
Ilana pergi berjalan dengan seorang teman menjelajahi negeri kincir angin.
"Biar aku pasang tulip untukmu. "
"Aku lusa akan ke Jepang ? "
"Kenapa lebih awal ? "
"Manager ku yang minta. Apa aku harus menunda. "
"Tidak. Aku merasa kita baru bertemu dan harus berpisah lagi. "
"Hahahah kakak apa syuting masih lama di Belanda. "
"Kalau tidak ada masalah semua akan lancar. "Ilana mengangguk.
"Kamu bisa tunggu disini ? "
"Hah " Pria itu tersenyum lalu pergi meninggalkan Ilana.
Ilana memainkan kakinya menunggu teman pria yang ia panggil kakak itu kembali.
"Hey "
Ilana menoleh ke belakang lalu ke samping.
"Kakak "
Laki-laki itu berjongkok membawa buket bunga dan cincin.
"Ini kali pertama ku menginginkan seorang perempuan ada di hidupku. Aku menyukai mu sejak kamu kecil. Lalu pertama kali aku bertemu waktu kamu menjadi bintang tamu reality show,juga kita pernah camping bersama dan sekarang bertemu kamu lagi karena kita di negara yang sama. Di hamparan bunga tulip yang indah ini maukah kamu menerima ku. Ayo berpacaran lah denganku ? "
"Kakak sangat menyukai karir. "
"Uang ku sudah cukup aku bisa menjaga mu dengan baik. "
Pria di hadapan merupakan senior Ilana. Meski berbeda agensi, laki-laki OLD MONEY punya kepribadian yang Ilana sukai merupakan keluarga chaebol tidak akan miskin hanya karena laki-laki di hadapan Ilana ini berhenti menjadi aktor.
"Aku tidak memaksa mu. Dulu aku pernah bilang aku menyukai dan kupikir kamu menganggap cintaku sebagai rasa kagum. Aku menyukai mu begitu lama. "
"Aku menerima. "Ilana lantas mengambil bunga dan memeluk pria berusia 32 tahun itu dengan erat.
"Aku senang sekali.. aku senang sekali. Aku begitu mencintaimu gadisku. "
Sempat di rumor kan dengan lawan main, Ilana tidak tau jika hati aktor 32 tahun ini berlabuh padanya selama ini.
"Ada seorang perempuan yang sangat ku kagumi meski dia lebih muda dariku tapi aku begitu menghormati nya. Dia jauh lebih dari pada aku. " ujar laki-laki itu.
Wawancara terlihat jelas mengarah ke lawan main. Untuk pertama kali sang aktor membahas tentang percintaan. Semua pernyataan mengarah ke lawan main tapi sang aktor masih bungkam.
"Aku tidak tau apa itu cinta kakak. Tolong ajari aku ya. Aku memiliki perasaan kagum padamu karena kamu keren dan berbakat. Kamu juga baik dan peka sekali. Tolong cintai aku selalu ya kak. "
"Tanpa kamu minta aku akan selalu menjaga mu, menyayangimu. "
"Aku tidak tau hari ini tiba rasanya ingin ku deklarasikan hubungan kita. "
"Aku tidak menyangka ada pria yang menyukaiku. " Laki-laki itu mencubit hidung Ilana.
"Siapa yang tidak menyukai mu nona manis. Banyak laki-laki tergila-gila olehmu. "
"Aku benar-benar menyukai hari ini. Bersamamu dengan segala keindahan yang ada. Bersama Ilana perempuan yang bisa membuatku menolak semua wanita cantik. Kamu sudah menaklukkan hati ku sejak dini. Pintar sekali. "
Setelah seminggu berada di Belanda. Ilana dini hari tadi pergi menuju negeri Sakura yang akan menjadi pemberhentian konsernya. Jepang akan mengadakan empat hari konser bersama Ilana.
Amsterdam ke Jepang ga semudah itu. Dari benua Eropa kembali ke benua Asia. Ilana membutuhkan waktu 14 jam 15 menit.
