
***
"Gisele....!"seruan seseorang dari kejauhan memanggil namaku.
Aku pun langsung melihat ke arah sumber suara itu.Ternyata itu Daniel,dia tengah berdiri di bawah pohon.
Aku pun langsung meninggalkan orang tadi tanpa menghiraukannya kembali.
"Daniel....."ucap Ku setelah sampai di dekatnya.
"Apa sedang kamu lakukan? Apakah kamu mengenalnya? Aku perhatikan kamu tadi sepertinya berbicara serius....."
"Itu orang aneh.Jadi itu tidak penting,dia hanya orang yang gak jelas....."timpal Ku.
"Apakah dia mengganggu Mu?Haruskah Aku menemuinya dan memberi peringatan kepadanya...."ucap Daniel.
"Tidak usah biarkan saja....."
"Dia itu orang yang kemarin tidak sengaja melemparkan bolanya mengenai kepalaku...."lanjut Ku.
"Oh jadi dia orangnya...."ucap Daniel sedikit kesal.
"Aku harus memberinya pelajaran....."lanjutnya sambil beranjak untuk pergi.
Namun,Aku segera mencegahnya dengan menarik tangannya.
"Tidak usah,lagian Aku tidak mau lagi berurusan dengannya.Nanti yang ada kalau kamu menemuinya,urusannya malah panjang...."
"Kata kamu Aku harus membiarkannya saja.Lagian itu tidak penting.Yang terpenting sekarang Aku mau belajar dengan pacarku...."lanjut Ku,sambil memegang tangan Daniel.
"Ini masih pagi Gisele.Apa yang kamu lakukan bagaimana kalau ada yang melihat Kita....."ucap Daniel,
Terlihat wajahnya sedang memendam rasa malu.Karena,masih pagi Aku sudah memberinya ucapan yang lebay.
Aku dan Daniel pun langsung menuju Cafe yang letaknya masih di dalam komplek area tempat tinggal Ku.
Di Korea sendiri banyak sekali Cafe yang suka di jadikan untuk tempat belajar bagi mahasiswa ataupun pelajar.
Aku lebih memilih belajar di Cafe,supaya bisa belajar dengan santai.Kalau di rumah yang ada malah malas untuk belajar dan tidak fokus.
Itu sudah menjadi kebiasaan Ku,semenjak masih tinggal di Swis.
***
Tidak terasa,sudah hampir 3 minggu Aku di Korea.Dan selama itu,kegiatan yang Aku lakukan adalah pergi ke tempat-tempat yang bagus bersama Aeri.Dan di akhir pekan Aku pergi untuk berkencan dengan Daniel.
Begitu pun aktivitas Ku sehari-hari,tidak ada yang berbeda selain Aku fokus untuk belajar bahasa Korea dan tulisan hangul.
Berkat usaha Daniel yang begitu sabar mengajari Ku selama ini.Aku sudah lumayan mahir dan paham dengan bahas Korea.
Sebelumnya memang Aku pernah belajar sedikit demi sedikit pada Aeri saat dia masih tinggal di Swiss.
Dan Akhirnya,hari yang Aku tunggu-tunggu selama ini pun telah tiba.Hari dimana Aku masuk kuliah.
"Hari ini,pertama kamu masuk kuliah.Aku harap semuanya lancar dan kamu tidak membuat kesalahan....."ucap Daniel sebelum meninggalkan Aku di depan gerbang kampus.
"Baiklah...."
"Aku akan mengingat kata-katamu.Aku akan belajar dengan rajin dan menyimak apa yang di sampaikan oleh Dosen nanti...."lanjut Ku.
"Baiklah......"ucapnya sambil mengelus kepala Ku lembut.
"Kalau begitu Aku pergi dulu.Sampai ketemu nanti....."lanjutnya.
"Najung-e bwayo.Daniel-ssi....."tutur Ku sambil melambaikan tangan.
"Geuleom naega meonjeo galge......" ucap Daniel sambil tersenyum dan langsung masuk ke mobil dan langsung melajukan mobilnya.
"Gisele-sii.....!"seruan Aeri mengganggu Ku.
"Oh....."sahut Ku sambil berlari ke arahnya yang tenga berdiri di ambang gerbang.
"Geuge mwoya....?"ucapnya sambil tersenyum.
"Bukan apa-apa.Ayo kita langsung masuk,nanti kita telat lagi..."ajak Ku mengalihkan perhatiannya.
Aku hanya sedang mencari waktu yang tepat untuk memberi tahunya.
