
***
Seminggu setelah kedatangan teman-teman Ku ke rumah.Daniel mengajak Ku jalan-jalan ke sungai Han.Kebetulan hari ini,Aku juga sedang libur Kuliah.Jadi,Aku pun langsung mengiyakan ajakkan nya.
Pagi-pagi sekali,Daniel sudah datang menjemput Ku.
"Gisele......" serunya di lantai bawah.
Aku pun langsung menghampirinya,meskipun dengan handuk masih berada di atas kepala Ku.
"Oh,sayang kamu sudah datang...."
"Tentu saja,Aku ingin membuatkan sarapan untuk kita berdua." balasnya.
"Sungguh? Wah Aku senang mendengarnya."
"Ya udah,Aku mau menyiapkan semuanya.Sebaiknya kamu cepat ganti baju dulu.Setelah itu,kita sarapan bersama." jelas nya.
Aku pun langsung masuk kembali ke dalam kamar dan bersiap-siap.Setelah selesai,Aku pun langsung turun ke bawah untuk menghampiri Daniel.
"Sayang,apa yang kamu buat?" tanya Ku penasaran.
"Aku membuat telor orak-arik,roti panggang sama salad sayur."
"Kedengarannya enak,"
Aku pun langsung duduk dan melihat makanan yag sudah tersajin di atas meja.
"Sayang,apa yang masih kamu kerjakan.Cepatlah,Aku sudah tidak sabar untuk menikmatinya."
"Sebentar,Aku sedang mempersiapkan buah-buahn untuk nanti di sana."
Tidak lama Daniel pun,bergabung dengan Ku.Kami berdua pun sarapan pagi sama-sama.
"Gimana?" tanyanya.
"Ini enak,Aku sangat menyukainya.Apalagi di tambah sama keju."
"Kamu tidak lihat,dari tadi Aku tidak berhenti mengunyah saking enaknya." lanjut Ku.
"Aku tahu itu," ucapnya sambil tersenyum.
***
Setelah selesai sarapan,Aku dan Daniel pun langsung berangkat.Karena perjalanan yang cukup jauh.
"Haruskah kita menginap saja di apartemen kamu nanti?"
"Kenapa tiba-tiba?"
"Aku ingin menghabiskan waktu berdua sama kamu." balas nya.
"Baiklah,Aku tidak keberatan dengan itu.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh,akhirnya kami pun sampai di tempat yang sudah kami rencanakan.
Tapi sebelum itu,Aku dan Daniel mampi ke mini market yang ada di sana untuk membuat ramen,membeli beberapa cemilan dan minuman.
Kata dia,makan ramen di dekat sungai Han,rasanya akan lebih nikmat.Jadi,Aku hanya bisa mengiyakan apa yang dia katakan.
Setelah di rasa apa yang kita butuhkan semuanya sudah terbeli.Kami pun langsung menuju taman untuk menikmati ramennya.
Untungnya Daniel membawa tikar lipat untuk kami duduk.
"Wah,cuaca hari ini sangat bagus dan cerah." ucap Daniel tersenyum.
"Kita tidak salah,hari ini memutuskan untuk pergi ke sini."
"Tentu saja," timpalnya.
Aku dan Daniel sama-sama menikmati ramen yang sudah kami buat tadi di mini market.Setelah menghabiskan nya,Aku pun bersantai sambil tiduran di pangkuan Daniel.
"Apa dulu kamu sering pergi ke sini dengan mantan pacar kamu?" tanya Ku penasaran.
"Ya bisa di bilang begitu."
"Apa yang biasa kalian lakukan saat berada di sini? Aku sangat penasaran,ceritakan pada Ku."
"Tidak banyak,kami hanya jalan-jalan di sekitaran sini dan makan ramen saja."
"Em,begitu."
"Kenapa? Kenapa kamu tiba-tiba sekali menanyakan itu sekarang?" tanya nya balik.
"Tidak ada,Aku hanya penasaran saja." timpal Ku.
"Serius?" tanya nya.
"Aku hanya penasaran saja.Sekarang kamu terlihat baik-baik saja.Padahal,tempat ini pasti mengingatkan kamu sama mantan kamu." lanjut Ku.
"Dia hanya masa lalu Ku dan sekarang sudah menjadi mantan Ku.Itu saja," balasnya.
