilana baik-baik saja. James dan Sophia menyingkirkan banyak orang sinting di balik layar untuk Ilana entah mengapa kali ini James benar-benar perhatian, sayang dan cinta pada artis kecilnya ini. Sophia yang terkenal galak dan suka bermain fisik tidak segan-segan menyiksa orang yang bermain kasar atau membentak Ilana.