
Ilana bergegas pergi ke Paris mengisi acara untuk sebuah perayaan yang besar dan megah. Untuk itu Ilana membawa para dancer nya ke Paris mereka hanya punya waktu tiga minggu untuk latihan.
James datang menghampiri Ilana. Ilana mendekat setelah di panggil oleh manajer.
"Aku harus pulang dulu."
"Paspor sudah bawa." James mengangguk.
"Sudah. Semuanya aman. Aku hanya pergi dua hari. Aku janji akan kembali secepatnya. "
"Gapapa, aku bisa ke London sendirian. Kita sudah menyusun jadwal aku bisa lakukan sendiri. "
"Aku membeli oleh-oleh untuk keluargamu sudah dibawa. " James mengangguk lagi.
"Terima kasih."
"Pergilah, pesawat menunggu. " James mengangguk. Pria itu memperbaiki topi lalu keluar berlari. Hingga Ilana tak dapat melihat punggung besar James.
Anaknya sedang sakit, meski istrinya rajin mengabari tapi tetap saja rasa cemas sebagai orang tua. Akhirnya James meminta izin dua hari.
Sedangkan Ilana tiba di Paris di dampingi oleh 17 pengawal nya jadi ia akan aman saja disini. Paparazi menyambut kedatangan Ilana.
"Ilana foto dulu."
"Oh boleh "
CKREK
CKREK
CKREK
CKREK
CKREK
"Terima kasih Ilana "
Ilana menunduk kepala dan melambaikan tangan."Sampai jumpa lagi." Enam mobil mengiring Ilana pergi dari bandara.
"Ok, let's practice again " para dancer kemudian berdiri lagi untuk mengambil bagian mereka.
"One.. two.. three.. four five six seven eight nine ten "
Tiga minggu kemudian...
ILAC sudah berdiri di belakang garis polisi mereka sudah menanti Ilana di sekitar jalan yang akan di lalui Ilana. Sekitar tiga jam yang lalu lintasan jalan sudah di padati ILAC, antusias ILAC membludak mereka menanti sang idol keluar. Ilana akan di tampil dari pukul 8-10 malam Ilana akan menyanyikan 20 lagu terbaiknya non-stop.
Ilana memasang beberapa atribut lainnya. Ini kali pertama baginya ia akan bernyanyi sambil terus berjalan tanpa henti. Joe, Sophia dan James datang melihat penampilan terhebat Ilana.
"Ilana bersiap " Ilana berdiri dan keluar.
Di atas meja rias terdapat kertas hasil print sebuah denah jalan.
Jalan sudah di sterilisasi kan. Selama empat jam jalan di sterilisasi setelah acara tadi siang. Dan sekarang adalah pestanya.
Sederet artis juga ikut meramaikan. Mereka juga ikut merekam penampilan Ilana di Paris. Banyak artis dunia datang ikut menyaksikan penampilan Ilana. Ratusan Kamera ponsel menyala dan lightstick milik Ilana.
Pengunjung Paris bertambah 10 kali lipat karena Ilana.
#CrazynightwithUIlana
Tepuk tangan meriah ketika lagu milik Ilana mulai terdengar. Tidak ada yang tau kapan Ilana sampai tau-tau dia sudah berada di tengah para dancer.
"ILANA... ILANA.. ILANA... I LOVE YOUU "
"I LOVE YOU ILANAAA "
"ILANAAAA "
Di 5 lagu pertama Ilana menampilkan berganti pakaian yang sudah di kenakan. Jadi pakaian Ilana berlapis-lapis dan sepatu sudah di bawa oleh dancer.
Ilana selalu bisa membuat mata tertuju padanya. Ilana memakai perhiasan seperti cincin dan anting sambil melakukan dance yang di buat Ilana di dalam koreografi bersamaan. Lalu perubahan penampilan Ilana setelah di kerumbuni oleh dancernya ia keluar sambil meroda.
"WHAT'S UP PARIS."
Pertunjukkan terakhir Ilana bernyanyi lalu di tidurkan di atas carpet putih penuh dengan bunga-bunga.
