
...Ujian bertahan hidup hari pertama....
Seluruh tim pun sudah masuk ke dalam hutan Angleleaf secara bergantian. Sementara itu, terlihat sekilas si pengkhianat sudah berada didalam hutan, berdiri diatas batang pohon yang cukup tinggi. Si pengkhianat itu memakai jubah hitam dengan topeng iblis untuk menyembunyikan identitasnya.
Hideshiro sudah mengetahui bahwa si pengkhianat itu sudah bergerak untuk mengincar murid-murid perempuan keturunan bangsawan. Hideshiro mencoba untuk masuk ke dalam Hutan Angleleaf, namun..
"Tunggu sebentar, Hideshiro."
Kepala Sekolah, Tzegyr, datang menepuk pundak Hideshiro dari belakang. Hideshiro sedikit terkejut dengan Kepala Sekolah Tzegyr yang mencegatnya untuk tidak masuk ke hutan Angleleaf.
"Kepala Sekolah, Tzegyr???"
Sementara itu disisi lain. Kita beralih kedalam hutan Angleleaf. Semua tim sudah mulai menyebar di area hutan Angleleaf. Meski mereka semua baru saja masuk ke hutan Angleleaf, monster-monster liar berukuran cukup besar sudah menunggu kedatangan mereka.
Terlihat tim dari Hiroki, Akizumi, Evelyn, dan Shiori yang sudah dihadang oleh 2 monster, yaitu monster kelabang dan monster ular berukuran raksasa. Wajah Shiori pun seketika pucat ketika melihat 2 monster itu berada didepannya dan siap untuk memangsanya.
"M-m-m-m-monster??!!!" Shiori teriak ketakutan.
"Shiori. Jangan takut begitu. Tidak akan sakit bila kita dikunyah secara cepat oleh dua monster itu kok.." ucap Evelyn dengan wajah datar, ia sama sekali tak bergetar melihat 2 monster yang sudah siap memangsa dihadapannya.
"Evelyn?? Jangan mengatakan yang aneh-aneh disituasi begini dong!!!" Shiori semakin ketakutan lalu bersembunyi dibelakang Evelyn.
"Untuk seukuran monster sebesar ini hanya mendapat satu point. Mereka itu benar-benar pelit, astaga.." ucap Akizumi sembari menggaruk-garuk rambutnya yang tidak gatal.
Namun, Hiroki berjalan 3 langkah didepan Akizumi, Evelyn, dan Shiori. Hiroki memasang raut wajah cukup bersemangat.
"Biar aku saja yang mengalahkan dua monster ini, Psychal Controller : Movespeed Punch!!!!"
Hiroki meningkatkan kekuatan fisiknya menjadi 3 kali lipat, hal itu ditandai dengan sekujur tubuh Hiroki yang mengeluarkan hawa panas hingga mengeluarkan asap tipis.
Hiroki melompat cukup jauh ke atas 2 monster tersebut, lalu memukul 2 monster tersebut hanya dalam 1 kali pukulan kuat, "Buaghh!!!!!"
"Brukkkk!!!!" Monster kelabang dan monster ular ambruk ke tanah. Namun Monster ular kembali bangkit dan mencoba untuk menyerang balik Hiroki.
"Psychal Controller : Dynamite Shoot!!!"
Hiroki meningkatkan kekuatan kakinya lebih kuat 5 kali lipat. Melompat kembali ke hadapan monster ular raksasa itu, lalu menendangnya hingga terlempar cukup jauh menabrak beberapa pohon dibelakangnya.
"it's Easy.." ucap Hiroki dengan semangat yang membara.
• Hayakawa Hiroki.
- Kekuatannya adalah Physical improvement atau peningkatan fisik.
Hiroki dapat meningkatkan kondisi fisiknya dengan menjadi beberapa kali lebih kuat dari manusia normal. Selain itu Hiroki juga bisa meningkatkan kecepatan pergerakannya.
Shiori menghembuskan nafas lega setelah dua monster raksasa itu berhasil dikalahkan oleh Hiroki dengan cukup mudah. Evelyn hanya diam mengamati sekitar.
"Baiklah!! Ayo kita segera mencari area yang bisa digunakan untuk mendirikan sebuah tenda!" ucap Hiroki.
"Hiroki. Aku sarankan jangan terlalu menggunakan kekuatan penuh. Akan sangat bahaya bila tim lain mengincarmu saat kondisimu sudah lelah.." ucap Evelyn.
"Tenang saja. Itu bukan kekuatan penuhku! Ayo kita lanjutkan perjalanan! Sudah lumayan kita mendapatkan dua point!" ucap Hiroki.
"Memang sebenarnya sejak awal bertarung dengan monster itu tidak diuntungkan dalam hal point. Tapi kalau monster itu tidak dikalahkan, malah akan terus-terusan mengejar. Ini sedikit berat.." ucap Akizumi.
"Akizumi, jangan mengeluh!" ucap Hiroki.
"Sejak awal memang aku tidak ada niatan untuk mengikuti ujian seperti ini.." ucap Akizumi dengan nada malas.
