FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 32



***


Pagi harinya seperti biasa Aku melakukan aktivitas seperti biasanya.Hari ini,Aku tidak di antafkan oleh Daniel,melainkan sama kak Al.Dia bilang dia ingin tahu tempat kuliah Ku di Korea.


Sesampai nya di depan gerbang sekolah kak Al langsung ke luar mengikuti Ku dari belakang.


"Kak Al,apa yang kamu lakukan?" bentak Ku saat mengetahui dia mengikuti Ku.


"Apalagi,Aku ingin tahu tempat kuliah mu seperti apa," timpal nya.


"Ya ampun kak,"


"Kakak itu,nggak boleh masuk ke area kampus Ku,karena kakak bukan mahasiswa si sini." lanjut Ku.


Kak Al langsung menghentikan langkahnya dan terdiam sejenak.


"Kenapa lagi dia sekarang? Malah mematung seperti itu," ucap Ku melihat tingkah kak Al.


"Gisele," tutur nya.


"Apa?"


"Ternyata di kampus kamu banyak perempuan yang menarik perhatian Ku." timpal nya.


"Ya ampun kakak,kamu apa-apaan sih.Udah ah,kamu pulang aja sana.Jangan buat Aku malu deh," ucap Ku sambil mendorong nya.


"Ya ampun,kamu nggak senang banget lihat kakaknya senang sedikit aja."


"Ya udah lah kalau begitu." ucap nya pasrah.


"Ya bukan kayak gitu kak,ini tuh di kampus.Bukan di cafe,"


"Kalau tidak,kakak tanya sama Daniel saja,di mana tempat yang sering di kunjungi oleh cewek-cewek gitu.Atau nggak kakak ikut kencan buta gitu."


"Oh iya ya.Kenapa Aku nggak kepikiran seperti itu yah.Ya udah lah,kalau begitu kakak mau langsung ketemuan sama Daniel."


"Tapi,ingat jangan ajak Daniel kencan buta juga."


"Tentu saja tidak,gimana sih kamu.Nanti yang ada kamu malah marah sama kakak.Ya udah yah,kakak pulang duluan,nanti pulang nya biar Daniel saja yang jemput." ucap kak Al langsung berlalu meninggal kan Aku.


"Ya ampun,sekalinya ketemu pasti aja ribut," ucap Ku pelan.


Aku pun langsung melanjutkan perjalanan Ku menuju kelas hari ini.


***


Setibanya di dalam kelas Aku langsung menghampiri Aeri yang sudah datang lebih dulu.


"Aeri......!" seru Ku sambil melambaikan tangan.


"Oh,Gisel," ucap nya sambil membalas lambaian tangan Ku.


Aku pun langsung menghampirinya dan duduk di samping Aeri.


"Gimana,orang tua kamu udah sampai?" tanya nya.


"Tentu saja,kemarin sore mereka baru sampai."


"Syukurlah.Kamu pasti langsung menghabiskan waktu dengan mereka,sampai-sampai Aku kirim pesan sama kamu,belum di baca sampai saat ini." tutur nya.


"Iya,maaf yah."


"Tidak apa-apa,lagian Aku juga memakluminya." balas Aeri.


"Oh iya,kamu sudah mendengar berita soal kak Chan itu ngga?"


"Ah masalah itu,kebetulan Aku sudah melihatnya di TV beberapa hari yang lalu."


"Ngomong-ngomong,tadi kata siswa di sini tunangan nya itu,satu sekolahan sama kita,"


"Benar kah?" Aku pura-pura terkejut dengan apa yang di katakan Aeri.


"Ya Aku juga belum yakin,soalnya selama Aku di sini,belum pernah tuh melihat wanita yang ada di berita itu." lanjut Aeri.


"Sudah lah,lagian itu bukan urusan kita juga kan."


"Iya juga," timpal nya.


Hari ini,Aku mengikuti kelas seperti biasanya.Kelas hari ini hanya mengulas tugas yang pernah di berikan dosen sama kami.


Sekitar satu jam,kelasnya pun berakhir.Aku dan Aeri pun langsung menuju mini market sekolah untuk membeli minuman.


