FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 26



***


Aku sempat ragu untuk meneruskan langkah Ku,takutnya malah ada anggapan kalau Aku ikut menguping pembicaraan mereka berdua.


Aku sendiri tidak melihat dengan jelas,siapa wanita yang sedang berbicara dengan kak Chan,karena posisi wanita itu membelakangi Ku.


Awalnya Aku berpikir wanita yang berbicara dengan kak Chan itu adalah kak Herin,tapi dari suara dan penampilannya itu tidak menunjukan kak Herin.


"Ya sudahlah,lebih baik Aku teruskan saja.Lagi pula Aku hanya numpang lewat saja." bisik Ku dalam hati.


Aku pun langsung memberanikan diri untuk melewati mereka berdua.Dengan cepat Aku langsung melewatinya setelah berhasil Aku langsung mempercepat langkah Ku.


"Syukurlah," gumam Ku.


"Gisele....!" seruan kak Chan menghentikan langkah Ku.


"Gisele,Aku tahu kamu mendengarkan Aku." lanjutnya.


"Bagaimana ini,Aku sudah tertangkap basah oleh nya." ucap Ku pelan.


Aku pun memberanikan diri untuk membalikan badan Ku dan melihat ke arah nya.


"Apa?"


"Aku tahu kamu tadi pasti sempat mendengar percakapan Ku waktu di tangga itu,"


"Ya memang Aku mendengarnya.Tapi,itu bukan urusan Ku.Jadi,kamu tidak perlu khawatir Aku akan menyebarkan nya sama orang lain." timpal Ku.


"Dia kakak perempuan Ku," ucapnya.


"Hah?"


"Siapa pun dia,Aku tidak ingin mengetahuinya.Urus saja urusan kamu sendiri,anggap saja kamu tidak pernah melihat Ku tadi."


"Kenapa kamu begitu dingin pada Ku? Apa salah Ku?"


"Tidak ada,hanya saja menurut Ku kita lebih baik seperti ini.Sejak pertama kita bertemu,hanya pertengkaran yang terjadi di antara kita berdua."


"Aku juga tidak tahu,kenapa semua itu terjadi.Itu terjadi bukan atas kemauan Ku,"


"Tidak apa-apa,lagian Aku juga tidak ingin mempermasalahkan nya sekarang.Sebaiknya kita seperti ini bukan,tidak saling kenal satu sama lain." timpal Ku.


"Lagi pula,Aku tidak ingin mendapatkan masalah dengan wanita-wanita yang ada di sekitar kamu.Bagai mana kalau mereka melihat kita berdua berbicara seperti ini sekarang? Bukan kah nantinya mereka akan salah paham terhadap Ku?" lanjut Ku.


"Wanita apa yang kamu maksud?"


"Oh atau mungkin wanita yang dulu sempat kamu lihat itu," lanjut nya.


"Ya semacam itu,"


" Mereka bukan siapa-siapa bagi Aku.Lagian bukan Aku yang meminta mereka untuk dekat dengan Ku.Tapi mereka sendiri yang mengejar-ngejar Aku."


"Aku hanya menghargai mereka saja,Aku bahkan tidak memiliki perasaan apa pun dengan wanita-wanita itu." lanjut nya.


"Hah? Kamu bilang tidak punya perasaan apa-apa,tapi kamu menikmatinya saat kalian berdua berciuman di tempat umum."


"Kamu sadar gak sih dengan apa yang kamu lakukan sama mereka,kamu hanya memanfaatkan mereka saja." lanjut Ku.


"Aku tidak peduli," timpal nya.


"Hah? Tidak peduli? Yang benar saja.Aku merasa takut saat berada di dekat mu sekarang."


"Janganlah pernah membuat seseorang menjadi jatuh cinta padamu.Namun dirimu sendiri masih belum bisa memberikan hatimu padanya seutuhnya. Karena cinta sepihak itu sangat menyakitkan" lanjut Ku.


"Kamu tidak usah memberitahu Ku hal seperti itu,karena kamu tidak akan mengerti apa yang selama ini Aku alami." ucap nya.


"Kalau begitu,ceritakan pada Ku.Apa alasan kamu selama ini hanya mempermainkan mereka semua.Katakan....!" bentak Ku.


