
Ilana mengajak anak-anak untuk mengunjungi AS sebab syuting telah usai. Mereka akan berlibur dulu sebelum akhirnya pulang.
Sebelumnya Ilana sudah liburan tiga hari bersama para pemain.
Saat ini Ilana pergi mengantar teman-teman ke Bandara sekalian ia menjemput Joe dan anak-anak.
"Ilana kamu tidak pulang."
"Tidak, aku berlibur sama anak-anak"
"Anak-anak ?"
"Aku punya anak sambung, aku senang sekali tau."
"Yang kamu tunjukkan itu foto nya."Ilana mengangguk.
"Aku menunggu mereka pesawatnya tiba sebentar lagi, Aku meminta staff ku datang kesini semua juga anak-anak aku suruh libur sekolah."
"Harusnya aku ikut, huh jadwalku masih ada dan harus pulang."
Selang 20 menit mengobrol Ilana mengantar teman-teman. Hampir setahun kebersamaan mereka di berbagai negara bekerja sama agar film ini menjadi film terbaik sepanjang sejarah.
Ilana memiliki 47 orang yang bekerja untuknya 10 diantaranya berasal dari agensi termasuk Sophia dan James. Sisanya memang bekerja untuk Ilana dan Ilana sendiri yang mempekerjakan mereka.
Liburan kali ini akan berlangsung selama satu bulan penuh di AS. Sudah lama tidak ada liburan Ilana bersama Staff. Ia berdosa sekali kemarin hanya menyewakan wahana bermain seharian penuh dan libur 3 hari. Untuk itu Ilana menebusnya dengan mengajak mereka berlibur ke AS.
James sendiri tidak menyangka jika ilana begitu memperhatikan para pegawainya. Ilana begitu royal kepada mereka, belum pernah ada sepanjang sejarah pengawal mengenakan pakaian branded hanya pengawal Ilana saja.
Bagi Ilana kesuksesan selama ini tidak dapat tercapai tanpa bantuan mereka, ada yang mengurus youtube, ada yang mengurus keuangan,ada yang mengurus jadwal, ada yang terus belajar agar sepak terjang make up baru untuk nya tetap menjadi ikon dunia, ada yang mengurus pakaian, ada yang melindungi dari fans dan ada yang menjaga, ada yang memastikan ilana sampai tepat waktu dan ada yang selalu berhati-hati ketika di jalan takut Ilana terbangun. Juga ada yang selalu mengurus makan nya. Semua itu sangat di apresiasi sekali oleh Ilana.
Mereka juga foto-foto bersama untuk dibuat menjadi kenangan bahwa mereka akan selalu ada dan selamanya bersama Ilana bukan hanya sebagai rekan kerja namun sebagai keluarga.
"Mau makan gulali ?"
Joe melirik anak-anak yang malu-malu saat di tawarin Ilana. " Sudah jangan malu-malu. Kalian harusnya iya kalau mau, mumpung ada yang memberikan kalian peluang."
"Ayo. Apa kita perlu membuat yang besar ?"
"Ummm , yang besar ya kak. Aku mau bentuk bunga matahari."
"Aku mau yang biasa saja."
"Kak Ilana tidak menerima biasa saja, kita harus memilih yang luar biasa."
Ilana juga kedua anak itu,James, Joe dan sam serta saka untuk photo booth bersama seluruh staff hingga memenuhi ruangan.
Ilana menjadikan foto tersebut sebagai foto profil nya. Tak sengaja video sedang berlibur di Villa juga di rekam oleh penyintas. Video amatir meninggalkan banyak jejak dari seluruh dunia komentar dan like mereka salah fokus dengan seluruh pengawal Ilana yang kekar dan tampan juga begitu berwibawa. Video selanjutnya menampilkan salah seorang pengawal Ilana menghampiri sang penyintas agar tidak merekam apapun karena mereka sedang liburan disini terselip kata tolong dengan begitu beretika.
Ilana mengupload beberapa foto mereka di instagram salah satu berada di disneyland,villa,pantai dan mall. Ilana menyewa satu disneyland dan mall seharian penuh agar pengawal dapat menikmati tanpa harus di ganggu orang lain atau fans nya. Karena mereka berlibur bukan bekerja, melindungi Ilana sama saja mereka kerja dong Ilana ga mau itu terjadi.
Ada yang mau bos Ilana ? Komen di bawah yee hihihihi
...----------------...
2 bulan di Amerika Ilana akhirnya kembali karena jadwal sudah rampung dibuat oleh Sophia yang tidak ikut. Ilana di jemput oleh pesawat pribadi yang mengantar lebih dulu 28 orang, Ilana melambaikan tangan saat akan menaiki pesawat ia melepas topi. Ilac di Amerika ternyata sangat-sangat banyak mereka begitu antusias ingin berjabat tangan di bandara.
"Byee..byee.."
Jung melihat dari twitter video berdurasi satu menit itu memperlihatkan Ilana menaiki tangga pesawat dan lepas landas.
"Ini buruk, ilana akan pulang."Ujar manager Jung. Jung memijat kening.
"Bagaimana ini ?"
Ilana memeriksa ponsel tidak ada pesan dari Jung. "Apa ? Apa dia tidak tau jika aku pulang ?"
