ILANA

ILANA
24. Tell me about Ilana's father



Akmal mengobati luka sobek di sudut bibir Ilana ternyata lumayan besar.


"Bisa-bisanya Marcella melukai wajah 700 milyar ini. Dia bodoh atau norak sih. Apa dia iri dengan kecantikan mu."


"Apa sakit ?"Ilana mengeleng.


"Kamu itu berbahaya."


"Umm maksud paman ?"


"Iyaa, Aku pernah berdiskusi dengan yang mulia ratu. Dia bilang mas aku ga pernah liat Ilana nangis,marah,kesal dia hanya terus senyum dan ketawa..Aneh ga sih mas. Ku sarankan dia cubit kamu saja. Katanya kamu ga nangis waktu di cubit padahal cubitan yang mulia ratu itu sakit loh "


"Oh jadi waktu itu ide nya om Akmal. Om Akmal jahat banget sih "


"Salahkan Yang mulia Ratu mau-mau aja ngikut perintah ajudan. Ruby itu polos,lugu dan agak oon." Ilana terkekeh.


"Tapi sayang kan ?"


"Sayang dong. Orang punya anak banyak gitu. Om sampai gila cariin dia. Mustahil ga sayang."


"Hatimu sudah mati. Semua orang di dunia ini memuji segala aspek yang Ilana miliki. Tapi Ilana justru iri pada anak yang disayang orang tuanya. Ya kan."


"Iyaa"


"Kamu punya Andrew, Muhammad,Yang mulia Ratu, Mertuaku, dan Alex sih paling sayang sama keponakan nya. Mereka menyayangimu bahkan mantan istri Andrew juga sayang padamu. Kadang hal kecil yang bisa di hargai itu sudah cukup bikin hidup sempurna."


"Om ga sayang Ilana ?"


"Sayang dong, kamu tiap pagi om jemput supaya yang mulia Ratu nurut. Kamu kan anak om yang pertama meski kembar ada. Cuman sekarang om Akmal iri nih."


"Umm ?"


"Ilana nomor empat di hati om Akmal setelah tuhan,orang tua, Yang mulia ratu. Om Akmal nomor berapa di hatimu Ilana ? 1000 ada kali yaa."


Akmal membereskan sisa kapas. " Salah ku pakai celana putih. Pasti di omelin lagi nih."gerutunya.


"Om kok bisa tau aku disini ?"


"Ya ngeliat tadi di jendela. Kalian bertengkar jauh juga ya. Bahaya loh kalau di luar rumah takut banyak kamera yang ngebuntutin kamu Ilana."


"Kamu ga usah minta maaf sama Marcella. Dia lupa diri nanti nanti bertingkah. Biarin aja dia. Awas kamu sampai minta maaf. Om marah besar."


"Kayaknya aku akan minta jemput Pak James nanti. "


"Kamu harusnya masuk ke dalam---" Akmal teringat akan sesuatu hal.


"Apa, jangan-jangan selama ini kamu pergi tiba-tiba tuh karena -----"


Ilana terkekeh. "Iyaa begitulah. Kadang aku ga mau balik ya malas aja. Hatiku masih belum normal lagi. "


"Maafkan om ya. Harusnya om datang lebih awal. Pasti ilana ku menderita selama ini."


Akmal memeluk anak gadis nya itu. "Anakku tersayang. Sayang aku sama anakku ini."


Ilana dan Akmal melepas pelukan.


Akmal memandangi wajah Ilana lalu tersenyum.


"Kamu benar-benar putrinya. "ujar Akmal.


"Apa maksudnya ?"


"Seluruh milik papa mu memang di wariskan untuk jadi milikmu. Wajah, tubuh,kepintaran bahkan prestasi."


"Jadi wajahku ga mirip mama ?"


" BWAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHA "


"Siapa yang bilang begitu ? Marcella itu biasa aja."


"Om kenal papa ?"


Akmal mengangguk. "Aku kenal baik dengan nya. Kamu ingin bertemu aku bisa meminta nya atau kamu mau nomor telfon nya."


"Om yakin dia papa ku. Pria yang meninggalkan aku dan mama."


"Ya,"kata Akmal dengan yakin.


"S..s..s..seperti apa dia ?"


"Semua yang ada pada dirimu itu adalah miliknya. Andai dia melihat kamu dalam versi perempuan. Aku kenal dengan nya saat kami mengembangkan perusahaan bersama. Dia sangat jenius, dia juga tampan bahkan aku pria saja iri dengan visualnya,pekerja keras dan semua miliknya menjadi harga yang tak ternilai sama seperti kamu semua yang kamu pegang menjadi harga yang bernilai fantastik."


"Apa dia pernah cerita tentang kesalahan pada mama ku atau apapun ?"


"Tidak, dia juga tidak tau jika aku bagian dari keluarga ini. Aku kirim kan nomornya padamu."


Ting


"Barang kali kamu berubah pikiran. Temui saja dia jika kamu tidak sanggup datang sebagai putrinya datang saja sebagai orang lain."


