Heavenly Titania

Heavenly Titania
Chapter 1 - New Story.



Perkenalkan namaku Einingger Akizumi. Umurku baru saja menginjak 16 tahun. Saat ini aku sedang berada di Kota Wintergrass, Provinsi Westness Highway, yang dimana satu kawasan dengan Ibukota Kerajaan Euthoria, yaitu Kota Westness.


Aku memilih tinggal di Kota Wintergrass karena menurutku lingkungan disana cukup cocok denganku, meski Lokasi Academy berada di kota tetangga, yaitu Kota Lost Hawk dan harus menaiki kereta dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit, aku sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu.


Untuk kekuatanku sendiri.. adalah..


Itu bukan urusan kalian.. mengerti?


...****************...


Akizumi adalah sosok pemuda berambut hitam, berkulit kuning langsat dengan tatapan mata yang khas.


Sudah beberapa hari Akizumi berada di Provinsi Westness Highway. Akizumi tinggal di penginapan, tepatnya disalah satu kota di Provinsi Westness Highway, yaitu Kota Wintergrass. Akizumi dikenal oleh masyarakat Kota Wintergrass sebagai sosok yang rendah hati, murah senyum, dan ceria.


Di setiap paginya, Akizumi selalu menyempatkan aktivitas jogging dengan tujuan untuk meningkatkan ketahanan fisiknya. Dan ditengah-tengah aktivitas joggingnya itu, Akizumi selalu melihat beberapa masalah yang timbul dari orang-orang disekitar, terutama di gang tempat penginapannya berada.


Akizumi yang tak tahan melihat beberapa masalah yang ada di lingkungannya pun berinisiatif untuk membantu mereka yang sedang kesusahan. Seperti halnya, menolong seorang nenek dengan membawakan barang belanjaan yang terlihat cukup berat, membantu paman kedai untuk merenovasi papan nama, bahkan membantu seorang anak yang tersesat dengan mencari keberadaan orang tuanya.


Walau dalam kurun waktu singkat Akizumi pindah ke Provinsi Westness Highway, terutama di Kota Wintergrass, Akizumi sudah dikenal sebagai sosok positif dan disukai oleh sebagian banyak orang.


~


Hari ini adalah hari dimana Akizumi sebagai murid pindahan memasuki Academy. Academy yang akan dimasuki Akizumi ini bernama Westness Highschool Academy. Academy yang dikenal elite, bahkan sebagian murid yang belajar disana telah diakui sebagai sosok yang sangat kuat.


Dari tempat tinggal Akizumi sekarang menuju ke Academy, ia harus menaiki sebuah kereta yang bertujuan ke Kota Lost Hawk, tempat dimana Westness Highschool Academy itu berada.


Hari ini Akizumi mengenakan seragam Academy berwarna hitam dan celana hitam sembari mengenakan sebuah jaket hodie berwarna hitam, dan tas yang berada di punggungnya juga berwarna hitam.


"Hari pertama diriku sebagai murid pindahan masuk ke Academy, ya.."


Saat ini Akizumi telah berada di stasiun untuk menunggu kedatangan kereta. Sesekali dia juga meminum minuman kaleng yang baru saja ia beli di mesin minuman yang berada di stasiun.


Akizumi menoleh kanan-kiri. Dia tampak memperhatikan sesuatu disekitarnya.


"Tampaknya tidak ada murid lain yang tinggal di Kota Wintergrass. Tidak ada orang lain selain diriku sendiri yang mengenakan seragam dari Academy ini." ucap Akizumi.


Beberapa saat kemudian, kereta pun akhirnya telah datang di stasiun. Pintu kereta terbuka secara otomatis, dan Akizumi pun langsung memasuki kereta tersebut bersama dengan beberapa orang yang dibelakangnya. Setelah semua orang telah memasuki kereta, pintu kereta pun otomatis tertutup.


Di dalam kereta, Akizumi melihat ada beberapa bangku yang kosong dan duduk disalah satu bangku yang kosong tersebut. Lalu, Akizumi mengambil sesuatu dari saku celananya, Akizumi mengambil sebuah kalung merpati lalu mengenakannya. Sekilas Akizumi tersenyum melihat kalung merpati yang baru saja ia kenakan.


"Entah kenapa aku sangat malas memasuki Academy hari ini. Apa sepertinya aku bolos saja ya? Sepertinya bolos dan jalan-jalan di Ibukota adalah sesuatu yang menarik-"


"Tidak! Kau tidak boleh bolos!" Tiba-tiba saja seorang perempuan dengan rambut panjang berwarna hitam menyauti ucapan Akizumi. Perempuan itu duduk tepat dibangku disebelah Akizumi. Sekilas, perempuan itu mengenakan seragam yang sama seperti Akizumi.