"Aku putus dengan dia,ya karena memang kita sudah tidak saling mencintai satu sama lain." lanjutnya.
"Benar sekali.Aku setuju dengan itu,"
"Kita tidak bisa menempatkan mantan kita di pusat hidup Kita." lanjut Ku.
"Benar sekali,bagaima hubungan kita dengan masa lalu kita.Yang terpenting sekarang adalah kebahagian kita kedepannya seperti apa."
"Aku sangat bahagia bisa bertemu dengan kamu." lanjutnya sambil menatap Ku.
"Terima kasih,telah mengatakan itu pada Ku."
"Kenapa menatap Ku seperti itu?" lanjut Ku.
"Kamu cantik," ucapnya tersenyum.
"Aku sudah sering mendengar kamu mengatakan itu pada Ku."
"Itu kenyataannya."
"Oh iya,terus bagai mana hubungan kamu sama Chan sekarang? Aku melihat ada perubahan baik di antara kalian berdua."
"Seperti kamu lihat,sekarang Aku berteman dengan dia.Ya memang saat pertama kami bertemu,malah terjadi kesalah pahaman di antara kami."
"Aku senang mendegarnya." balas Daniel.
"Sejujurnya,sebelum ke pindahan Ku ke rumah yang sekarang.Kak Chan,pernah mengungkapkan perasaannya pada Ku."
"Benarkah?" tanya Daniel terkejut.
"Iya."
"Hanya saja,Aku hanya menganggap dia sebagai teman dan senior saat di kampus saja.Aku tidak mempunyai perasan lebih dari itu terhadapnya." lanjut Ku.
"Dia pasti sedih saat mendengarnya." ucap Daniel.
"Tapi kan,nggak baik juga kalau Aku tidak bicara.Aku tidak ingin seolah Aku memberinya harapan untuk hubungan kami kedepannya."jelas Ku.
"Bagaimana,kalau sebelum kamu bertemu dengan Ku,kamu lebih dulu bertemu denganya.Apa kamu akan menyukainya?" tanya Daniel.
"Aku akan tetap menyukai kamu."
"Kalau tidak bertemu Aku dan Chan,kamu malah bertemu laki-laki lain?" tanya nya kembali.
"Jawabanya akan tetap sama.Aku akan menyukai kamu."
"Itu sudah menjadi pilihan Ku.Tidak akan ada yang bisa merubah keputusan Ku." lanjut Ku.
"Wah,ternyata pacar Ku begitu romantis." ucap nya sambil memeluk Ku.
"Habisnya kamu terus menanyai Ku seperti itu.Padahal kamu sudah tahu jawabnnya." timpal Ku.
"Terima kasih,untuk hari ini.Aku sangat senang bisa menghabiskan waktu Ku berdua sama kamu." ucap nya sambil mengelus rambut Ku.
"Katakan seperti itu,lebih sering pada Ku."
Aku pun melepaskan pelukannya dan langsung mencium Daniel lebih dulu.
****
Setelah pulang dari sungai Han,kami pun memutuskan untuk menginap di apartemen Ku yang dulu.
Sambil menunggu Daniel yang tengah keluar membeli minum.Aku pun langsung mandi dan berganti pakaian.Untung saja,waktu itu Aku tidak membawa semua pakaian Ku ke rumah baru Ku.Masih ada tersisa beberapa pasang baju di dalam lemari.
Tidak lama kemudian,terdengar suara pintu yang terbuka.Aku pun langsung keluar,karena itu pasti Daniel yang baru saja kembali.
"Apa kamu sudah mandi?" tanya nya melihat kedangan Ku.
"Tentu saja,mana bisa Aku tidak mandi malam ini.Yang ada nanti pas tidur Aku tidak akan bisa terlelap.Untung saja,di lemari masih ada beberapa pasang baju.Jadi Aku bisa menggantinya dengan itu." jelas Ku.
"Oh iya,tadi pas Aku mau naik ke sini.Aku tidak sengaja melihat Chan tengah bersama wanita."
"Di mana?" tanya Ku penasaran.
"Di parkiran,tampaknya mereka sedang tidak baik-baik saja.Karena yang Aku lihat mereka seperti sedang bertengkar."
"Itu mungkin kak Sora," timpal Ku.
"Bukan,Aku tahu wajah mantan tungannya itu.Tapi sepertinya wanita lain," jelas Daniel.