Mestinya runtutan negara harus selesai namun mereka harus menyesuaikan dengan acara fashion week dan acara manggung Ilana lainnya. Rencana tour ini sudah di persiapkan setahun lamanya meliputi mempersiapkan lokasi,merchandise, stamina Ilana, kostum, mix lagu, koreografi yang pasti harus ditambah,properti untuk konser, melatih para dancer dan pemesanan lainnya agar konser berjalan lancar.
Presentase Ilana di berbagai negara memang berbeda-beda ada yang begitu menyukainya ada juga yang biasa saja. Hingga agensi sudah tau berapa banyak tiket yang mereka harus jual.
Sampai di Tokyo, Ilana bersama para dancer dan manajer langsung menaiki mobil yang sudah menunggu mereka.
Tiba pukul 3 pagi. Para wartawan telah menunggu Ilana turun dari jet pribadi yang membawanya.
Ilana melambaikan tangan menyambut para wartawan yang sudah menunggunya.
Ilana tiba lebih awal tiga hari lagi konser di gelar dengan membawa 27 lagu dengan penjualan tertinggi di Jepang.
Jepang akan menjadi lautan ILAC yang akan menjadi negara ke 12 dengan presentase Ilana tertinggi diminati. Jepang berhasil. menambah hari konser genap 4 hari sebab Ilana mengeluarkan lagu barunya sebelum memulai konser tahun lalu yang bermakna sindiran. Lagu tersebut menjadi trending youtube selama 21 hari tanpa bergeser sama sekali.
"LOOK AT US, LETS GO ILAC"
Karena ini adalah konser terakhir Ilana membuatnya se meriah mungkin.
Panggung kembali mengelap ketika Ilana perlahan turun. Ilana berlari dan langsung berganti pakaian. Di panggung ada 15 dancer nya yang sedang tampil.
"Marcella.A."
"Ibuku mengirim pakaian ini? "
James menghampiri. "Aku tidak tau, tapi ini untuk penutupan. "
"Bagaimana bisa kamu tidak tau. Siapa yang menerima kan nya ? "
"Sophia " Ujar James.
Tatapan Ilana berati sekali ke James. James langsung paham maksud dari tatapan itu.
"Aku akan mengurusnya. Aku akan cari pakaian lain yang bisa kamu gunakan. "
Setelah empat menit memperbaiki make up dan berganti pakaian Ilana langsung lari ke atas panggung untuk bernyanyi selanjutnya.
Ilana sedang menghibur fans di atas panggung lain halnya dengan perias yang memandangi pakaian milik desainer Marcella.
"Mungkin dia kurang suka. Namanya artis bisa sesuka nya kan. "
"Ilana ? dia ga seperti itu. Bahkan pakaian lokal tetap dia pakai. "
"Ya, kalau ga suka berati ga di bayar kali. "
James sibuk mencari kostum untuk penutupan nanti. Sophia masuk ke ruang tata rias.
"Mr.James sedang apa ? " James mendongak dengan wajah kesal. Dasar perempuan tidak berdosa ini bikin kesal saja. Gara-gara dia Ilana hampir saja marah.
"Ini semua gara-gara kamu. Sekarang bantu aku cari kostum penutupan. " Sophia mengangguk saja.
Sophia menahan sakit akibat cengkraman James di pergelangan tangan.
"Apa kamu lupa ini milik siapa ? "
Sophia membuka mulut lebar-lebar ia mengerti alasan James begitu marah padanya pakaian yang di buang ke arahnya adalah milik Marcella.
Ilana sedang tidak mau berurusan dengan Marcella ibu kandung nya.
"Mr.James maaf aku ga tau. Aku ga perhatikan dengan benar. "
"Renungkan kesalahan mu ini. Hampir aja Ilana marah. Lain kali terima dengan teliti. Ini hanya pakaian kalau barang curian. Aku akan memecat mu. "
"Maaf.. maaf.. maafkan aku. "
James berlalu meninggalkan Sophia.
Ilana menggunakan bahasa Jepang dengan lancar saat berkomunikasi dengan para fans nya.