"Baiklah Aku paham.Tapi nanti kamu harus janji untuk memberi tahunya.Oke.....?"balasnya sambil tersenyum
"Pasti......"
Aku dan Aeri pun sudah masuk ke dalam gedung kampus.Dan ternyata hari ini kelas Aku dan Aeri terpisah.Kami pun berpisah di salah satu lorong yang ada di lantai 3.
"Sampai ketemu nanti......"ucap Aeri sambil memasuki ruangan tempat dia belajar hari ini.
Kebetulan kelas Aeri ternyata pas di lantai 3 dan posisinya paling dekat dengan lift.
Sedangkan kelas Ku sendiri,Aku pun masih belum mengetahuinya dimana.Aku pun langsung mencari keberadaan kelas Ku.
"Nona Gisele.....! "seruan seseorang menghentikan langkah Ku.
Aku langsung melihatnya,ternyata itu pak Park Dong-il yang dulu membantu Ku untuk mengurus semuanya disini.
"Pak Park....."ucap Ku sambil memberikan salam.
"Lama tidak bertemu dengan anda....."lanjut Ku.
"Sepertinya Nona,sedang mencari sesuatu....?"tuturnya.
"Oh itu....."
"Jadi begini,sebelumnya Aku minta maaf....."lanjut Ku.
"Minta maaf tentang apa yah....?"
"Aku tidak bermaksud apa-apa.Tapi bisa kah pak Park memanggil Ku dengan sebutan nama saja.Sejujurnya Aku tidak nyaman saat di panggil seperti itu,apalagi ini......"jelas Ku.
"Ah saya paham.Saya sangat maksud anda,baiklah kalau itu permintaan anda...."
Sejujurnya Aku pun tidak tahu kenapa pak Park langsung memanggil namaku dengan sebutan Nona.Tidak mungkin dia juga bekerja untuk Daddy.Aku tidak berfikir sampai sejauh itu.
"Kelas anda ada di ujung sana....."tunjuk nya.
"Baiklah,kalau begitu.Terima kasih atas bantuannya....."
"Sama-sama....."
Aku pun langsung berlari menuju kelas Ku.Dan mencari bangku yang masih kosong,kelas Ku sendiri merupakan campuran antara senior dan junior.Jadi dalam satu kelas Aku bisa bertemu dengan teman satu angkatan,begitu pun dengan senior di kampus Ku.
Akhirnya Aku pun menemukan kursi yang masih kosong dan Aku langsung mendudukinya.Aku pun sempat bertegur sapa dengan mahasiswa lainnya,Aku pikir mereka akan cuek dan tidak peduli terhadap Ku.
Aku pikir,karena di kelas ini hanya Aku satu-satunya siswa asing.Namun,ternyata Aku salah mereka sangat welcome dan menegur satu sama lain.Aku berkenalan dengan mahasiswa satu angkatan dengan Ku dan kakak senior juga.
Jam pelajaran sebentar lagi akan di mulai sekitar 10 menit lagi.Aku langsung mengeluarkan iPad milik Ku dan beberapa buku,begitu pun keperluan lainnya.
Hari ini Aku ada kelas Bahasa dan Sastra Korea.Aku sengaja mengambil kelas ini di luar kelas Design.
"Dosen yang sekarang mengajar,orangnya cukup mengasikan.Jadi kamu tidak akan merasa jenuh dibuatnya...."ucap kak Herin.Salah satu kakak senior,dia sendiri merupakan mahasiswa tahun ke 5 sekarang.
"Geuleohseubnikka? geumal-eul deul-euni neomu gippeuda...."timpal Ku.
"Wah Bahasa Korea mu ternyata bagus juga....."
Aku dan kak Herin pun mulai berbicara dengan Bahasa Korea.
"Terimakasih,sebelumnya Aku juga belajar pada seseorang......"
"Begitu kah? Itu akan sangat membantu kamu kedepannya....."timpalnya.
Aku pun dan kak Herin berbicara banyak hal dan Aku sedikit tahu tentang kampus Ku ini.
"Chan......" ucap kak Herin di tengah-tengah pembicaraan kami sambil melambaikan tangan.
"Gisele,perkenalkan ini Chan-yeol.Dia satu angkatan dengan Ku......"lanjut kak Herin pada seseorang yang posisinya Aku belakangi.
Aku pun langsung melihat ke arah yang di maksud kak Herin.Ternyata benar sudah ada seorang pria yang tengah berdiri tepat di samping Ku.
"Kamu....!"ucap kami bersamaan.