Dengan spontan Akizumi melihat ke arah perempuan yang menyauti ucapannya tersebut, "Siapa perempuan ini? Dari seragam nya dia berada di satu Academy yang sama sepertiku, tapi tampaknya dia masih tidak menyadari seragam yang aku pakai karena aku mengenakan jaket." batin Akizumi.


"Sayang sekali karena kau harus bolos Academy. Padahal kau bisa belajar banyak di Academy agar menjadi sosok yang sangat kuat!" ucap perempuan itu dengan cukup bersemangat.


"Aku bolos atau tidak itu bukan urusanmu." Akizumi pun berdiri dari bangkunya dan hendak berpindah ke bangku kosong yang lain.


"Apa aku wajib menjawab pertanyaanmu itu?"


"Ya. Kau wajib menjawabnya. Mungkin aku akan melaporkan hal ini kepada gurumu kalau aku tahu nama dan asal Academymu.."


"Entahlah. Aku lupa dengan namaku dan nama Academy ku sendiri. Maafkan aku, senpai.." jawab Akizumi sembari tersenyum.


Beberapa saat kemudian. Kereta pun sudah sampai di stasiun Lost Hawk. Lalu Akizumi dan perempuan itu pun turun secara bersamaan. Akizumi memasang wajah kesal karena harus turun di tempat yang sama dengan perempuan yang suka ikut campur urusannya itu.


"Oi, kau turun di Kota Lost Hawk juga, ya? Apa kau adalah murid Westness Highschool Academy? Karena di Kota ini tidak ada Academy lain selain Academy itu!!" Perempuan itu mulai mencurigai Akizumi.


Akizumi pun merasa bingung harus menjawab apa dan berfikir untuk mencari-cari alasan yang tepat.


"Oi, jawab!"


"Hehehe.." Akizumi tertawa kecil sembari mengelus-elus kepala bagian belakangnya, "Maaf Senpai, sepertinya aku salah turun dari kareta. Aku akan menunggu kereta berikutnya."


"Senpai? Jangan panggil aku senpai. Namaku Mizukami Hikari, aku adalah anak dari Pahlawan Kerajaan Euthoria, Frederick!!" ucap perempuan itu yang bernama Hikari, ia juga mengaku anak dari Pahlawan Frederick.


"Anak dari Pahlawan Kerajaan, Frederick? Aku tidak salah dengar ?" Pikir Akizumi.


"Bagaimana, kau pasti terkejut kan kalau aku ini putri dari Pahlawan Kerajaan? Kau pasti sangat ketakutan! Demi menjadi sosok pahlawan seperti Ayahku, aku harus bersikap tegas dan menindak murid-murid yang tidak disiplin sepertimu!"


Tanpa basa-basi, Hikari menciptakan sebuah lingkaran energi, lalu mengambil sebuah pedang dari dalam lingkaran energi tersebut.


"Aku akan memberimu hukuman karena mencoba untuk membolos.."


"Gawat! Apa dia berencana menyerangku dengan kekuatan penuh?!" batin Akizumi.


"Rose Sword : Irregular attacks!!!" Hikari langsung melesatkan tebasan jarak dekat ke arah Akizumi disertai dengan terciptanya bunga mawar berduri yang mengarah ke Akizumi.


"Gawat!!! " Akizumi sedikit merasa panik.


Lalu, secara tanpa sengaja, tangan kanan Akizumi mengeluarkan sebuah kilatan hitam dan langsung menahan tebasan pedang Hikari hanya dengan satu cengkraman tangannya.


"Huh?"


Hikari benar-benar terkejut setelah melihat Akizumi berhasil menahan tebasan pedang nya hanya dengan satu cengkraman tangannya.


Melihat hal itu, Akizumi pun langsung bergerak beberapa langkah kebelakang dan berlari sekencang mungkin menjauh dari Hikari.


"T-tidak mungkin. Dia benar-benar menahan serangan pedangku hanya dengan satu tangkapan tangannya saja. Rose Sword adalah teknik pedang orisinil yang kubuat. Bahkan beberapa guru di Academy juga sudah mengakui kehebatan dari teknik pedangku ini. T-tapi anak itu.."


Hikari berpikir keras kenapa Akizumi bisa menahan serangan tebasan pedangnya.


"Aku juga belum pernah melihat anak itu di Academy sebelumnya. Siapa sebenarnya dia?"


B E R S A M B U N G