"Dia memiliki tiga orang anak tapi tidak ada sepertimu."


"Ma..maksudnya ?"


"Apa menurut om dia akan menerima ku ?"


"Iyaa. Dia pasti akan menerima mu."


"Kenapa om se optimis itu ?"


"Aku yakin karena kamu tetap darah daging nya. Ada DNA asli dari nya mengalir di tubuhmu. Tapi yang jelas mundur jadi pengecut maju menemukan jawaban. Apapun jawaban nya kamu sukses...karena tidak jadi pengecut."


James menjemput sedangkan Akmal jalan pulang ke rumah mertuanya Ayu.


James memeriksa Wajah Ilana dengan hati-hati. "Untung tidak ada jadwal. Perhatikan kondisi mu terutama wajahmu ingat itu adalah Aset."


"Iyayaa. Aku lapar belikan aku makan "


"Baiklah." James melihat di kaca mobil Ilana mengedarkan pandangan keluar.


James membelikan daging panggang dan burger kesukaan Ilana. Gadis itu makan di apartemen sendirian. Joe entah kemana mungkin ia sibuk mengedit Vlog Ilana yang sudah di tunggu para penonton.


Ilana tidak ingin melakukan banyak hal ia cuman mau malas-malasan di apartemen.


...****************...


Nichol masuk mendapati istri dan bayi nya sedang menyusu.


"Hadiah dari siapa ?" Tanya Nichol.


"Ilana, katanya buat mama dan baby nya."Seru sang istri.


"Wahh mainan, ini apa ?"


"Kayaknya ini alat pijat otomatis. Mau di coba."Sang istri mengangguk.


"Enak banget mas."


"Ada suratnya, baca "kata Nichol.


Selamat atas kelahiran baby boy yang kedua. Selamat juga buat papa dan mama nya. Aku bertanya pada nenek ku apa yang di butuhkan ibu yang baru saja melahirkan. Boneka jerapah semoga baby boy suka yaa. Love you Mom Kim.


Kim istri Nichol terkekeh. "Dia lucu sekali."


"Nanti tolong sampaikan terima kasih sayang. Dia sesibuk itu masih mau loh belikan hadiah."


"Iya sayang."


Nichol pamit keluar dari kamar langkah kaki nya menuju ke ruang kerja.


Tangan bergerak mengambil dokumen bertuliskan ILANA.


"Aku mencari seorang gadis yang menyakiti Nona muda Aira "


"Ini fotonya. Dia artis mu kan."


"Ya, memang apa yang artisku lakukan."


"Dia mempermalukan Nona Muda Aira di acara fashion Paris. Aku ingin kamu menegur atau memecatnya."


"Dia punya kontrak denganku."


"Aku akan bayar kerugian. Aku dengar dia sangat kaya. Berhentikan sekarang tidak masalah kan."


"Dia penghasil uang terbanyak untukku."


"Tapi ini periode kedua nya di dalam asuhan mu. Kupikir dia tidak penurut. Mungkin saja Ilana bisa membeli agensi dalam empat tahun mendatang."


Pria itu pergi setelah berbicara dengan Nichol.


Jendela pintu mobil turun. "Bagaimana ?"


"Sudah bos. Dia akan memberi peringatan pada Ilana. "


Pria mengenakan setelan kantor lengkap itu bernafas lega.


Nichol melihat ke arah samping bingkai foto dua wanita yang Nichol cintai. Ada istrinya dan Ilana. Satu istrinya dan satu rekan kerja nya.


Istrinya begitu menyayangi Ilana. Mereka sudah seperti kakak adik sekali. Ilana juga dekat dengan keluarga besarnya. Bisa terancam posisi Nichol sebagai pewaris.


"Aku bingung"


Nichol memilih mencari tau sendiri apa yang sebenarnya terjadi dari acara fashion yang Ilana hadiri.


Aira adalah artis yang menekuni karier di bintang perfilman. Ia berada di naungan entertainment yang biasa saja. Namun fakta menarik adalah Aira merupakan putri dari konglomerat katanya orang tua berinvestasi di rumah sakit dan memiliki perusahaan properti ternama. Mereka juga memiliki tanah dengan harga yang mahal.


Aira hanya artis biasa dia sudah debut sejak usia masih 6 tahun lalu vakum kemudian kembali saat usianya 20 tahun perjalanan karir Aira sama sekali belum pernah melakoni peran utama dalam suatu drama. Tidak ada prestasi yang ia ciptakan berbanding terbalik dengan Ilana.


Setelah kejadian fashion show. Brand tersebut resmi memutus kontrak dengan Aira. Hal tersebut rupanya memicu pendapat dari banyak netizen yang membongkar sikap sang artis yang di nilai buruk selama ini.


Nichol tidak bisa menegur Ilana. Ilana jelas tidak salah. Memang kursi itu secara hormat di khususkan untuk Ilana.


Namun orang kaya pikirannya selalu rumit dan tidak masuk akal. Mungkin karena mereka terlalu kaya atau gabut.