I Will Be The New Me

I Will Be The New Me
Pengumuman: Curhat Author



YANG SUDAH MENGIKUTI I'LL BE THE NEW ME SAMPAI SEJAUH INI, TERIMAKASIH BANYAK.


MUNGKIN GA SEMUA DARI KALIAN MAU BACA INI. TAPI GAPAPA LAH YA, AUTHOR MAU MENUANGKAN PIKIRAN BIAR GA STRESS.


Sebelum banyak yang salah paham, author mau jelaskan sedikit ya.


SEKALI LAGI, AUTHOR JELASKAN, CERITA INI PUNYA BANYAK KONFLIK DAN TIDAK DIPERUNTUKKAN BAGI MEREKA YANG SUKA ALUR SECEPAT GLEDEK.


AUTHOR SAMA SEKALI TIDAK BERNIAT MEMANJANGKAN EPS UNTUK MENCARI KEUNTUNGAN KARENA SELAMA TIGA BULAN LEBIH AUTHOR HANYA MENGHASILKAN 10 RIBU RUPIAH SAJA.


Alasan author membuat cerita panjang dan berkelit adalah karena AUTHOR MAU PENGGAMBARAN TIAP KARAKTER ITU JELAS. misal Karakter A dalam narasi author dijelaskan dia licik, sadis, dingin. Karakter B lugu, polos, tapi cerdik. KALAU CUMA DIJELASKAN LEWAT NARASI TAPI TIDAK DIPERLIHATKAN DALAM ALUR, apakah kalian puas? Dari mana dia dianggap licik dan sadis? Dari mana dia bisa dianggap cerdik? Bagaimana dia bisa dianggap cerdik kalau tidak menunjukkannya dalam suatu kasus? Tentunya mereka butuh konflik untuk memamerkan sifat atau penokohan karakter itu dong, iya kan? DARIPADA ADA BANYAK PLOT HOLE (KURANGNYA PENJELASAN YANG BIKIN ALUR KELIHATAN BOLONG), mending author jelaskan detail tiap masalah biar tiap karakter author punya waktu masing-masing untuk bersinar. Supaya kalian nggak mengenal sifat karakter hanya karena "katanya author" tapi kalian jadi bisa nilai sendiri mereka itu bagaimana.


Author sayang sama tiap karakter yang author buat. Demi mempertegas perwatakan mereka, author rela mikir banyak konflik supaya kalian juga mengerti mengapa dalam narasi, author menyebutkan dan menjelaskan bahwa karakter A licik, karakter B cerdik, dan karakter C bermuka dua. Author sangat ingin membuat mereka itu kelihatan lebih hidup.


Kita sendiri aja tujuan hidup sampai detik ini sebenarnya cuma untuk Beribadah kepada Tuhan, tapi lihat sendiri kan seberapa banyak konflik yang kita alami? untuk mencapai suatu tingkat ketaatan pada Tuhan aja kita perlu dikasih jalan berkelok-kelok dulu. Gimana? masuk logika?


Selain itu, author sedang mencoba membuat karya yang dipenuhi strategi dan tanda tanya. sebenarnya author sejak awal mau reader mengerti PLOT TWIST dari karya ini. Tapi sepertinya author gagal. Tidak semua dari kalian mengerti cara pandang author dan itu merupakan salah satu kegagalan bagi seorang penulis.


Author juga butuh semangat.


Terima kasih buat kalian semua yang baca karya dan pesan author ini... Tanpa kalian, author tidak akan semangat sampai detik ini.


Terserah kalau mau ada yang berpendapat bahwa author gampang tersinggung, mudah marah, bodoh, dll. Kalian bebas berpendapat, tapi setidaknya, kalau tidak suka, ya gapapa tinggalkan begitu saja.


Saran diterima, tapi kalo cuma mau bilang "KARAKTER BODOH", "TERLALU BERBELIT-BELIT", simpan sendiri aja ya. Itu kurang membangun semangat seorang author.


Ga semua reader mengerti ke-estetikan cerita ini bagi penulisnya 😚


Buat kalian yang selalu mendukung author, terimakasih banyak sebanyak-banyaknya, author sayang kalian semua.


Mari berdamai🥰