FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 8



* * *


''Hah tidak....'' jawabku kikuk.


''Aku bermaksud mengambil bulu mata yang terjauh di situ....'' jelas ku sambil menunjuk kearah yang aku juga tidak tahu.


Aku pun langsung kembali ke posisiku dan jujur saja saat ini jantungku berdetak tidak karuan.Aku merasakan panas di wajahku secara mendadak.


''Oh tuhan ....tolong kendalikan perasaan yang aku rasakan sekarang....''bisik ku dalam hati.


''Nona.Apa kamu baik-baik saja...?'' tanya nya,membuyarkan pikiran ku.


''Tentu saja iya.Aku baik-baik saja....'' jawabku terbata-bata.


Tiba-tiba tangannya menyentuh kening ku dan sontak saja aku kaget dan langsung menyingkirkan tangannya.


''Apa yang kamu lakukan?'' tanya ku.


''Wajah Nona memerah,,saya khawatir anda demam.....'' jelasnya.


''Tidak aku baik-baik saja....'' jawabku mengalihkan perhatiannya.


''Excuse me.....'' seru salah seorang pramugari.Dia memberikan kami menu makan siang.


''Lunch menu....'' tuturnya. Sambil meyiapkan beberapa menu makan siang kami hari ini.


''Kalian pasangan yang sangat serasi '' ujar pramugari itu.


''Kami bukan sepasang kekasih....'' jawab daniel terkekeh.


''Oh.I'm sorry..'' dia meminta maaf sambil tersenyum.


''Enjoy your lunch....''tuturnya kembali sambil berlalu meninggalkan kami.


Aku pun langsung menyantap menu makan siang hari ini untuk mengalihkan pembicaraan kami tadi.


''Nona....! Pelan-pelan saja makannya,nanti tersedak....'' ucapnya.


''Makanannya enak.Jadi aku bersemangat dan sangat menikmatiny....''jawabku mencari alasan.


''Baik lah.Selamat menikmati.. ''timpalnya sambil tersenyum.


Aku pun merasa kekenyangan karena menghabiskan semua makanan yang tersedia.Sampai akhirnya aku pun tertidur pulas setelah menghabiskan makanannya.


''Nona bangun, kita sudah sampai...'' suara daniel membangunkan ku dari tidur.


''Benarkah.....??'' balasku.


''Iya sebentar lagi kita landing...'' jawabnya.


Aku pun langsung membereskan tasku dan memakai jaket. Aku tidak sadar ternyata daniel sudah memakai Blazer yang terlihat casual.Sepertinya pas aku tertidur dia memakainya,di tambah short beanie hat yang iya kenakan,semakin menambah kegantengan nya.


''Nona apa kamu tidak bawa syal....? ''tanya nya kembali.


''Tidak.Aku melupakan itu....'' jawabku singkat.


Kemudian dia mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya dan itu syal berwarna army. Dia pun langsung mengalungkannya padaku.


''Di Korea sekarang suhunya dingin....'' tuturnya sambil membenarkan syal yang iya kenakan padaku.


Deg....deg....deg....


Jantungku kembali berdetak tidak karuan. atas perlakuan Daniel sekarang padaku.


''Mari nona silahkan.....'' ucapnya sambil berdiri.


Kami pun sampai di Korea dengan selamat dan langsung menuju mobil yang sudah menunggu kami di area depan bandara.


''Tuan Kim Do Hyun ....'' ujar seorang pria yang menjemput kami.


Daniel pun langsung mengangguk dan langsung mempersilahkan aku untuk mengikuti pria tersebut.


Ternyata dia supir yang akan mengantarkan aku dan Daniel. Dalam perjalanan aku pun penasaran kenapa pria tadi memanggil daniel dengan sebutan Kim Do Hyun.


''Ehem.....!! Daniel....'' panggilku.


''Ya nona....'' jawabnya.


''Kenapa pria tadi panggil nama kamu Kim Do Hyun?'' tanyaku penasaran.


''Oh itu nama asli saya.Sebagai warga negara korea nona...'' jelasnya.


''Jadi aku harus panggil kamu dengan nama apa?'' tanyaku.


''Daniel saja...'' jawabnya singkat.


''Baiklah....'' timpal ku.


Aku pun menikmati suasana baru.Ternyata korea begitu indah,banyak gedung-gedung pencakar langit dan aku sangat menikmati perjalananku. Sampai-sampai aku tidak menyadari ternyata kami sudah sampai di tempat yang kami tuju.


''Nona kita sudah sampai....''ujar Daniel.


Aku pun langsung turun dari mobil yang mengantarku dan melihat secara seksama suasana tempat tinggal aku selama di Korea.


''Mari nona ikuti saya ..'' perintahnya.


Aku pun mengikuti arah dia melangkah. Ternyata daddy menyiapkan apartemen yang sangat mewah untuk aku tinggali selama disini. aku pun tidak pernah membayangkan hunian yang akan aku tinggali semewah ini.


