
****
"Ya sama,Aku juga sempat berpikiran kayak kamu.Aku juga sempat lihat,kalau kak Chan sekarang tuh jarang banget kumpul sama teman-teman yang lainnya."
"Setahu Ku dulu,dia kan sangat aktif banget terus sering nongkrong sama teman-teman nya.'' lanjut Aeri.
"Ya kita doa kan saja,semoga tidak terjadi hal yang tidak di inginkan kedepannya.Bagaimana pun,dia pastinya menerima beban di dalam pertunangannya sekarang." timpal Ku.
"Benar banget,''
"Ya udah yuk,kita langsung pulang saja.Semoga besok kita dapat kabar baik dari kak Chan." lanjut Aeri.
Aku pun dan Aeri langsung berjalan menuju gerbang depan untuk langsung pulang saja.
Sesampainya di depan,ternyata Daniel sudah menunggu Ku dan sedang mengobrol dengan salah satu petugas keamanan yang sedang berjaga di depan.
''Hai......" seru Ku.
Daniel pun langsung menghampiri Ku dan menggandeng tangan Ku menuju mobil.
Aku pun langsung masuk,begitu pun dengan Daniel dia juga langsung masuk dari pintu pengemudi.
***
Daniel tidak langsung mengajak Ku pulang ke rumah,melainkan mampir dulu ke sebuah taman yang letaknya cukup dekat dari rumah Ku.
"Kenapa kita ke sini?'' tanya Ku heran.
"Nggak ada,hanya saja Aku ingin lihat atraksi air mancur. Biasanya kalau malam hari suka ada warna- warna yang bagus yang di perlihatkan." jelas Daniel.
''Benarkah?"
''Ya udah yuk,nanti di sana kamu bisa jajan cemilan yng waktu itu kita pernah beli saat pergi ke gangnam.'' ajaknya.
Aku pun langsung turun dari mobil dan langsung mengikuti Daniel dari belakang.Dan ternyata benar apa yang tadi Daniel katakan.Di sini banyak sekali lapak makanan yang menjual berbagai macam makanan khas Korea.
Setelah berpikir beberapa saat,akhirnya Aku pun memutuskan untuk membeli makanan favorit Ku yaitu topokki dan odeng.
Setelah mendapatkan makanannya,Aku dan Daniel langsung mencari tempat duduk yang pas buat kami berdua. Supaya bisa menikmati makanan sambil melihat air mancur nya
Hampir setengah jam Aku menunggu,akhirnya atraksi air mancurnya pun di mulai.Aku sangat terkejut dengan kecantikan yang di pancarkan nya.
"Aku baru tahu,kalau dekat sini ada taman air mancur ini.'' ucap Ku.
"Karena kamu lebih sering menghabiskan waktu di rumah saja." balas Daniel.
"Nikmatilah selagi kita ada di sini.'' lanjut Daniel.
"Oh iya,Aku lupa."
"Kenapa?'' tanya Daniel.
"Hari ini Aku bertemu dengan kak Chan," balas Ku.
"Kenapa lagi dia? Apa ada lagi masalah dengan tunangannya?" tanya Daniel.
"Tidak, bukan itu."
"Tadi kak Chan,minta maaf atas apa yang sudah terjadi kemarin.Dia terlihat tidak baik- baik saja hari ini." lanjut Ku.
"Dia pasti merasa bersalah banget atas apa yang menimpa kamu kemarin.Pasti itu terjadi di luar dugaannya.Pasti dia juga tak kalah terkejutnya dengan kamu." tutur Daniel.
" Tapi,kalau di pikir-pikir akhir-akhir ini tuh kak Chan lebih sering murung dan menyendiri.Itu terjadi semenjak berita pertunangan dia ramai di bicarakan di kampus."
"Padahal,dia masih bisa mengubah keadaannya.Masalahnya kan pertunangan mereka belum resmi di umumkan ke publik.Dia masih bisa menolak pertunangannya atau membatalkannya."
"Tapi,mungkin ada alasan lain yang membuat dia memilih untuk bertahan,meskipun dia sendiri tidak mau." lanjut Daniel.