"Enak nya kita makan di mana yah?"


"Ya udah kalau gitu kita ke Cafe yang dekat fakultas hukum itu.Aku dengar di sana ada cafe yang bagus." ajak Aeri.


"Ya udah,"


Aku dan Aeri pun langsung keluar dari mini marketnya dan langsung berjalan menuju tempat yang di maksud Aeri.


"Tempatnya jauh nggak sih?" tanya Ku.


"Paling 200 meteran lagi kita sampai." timpal Aeri.


"Ya ampun,Aku sudah kelelahan ini."


"Semangat,sebentar lagi kita sampai." ucap Aeri memberikan semangat pada Ku.


***


Akhirnya kami pun sampai di Cafe yang dia maksud tadi.Dan ternyata benar saja,di sini banyak terdapat Cafe yang bagus.


Aku pun langsung masuk ke salah satu cafe yang ada di sana.Kami pun langsung memesan menu untuk makan siang kami hari ini.


"Oh iya,Aku belum cerita sama kamu,"


"Cerita apa?" tanya Aeri langsung menatap Ku.


"Ternyata yang ke sini berkunjung itu,bukan hanya daddy dan mommy saja.Tapi ternyata kak Altheir juga ikut menyusul dan terbang dari US." jelas Ku.


"Seriusan? Boleh dong,Aku ketemu sama kakak kamu yang ganteng itu." ucapnya sambil tersenyum.


"Hem,ya udah nanti kamu tinggal main saja ke apartemen Ku."


"Tapi,perasaan hari ini dia sedang sibuk kyaknya." lanjut Ku.


"Sibuk? Sibuk kenapa,memangnya dia ke sini kerja juga?" tanya Aeri kembali.


"Tidak,tadi dia bilang akan melakukan kencan buta dengan wanita Korea," jelas Ku.


"Ya ampun Gisele.Dari mana dia tahu istilah seperti itu," timpal Aeri.


"Dari Aku lah dan Aku tahu dari kamu," balas Ku sambil tersenyum.


"Ih kamu bisa aja,"


"Oh iya,Aku mau cerita sama kamu." tutur Aeri.


"Kenapa?"


"Aku dan pacar Ku sedang berantem,"


"Loh kenapa? Kok bisa sih," ucap Ku kaget.


"Semalam kami ribut,saat kami pergi ke salah satu Cafe yang terletak di Gangnam.Di sana Aku tidak sengaja melihat mantan pacar dia,"


"Terus?" tanya Ku penasaran.


"Ya begitu lah.Mungkin pacar Ku masih ada rasa sayang sama mantan nya." ucap Aeri sambil menghela nafasnya dalam.


"Itu hanya masa lalunya saja.Sekarang ini,kamu adalah masa depan dia.Jangan berpikiran yang tidak-tidak saat kondisi kita sedang marah.Nanti yang ada kamu nggak akan menemukan titik terang dari permasalahan kamu ini." jelas Ku.


"Iya juga sih.Apa yang kamu katakan ada benar nya juga.Mungkin,Aku semalam tersulit emosi karena cemburu." balas Aeri.


Makanan yang kami pesan tadi pun datang dan langsung di sajikan di atas meja.


"Wah kelihatan nya enak nih....." seru Aeri.


"Ayo kita makan.Aku juga kebetulan sudah lapar banget,"


Kami pun langsung memakan menu makan siang hari ini dengan lahap.


"Gisele....." ucap Aeri pelan.


"Kenapa lagi?"


"Gisele,coba kamu lihat itu.Bukan kah itu wanita yang ada di berita sama kak Chan?" ucap Aeri sambil menepuk tangan Ku.


Aku pun langsung melihat ke arah yang di maksud Aeri.Ternyata tidak jauh dari tempat duduk Ku,ada seorang wanita yang sedang makan bersama teman-teman nya.


"Benarkan itu dia?" ucap Aeri kembali.


"Aeri,lebih baik kita tidak perlu memperhatikan nya.Takut nya nanti kita malah kena masalah.Sudah lah,biarkan saja.Lagi pula itu bukan urusan kita," tutur Ku.