Kak Chan pun langsung terdiam dan hanya menundukan kepalanya.


"Katakan alasan nya,kenapa kamu malah diam saja? Kamu tidak bisa menjelaskan nya kan?" ucap Ku langsung melangkah pergi menjauhinya.


Aku langsung berlari untuk menuju gerbang depan menghampiri Daniel.


Setibanya di gerbang depan,Aku langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Daniel.


"Maaf sudah membuat kamu menunggu Ku lama di sini,"


"Tidak apa-apa.Kamu juga pasti capek karena harus berjalan jauh menuju ke sini." timpal Daniel.


"Aku ingin memeluk kamu sebentar saja,"


"Boleh kan?" lanjut Ku.


"Tentu saja."


Daniel pun langsung membuka lebar-lebar tangan nya dan Aku langsung memeluknya.Rasanya semua kekesalan yang terjadi langsung sirna seketika saat Aku berada di dalam dekapan nya.


"Kenapa? Apa terjadi sesuatu hari ini,sayang?"


"Tidak ada.Aku hanya ingin seperti ini,sebentar saja." balas Ku.


"Baiklah."


Setelah Aku merasa baikan,Aku langsung melepaskan pelukan Ku dan memakai seatbelt nya.


"Sebentar,perasaan Aku pernah melihat laki-laki itu," ucap Daniel melihat ke arah luar.


"Siapa?" tanya Ku sambil melihat ke arah yang Daniel maksud.


"Itu,laki-laki yang tengah berdiri di depan gerbang itu," tunjuknya.


"Ah itu,"


"Apa kamu mengenalnya? Sepertinya kita pernah bertemu dengan nya di suatu tempat." tutur Daniel sambil terus memperhatikan kak Chan yang tengah terdiam.


"Namanya Chan-yeol.Dia mahasiswa senior di kelas Ku,patas saja kamu pernah meras bertemu dengan nya.Kamu pernah bertemu dengan dia saat di taman komplek apartemen,"


"Ah iya,Aku ingat sekarang.Laki-laki yang pernah tidak sengaja menghantam bolanya itu." sahut Daniel.


"Iya itu," timpal ku.


"Pantas saja Aku tidak merasa asing.Tapi,apa yang di lakukan nya sekarang? Kenapa dia seperti orang yang kebingungan seperti itu?"


"Aku juga tidak tahu.Ya sudah lah biarkan saja,itu bukan urusan kita juga kan,"


"Iya sih memang,hanya saja Aku merasa kasihan melihat wajahnya yang tampak kebingungan seperti itu." balas Daniel.


"Ayo lah kita pergi,Aku sudah lapar."


"Baiklah."


Akhirnya Aku pun langsung pulang dan tidak memperdulikan kak Chan yang masih diam mematung di depan gerbang kampus.


Di tengah-tengah perjalanan Aku meminta Daniel untuk berhenti di salah satu restoran untuk Aku makan.


Dia pun langsung menuruti keinginan Ku dan berhenti di salah satu restoran yang menjual menu ayam goreng.


Kata Daniel,restoran ini salah satu yang terbaik yang ada di korea.Banyak selebriti yang menghabiskan waktu untuk makan di sini.Makanya dia berani untuk merekomendasikan nya pada Ku.


"Apa saja yang ingin kamu pesan?" tanya Daniel saat kami sudah duduk di dalam restorannya.


"Aku menyerahkan semuanya sama kamu," timpal Ku.


"Baiklah."


Daniel pun langsung meminta tolong pada salah satu pelayan untuk mengambil pesanan yang sudah dia tulis.


Sambil menunggu pesanan nya datang Aku dan Daniel sama-sama melihat berita yang tengah di tayangkan di TV.


"Coba kita lihat,hari ini berita apa yang sedang ramai." ucap Daniel sambil fokus melihat ke arah TV.


Tidak berselang lama,akhirnya beritanya pun muncul dan menunjukan gambar laki-lakindan wanita yang di kabarkan gagal dalam pertinangan nya.


"Gisele,apa kamu melihat foto laki-laki yang ada di berita itu?" tanya Daniel langsunf melihat ke arah Ku.