"Woy!!! Jangan begitulah woy!! Aku juga ingin lolos ke ujian selanjutnya!!!" ucap Hiroki dengan nada tinggi, ia cukup kesal dengan Akizumi yang mencoba tidak serius.
Sementara itu disisi lain. Terlihat Tatsuya dengan semangat yang membara berhasil membunuh belasan monster raksasa dengan kekuatan apinya.
"Flame Smash!!!" Tatsuya mengalahkan beberapa monster yang menghadangnya dengan pukulan api beruntunnya, "Fire Ball!!!" Tatsuya juga melesatkan bola api raksasa ke beberapa monster di sekitarnya. Dan dalam sekejap Tatsuya berhasil mengalahkan belasan monster raksasa.
"Monster-monster raksasa ini bahkan tidak bisa dianggap latihan.." ucap Tatsuya
• Nishihara Tatsuya.
- Kekuatannya adalah api.
Tatsuya dapat menciptakan api sesuka hatinya.
Keiko dan Helena sedikit terpukau dengan kekuatan Tatsuya, sementara Manabu sedikit kesal dengan Tatsuya yang tampil keren dihadapan Keiko dan Helena. Manabu juga mengakui bahwa Tatsuya adalah orang yang kuat, mesti ia begitu sulit untuk mengakuinya.
"Hybrid Mode.."
Keiko berubah menjadi manusia setengah kelinci. Ia mundur beberapa langkah kebelakang untuk melakukan ancang-ancang, setelah itu Keiko berlari kedepan dengan sangat cepat lalu melompat jauh ke salah satu monster raksasa berbentuk ular.
"Super Rabbit Shoot!!!"
"Bruakkk!!"
Keiko berhasil menumbangkan 1 monster hanya dalam 1 kali tendangan kuatnya. Monster ular yang Keiko kalahkan pun mati.
"Jangan remehkan kelinci imut sepertiku!!"
• Ashikawa Keiko.
- Kekuatannya adalah Rabbit / Kelinci.
Keiko bisa berubah menjadi manusia kelinci, bahkan bisa melakukan apa yang kelinci lakukan.
"Kami No Yoso : Kogeki!!!"
Helena menciptakan ribuan lembar kertas putih lalu membentuk puluhan benda tajam. Tanpa basa-basi, Helena melesatkan serangan kertas tajam itu ke arah monster raksasa harimau, "Jleb!! Jleb!! Jlebbb!!!"
"Jangan remehkan pelayan pribadi Nona Evelyn! Aku bukanlah pelayan biasa!" ucap Helena dengan tegas.
• Helena Gloria.
- Kekuatannya adalah kertas.
Helena bisa menciptakan ribuan lembar kertas lalu memanipulasi kertasi tersebut menjadi bentuk sesuai yang diinginkannya.
"Leopard Mode On!"
Manabu berubah menjadi manusia setengah Leopard. Manabu berlari dengan cepat begai Leopard yang asli. Kemudian Manabu melompat ke arah monster raksasa gorila.
"Leopard Claws!!!"
Manabu menyerang monster raksasa gorila tersebut dengan cakaran leopard mematikan.
"Yeahh, rasakan itu gorila jelek!!!" teriak Manabu.
Disisi lain Hutan Angleleaf. Terlihat Julian yang membekukan 5 monster dihadapannya dalam sekejap. Beberapa bagian tubuh Julian juga ikut membeku, namun hanya lapisan luar saja yang membeku.
"Monster-monster ini menganggu saja.." ucap Julian yang nafas mulutnya mengeluarkan asap karena suhu tubuhnya yang terlalu dingin.
Silvergraft Julian.
Power: Cold Temperature.
Julian bisa menciptakan suhu dingin. Bahkan karena suhu yang ia ubah terlalu dingin, hal itu pun membuat dirinya bisa menciptakan es serta membekukan lapisan luar lawan dengan es.
"Hebat sekali, Julian!"
"Ya, kau dapat membekukan monster itu dalam sekejap mata!"
Mata Nanako dan Mio berbinar-binar ketika melihat Julian yang berhasil membekukan 8 monster dengan kekuatan es nya.
"Kau ini diam-diam mengerikan juga, Julian. Namun mengalahkan banyak monster hanya memberikan point yang sedikit, itu sedikit percuma. Ayo kita kalahkan tim lain untuk memperoleh seratus point pertama kita.." ucap Ushijima.
Puluhan Drone sudah bergerak ke hutan Angleleaf untuk mengawasi tim-tim yang sedang melakukan ujian bertahan hidup. Hari pertama dimulai, semua tim sudah dibuat cukup kesulitan oleh para monster, meski monster-monster itu dapat dikalahkan dengan mudah.
Point sementara untuk kelas A.
Tim Hiroki : 2 Point.
Tim Tatsuya : 25 Point.
Tim Nanako : 8 Point.
Tim Hikari 7 Point.
Tim dari Hikari, Mei, Niichi, dan Frank juga berhasil mengalahkan 7 monster yang mencoba menghalangi jalannya. Oleh karena itu, mereka mendapatkan 7 Point.
B E R S A M B U N G