Suaranya di ajungi jempol sangat bagus dan bersih. Ia menjadi seorang dewi yang begitu cantik diatas pembaringan nya.
Ilana akhiri pertunjukkan dengan bergandengan tangan seraya menundukkan kepala di ikuti oleh dancer nya.
"Thank you Paris "
...****************...
Dari festival di Paris. Followers Ilana bertambah mencapai 44 juta followers.
Ilana tidak dapat beristirahat karena lusa ia harus mengelar pidato. James dan Sophia telah menyusun pidato yang harus Ilana bacakan nantinya. Pukul 4 pagi pesawat Ilana sudah lepas landas ke London.
Ilana menduduki posisi pertama selama lima tahun terakhir sebagai artis yang berpengaruh untuk ekonomi dunia.
"Setidaknya pesawat ini lebih baik. Untuk bekerja "kata Ilana sambil melihat desain interior pesawatnya.
Hanya pesawat biasa di buat senyaman mungkin untuk Ilana. Ilana memakai ini bukan sekedar bergaya-gaya namun juga bagian dari kebutuhan pekerjaan nya.
Sesampainya di London Ilana langsung di arahkan ke penginapan yang sudah di pesan.Rupanya ada beberapa wartawan yang memotret nya ketika tiba di bandara. Untungnya mobil Ilana di izinkan masuk ke tempat landasan pesawat.
Ilana will give her warm welcome.
^^^Ilana has arrived safely in London. Get ready for the big day with a welcome welcome from artist Ilana**^^^
Foto buram yang menampilkan Ilana masuk ke dalam mobil sontak mengundang komentar positif orang-orang. Ilana masih sempat melambaikan tangan ke arah wartawan yang menunggu kedatangan nya.
Keesokan harinya..
Penata rias pribadi Ilana sudah mendandani Ilana sebagus mungkin. Ilana telah berpakaian lengkap dengan syarat tidak terbuka, pakaian sopan Rok yang dikenakan di bawah lutut dan bajunya tidak mengundang perhatian.
Pakaian ini di bawa terus oleh James sewaktu Ilana berada di Dubai dan di siapkan oleh desainer yang bertugas merancang pakaian Ilana untuk acara di Amerika dan London.
"Tinggal kita tata rambutnya "
Ilana hanya mengerai rambutnya ke belakang dan dibuat bergelombang kemudian di jepit dengan jepitan bunga berwarna biru.
Tiga mobil sudah sampai, seluruh masyarakat yang hadir menyambut Ilana. Ilana keluar dari mobil dan langsung berjabat tangan.
"Hallo "
"Hallo Ilana "
"Aku merasa terhormat sekali bisa datang kemari. Terima kasih sudah mengundang ku. "
"Tentu Ilana. Susah menyesuaikan dengan jadwal mu. "
"Maaf. Tapi kami berusaha semaksimal mungkin. Aku benar-benar sangat tersanjung bisa di berpartisipasi dalam acara ini.Ini bagaikan mimpi untukku. "
"Hallo Ilana " Sapa seorang pria yang bukan kalangan kerajaan. Mungkin pejabat saja.
"Hallo " Ilana membalas dengan menjabat tangan. Hal itu sontak mendapat lirikan.
Ilana mengerti atmosfer agak lain. "Maafkan aku. Jika aku melakukan kesalahan. Aku gugup sekali. "
"Ilana kamu ini lucu sekali. Tidak apa kami mengerti dengan kesibukan mu yang padat kamu tidak punya waktu belajar mengenai etika kerajaan. Tidak apa-apa nak. "
"Kamu sudah begitu sopan dan baik. Apa setelah pidato kita berkeliling. "
"Anda bersungguh-sungguh ? Apa boleh ?"Ilana menutup mulutnya. Astaga ia salah lagi menaikkan suaranya.
" Maafkan aku. Aku antusias. Karena aku benar-benar menyukai sejarah. Maafkan aku. "
"Hahahah Ilana.. Ilana.. Ilana tidak apa-apa. "
Ilana berdiri di belakang jajaran orang penting. Ia tidak tau harus apa.