Betapa terkejutnya aku melihat pemandangan yang indah yang bisa di lihat dari apartemenku.Terlihat sungai yang sangat cantik.


''Itu namanya Sungai Han....'' ujar Daniel mengagetkanku yang sedang asik melihat pemandangan dari balik jendela.


''Aku menyukainya.....'' jawabku.


''Syukurlah kalau nona menyukainya....'' ujarnya sambil tersenyum.


''Selamat datang Nona.Perkenalkan nama saya Jang Jae Hwa...'' tuturnya.


seorang wanita yang umurnya sekitar 40 tahunan.Dia tengah berdiri tepat di belakang Daniel.


''Dia siapa?'' tanyaku pada Daniel penasaran.


''Dia yang akan menjadi pelayan di sini.Dia akan datang pada pagi hari dan pulang pada sore hari....'' jelas Daniel.


''Kenapa dia tidak tinggal bersamaku saja disini??? Apartemen ini sangat luas untuk aku tinggal sendirian......''


''Karena itu permintaan Tuan David.Supaya nona mendapatkan privasi yang lebih banyak...''lanjut Daniel.


''Terus aku di sini sendirian....?'' tanyaku penasaran.


''Ya....Itu yang di minta oleh tuan ....'' tutur daniel.


Aku pun menggelengkan kepalaku.Bisa-bisanya daddy membiarkan aku tinggal sendirian di apartemen seluas ini.


''Kalau begitu saya permisi untuk pulang...'' ucap ajumma. (Panggilan untuk seorang membantu pekerjaan kita di rumah)


''Baik lah.Anda bisa kembali besok pagi....'' balas Daniel.


Ajumma itu pun berlalu pergi meninggalkan kami berdua dalam keheningan.


''Kalau begitu saya juga permisi nona.Selamat beristirahat.....'' ujar nya.


''Apa...?'' jawab ku setengah teriak.


''Iya.Saya permisi....'' jawabnya bingung.


''Kamu akan pergi kemana?'' tanyaku.


''Saya tinggal di apartemen yang lainnya nona....'' jelasnya.


''Tidak bisa.Aku tidak mau tinggal di sini sendirian...'' pinta ku.


''Tapi nona.Ini adalah perintah dari tuan David....'' Daniel coba menjelaskan.


''Aku tidak mau.Disini terlalu luas bagiku.Aku takut tidur sendirian disini....'' balasku pelan.


''Baik lah kalau begitu saya akan menunggu nona di sini sampai nona tertidur.....'' jawabnya.


''Tidak bisakah kamu tinggal di sini saja?? Di sini ada terdapat banyak kamar.Kamu bisa tinggal di sini,pilih saja salah satu...'' paksa ku.


''Maaf nona.Saya tidak bisa melakukannya,itu harus dengan persetujuan tuan David....'' jawabnya sopan.


''Baik nanti aku akan menghubungi daddy dan minta kamu tinggal disini....'' tegas ku.


Dia pun terkejut mendengar apa yang aku ucap kan barusan.Aku pun langsung bergegas masuk ke kamarku dan berniat untuk mandi.


''Giselle....Bisa-bisanya kamu meminta dia untuk tinggal di sini.Berdua sama kamu,apa sebenarnya yang ada didalam fikiran kamunsekarang hah....??'' bisik ku dalam hati.


Setelah selesai mandi aku langsung menghampiri Daniel di ruang TV.Aku melihat dia sedang sibuk dengan laptopnya.


''Nona....'' serunya kaget melihat aku sudah berdiri di sampingnya.


''Kamu sedang mengerjakan apa???'' tanyaku penasaran.


''Ada beberapa berkas yang harus saya selesaikan....'' jelasnya.


Aku kemudian duduk di sampingnya dan melihat apa yang iya kerjakan. Sampai Akhirnya aku mengantuk dan tertidur di kursi. Melihat itu Daniel langsung menggendong ku untuk memindahkan ku ke kamar.


Aku merasa nyaman saat berada di pangkuannya.Badannya begitu wangi dan kekar begitu hangat.Namun saat dia mencoba menidurkan ku di atas,kasur aku tersadar dan bilang....


''Bisakah kamu tidur di sini....'' tanpa aku sadari aku mengucapkan kalimat itu.


Dia pun diam seketika.


''Tidak bisa nona.Saya harus pulang....'' jawabnya.


''Kalau begitu saya permisi.....'' lanjutnya.


Dia pun berlalu pergi meninggalkan ku,namun aku langsung mengejarnya dan menarik tangannya.


''Aku takut tidur sendirian...'' tutur ku.


''Ini melanggar aturan yang di berikan tuan David pada saya....'' jawabnya.


''Sekarang atasan kamu disini itu aku,bukan ayahku.....'' jawabku tegas.


''Tapi nona....'' dia coba menjawab.


Dan secara tiba-tiba aku memeluk dia.


''Jangan pergi.....'' isak ku.


Dia hanya terdiam mematung karena secara tiba-tiba aku memeluknya.