"Hallo semuanya ini malam yang sangat berati untukku. Bersama kalian di hari terakhir dan konser terakhirku. Terima kasih sudah datang. Ini akan jadi kenangan terindah untukku. Dukungan kalian selalu membuatku semangat membuat karya terus. "
"Bagi yang tadi berhasil dapat tiket makan. Selamat aku ucapkan sekali lagi. Nikmatilah hari baik itu makan bersama orang yang kamu inginkan dan berbahagia lah seharian itu. Ajaklah siapapun orang yang kamu sayang dan kamu hargai untuk bersama mu. "
Spesial kali ini Ilana membagikan 20 tiket makan di restoran mewah seharian penuh maksimal membawa 10 orang.
"Karena sudah lewat di menit terakhir kita harus membuat kenangan Photo time" Di bagian photo time Ilana menyebut dengan begitu seksi.
Ilana menoleh ke samping. "Tunjukkan kekuatan Ilac, kita akan tampil keren. "
"Let's Go guys. " Para dancer naik ke atas panggung.
"1... 2... 3..."
"ILAC Mana suaranya "
Ckrek.. ckrek.. ckrek.. ckrek
...****************...
James meng-upload di akun instagram pribadi Ilana yang berisikan foto-fotonya ILAC selama tour di berbagai negara. Di rangkum sesuai jadwal tour Ilana.
Ilana dan Joe seperti biasa mereka akan berburu lagi dan lagi destinasi dan makanan di Jepang.
Untuk kali ini Ilana tidak akan membuat konten youtube karena tubuh nya begitu lelah. Ilana hanya ingin menikmati makan nya tanpa kamera atau wawancara apapun.
Sam dan Saka bodyguard setianya turut mengikuti Ilana mengelilingi Tokyo.
"Saka tolong foto kan saya"
"Baik Ilana. "
Joe menahan Saka. "Sebentar. Aduh Ilana rambut kamu itu kusut. Ini pakai pelembap bibir. Kamu habis minum itu. Sam, ini di bersihkan dong keringat Ilana. "
"Photo aja repot, padahal ga akan ku upload. "
"Jelas Ilana, setiap sudut kamera selalu ada aja. Jadi tampil maksimal itu penting. "
"Gimana sih artisnya makan pinggiran ramen, fans nya makan di restoran mewah " celetuk Joe.
Ilana melirik dengan tajam. "Udah ga usah makan. "
"Eh.. eh.. jangan dong. Kan aku cuman bilang. Bener kan tapi. "
Seorang pemotret amatir menangkap Ilana sedang makan bersama para pengawal di kedai kecil.
Hal itu sukses mengundang like dan komentar dari ILAC Jepang betapa bangga nya mereka melihat idola mereka yang begitu rendah hati dan mencuri perhatian Ilana mengunjungi kedai yang menjual makanan halal.
Hingga detik ini Ilana masih membungkam beberapa biodata seperti agama, orang tua, dan keluarganya. Juga keturunan apa dirinya.
Pesawat Ilana sudah terbang kembali ke negara asalnya. Ilana memotret foto dirinya bersama dengan dua pilot yang mengantar ia ke berbagai negara Ilana menulis ucapan Terima kasih tanpa bantuan kalian aku bukanlah apa-apa. Kalian hebat dan keren,Aku sangat mencintai kalian semua. lalu di slide berikutnya juga foto para para pramugari dan pramugara juga staff.
Ilana berterima kasih sekali kepada semua orang yang turut membantu.
...****************...
"Foto itu mirip Ilana ? "
"Ahh begitukah. Padahal aku ingin mengedit seperti artis ini. "
"Paman pasti ingin mengorbankan orang lain lagi. Pakai foto Ilana saja. "
"Apa kau tidak waras ? Ilana rambut tidak hitam. Sekarang warna rambut biru. "
"Kenapa paman takut dia tidak semahal itu ? "
"Presiden menutupi jamuan makan malam Ilana dengan Raja ***** ******* jika sampai pemerintah menyinggung dia habis paman."
Aira pergi dengan wajah kesal.
"Kenapa perempuan murahan itu begitu di hormati! Aku makin membencimu Awas kamu! "
"Dasar perempuan gila ! Aku akan membunuhmu Ilana. Orang-orang akan tau kalau kamu tidak sesempurna yang mereka pikir. "