Sejujurnya aku tidak mengerti tentang kenegaraan atau acara yang melibatkan banyak orang-orang penting. Aku terbiasa hidup di keramaian,berbicara kasar,menulis lagu,tidur. Rasanya saat disini aku merasa tertekan. Bahkan tidak ada angin sama sekali. Apa bangunan ini terlalu tinggi. Tidak............. masa iya angin pindah ke bawah saja.
Ilana di persilahkan berpidato. Ia dengan lantang dan jelas mengatakan di hadapan ribuan orang tentang pentingnya pemerhatian terhadap anak-anak sebagai hari peringatan anak-anak sedunia pada tanggal 1 Juni. Ilana menegaskan bukan cuman anak-anak wanita yang sedang hamil, atau sedang menyusui namun lansia pun juga harus di perhatikan.
#International.Children's.Day
Waktu 25 menit pidato Ilana digunakan olehnya sebaik mungkin. Ilana berharap pidato nya dapat menggerakkan orang-orang agar mau peduli pada anak-anak, wanita dan lansia.
Wartawan memotret Ilana dan anggota penting lainnya sedang berkeliling memperkenalkan pada Ilana bangunan bersejarah.
Keesokan paginya Ilana harus terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia menempuh waktu yang cukup panjang yakni 13 jam 15 menit.
3/4 waktunya ia berada di pesawat. Ilana akan datang mengisi acara yang digelar oleh platform belanja online dan tahun ini Ilana menerima undangan sebagai Brand Ambassador disana sekaligus ada undangan dari salah seorang pebisnis kaya disana untuk berkeliling rumahnya.
Kritikus mengkritik pakaian Ilana saat berpidato dua hari di negara X yang lalu karena dianggap menarik perhatian dan terlalu cantik hingga Ilana justru menjadi pusat perhatian. Dan beberapa kritikan lainnya juga mengomentari seperti ketawa Ilana yang terlalu lepas juga wajah yang lelah begitu terlihat.
ILAC dan kritikus saling berperang di media sosial mereka tidak terima. Ilana sudah melakukan sebisanya manusiawi jika artis 27 tahun itu lelah. Mereka menilai tidak manusiawi seseorang begitu terlihat dari etika dan tidak ada moral.
"Ya susah dong orang cantik di dandanin biasa aja ya tetap cantik. Kok protes sih aneh ! "
"Namanya orang suka yang cantik yang indah masa ga boleh. Orang-orang emang gila kadang-kadang. "
Begitulah tanggapan Ilana sambil membaca komentar kritikus jahat
Ilana merasa dia sudah melakukan yang terbaik. Kalau soal dia terlalu cantik dan pakaian yang menarik perhatian memang Ilana bisa apa. Kalau cantik ya cantik saja. Untuk apa di buat jelek namanya ga bersyukur dong.
Di suatu mansion mewah terdapat sebuah ruangan yang begitu gelap namun mewah. Ruangan itu di isi dengan barang-barang mengerikan dan aneh.
Seorang wanita yang sangat di hormati dunia itu berdiri di depan sebuah kursi besar berwarna merah yang tidak mendapat sinar matahari dan gelap. Semua jendela di ruangan itu memang tidak pernah dibuka sejak 7 abad selama bangunan ini telah berdiri.
"Ada apa anda memanggil saya tuan ?"
"Energi Ilana menusukku hingga aku hampir musnah."
Wanita itu terdiam dan bingung.
"Kenapa kalian membawanya kemari. ?"
"Tuan anda mungkin sudah mendengar jika Ilana adalah pemengaruh lebih dari siapapun. Rakyat mulai tidak kondusif karena korupsi dan Pernikahan Pangeran Ellio. Mereka merencanakan kudeta."
"Pastikan dia tidak menginjakkan istana atau tempatku berada."
"Aku mengerti. Maafkan aku Tuan."
"Tapi jika aku boleh tau kenapa Ilana.Tuan."
"Wilayah ini tiba-tiba seperti api. Ilana membakar semua lahan ini. Ketika aku menyerang tubuhku di musnahkan. "Kata suara mengema itu.