Mereka jarang sekali mengirim pesan atau membalas. Ilana seperti hidup tanpa kekasih.
Jung duduk di balkon rumah nya sembari mengecap wine miliknya.
'Aku baru pulang, lusa ayo kita jalan aku membelikan hadiah.'
Jung hanya melihat pesan tersebut dan tak berniat membaca atau membalas.
"Apa yang harus kulakukan sekarang ? Padahal impianku tinggal di depan mata."
Lusa.......
Ilana menemui Jung di pinggir pantai apartemen pria itu dekat dengan pantai.
"Haii"Seru Ilana. Jung berlari sembari melepas mantel.
"Kita bisa bertemu di restoran, di luar dingin. "
"Aku baik-baik saja."
"Ini hadiah untukmu."
"Tulang ?"wishbone tulang.
"Aku punya harapan, seperti tulang ini."
Jung tertawa, "Apa hubungan dengan tulang ?"
"Baiklah aku akan menyimpan nya."
"Kamu terlihat chubby makin tambah manis. Apa kamu menikmati liburan mu di New York."
"Ya, aku menunggu pesan darimu. Apa kamu tidak merindukanku ?"
"Aku hanya tidak ingin mengganggumu."
"Bohong."Ilana menginjak kaki Jung. Pria itu sedikit meringis kesakitan namun tak apa di injak sama perempuan yang ia cinta.
"Kamu ini memang diluar prediksi BMKG, biasa perempuan akan memukul manja kamu malah injak kaki ku. Setelah lama tidak bertemu kamu malah menyakitiku. "
"Aku mengirim pesan tapi kamu tidak balas apa kamu sibuk ?"
"Maaf sayang. Aku tidak punya alasan selain aku bilang maaf."
Wajah Jung berubah menjadi tegang. "Ilana ada yang ingin ku katakan padamu ?"
"Apa itu ?"
Bunyi ponsel Ilana berdering. " Sebentar aku angkat telfon dulu."
"APA ? BAGAIMANA BISA ?"
"Aku harus pergi dulu."teriak Ilana.
"Ilana aku ikut."
"Tidak usah, aku harus pergi. Kita makan malam lain kali."
"Beritau aku jika terjadi sesuatu." Ilana mengangguk. Ilana mencabut sepatu dan berlari sekuat tenaga menuju mobil.
Ilana adikmu kabur dari rumah
Sam langsung turun dan membuka pintu mobil. "Ada apa Ilana ?"Tanya Saka.
"Adikku menghilang, tolong hubungi dia. " Sam langsung mengambil ponsel Ilana.
"Apa kita harus mencari di suatu tempat ?"tanya Saka sebagai supir.
"Aku tidak tau teman-teman nya atau tempat favorite nya. Bagaimana ini ?"
"Ilana apa kamu tidak berpikir ini hanya jebakan keluargamu ?"Tanya Sam lagi.
Ilana terdiam sejenak, "Rasanya tidak, sudah hampir satu tahun dan aku sudah memperingatkan keluargaku."
"Ini kali pertama adikku seperti ini ? Dan aku kesal karena aku ga tau harus kemana."
"Ada id Louis ?"
"Coba cari di catatan Sam,sepertinya ada."
Ilana memiliki dua ponsel satu pekerjaan dan satu lagi untuk keluarga nya. Dan dua-dua nya kadang di pegang Sam atau Joe tapi akun di pegang oleh James.
"Sepertinya ponsel ketinggalan. Ponsel masih di rumah Marcella."
"Ya tuhan Louis jangan buat kakak takut. Semoga kamu baik-baik aja."
"Dia pasti baik-baik aja Ilana, adikmu sudah besar dia pasti bertahan."ucap Sam
"Sekarang bagaimana Saka, menurutmu aku harus bagaimana ?"
"Tidak ada yang bisa dilakukan Ilana, kita kembali ke apartemen saja."
"Kita hanya berkeliling tanpa arah."
"Aku ingin sekali mencari adikku, tapi aku ga tau. HIKS HIKS HIKS HIKS HIKS HIKS aku bingung aku kesal dan aku marah aku tidak bisa melakukan apapun untuk mencari adikku. "
"Ilana tenanglah, aku akan mengirim orang mencari teman-teman Louis. Louis sepintar dirimu, dia akan selalu mengingat pesan kakaknya. Jangan khawatir, dia tau tentang dunia ini karena kamu yang mengajarkan nya."
"Iya Ilana Sam benar, kita pulang ya. "
"Baiklah."
Ilana tidak tau harus berbuat apa namun pulang itu lebih baik dia harus istirahat daripada mondar-mandir tak tau arah ilana harus berpikir cerdas dan bertindak. Gegabah hanya akan membuat semuanya kacau.
Saka dan Sam menemani Ilana sampai ke pintu apartemen.
"Siapa disana ?"Saka bergegas menghampirinya. Laki-laki dewasa meringkuk di depan apartemen nya.
Kawasan apartemen mewah dengan luas 7 hektar dihuni oleh seluruh pegawai Ilana bahkan keamanan menggunakan kepintaran teknologi sehingga tidak mudah bagi orang asing memasuki kawasan apartemen Ilana.
Jadi bagaimana pria asing di masuk.
"Siapa kau. !"Saka menarik baju pria itu.
"L.. Louis ?"
"Kakak "Lirihnya.