FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 38



***


Setelah melepas kepulangan Daniel,Aku pun langsung bergegas untuk langsung naik ke atas.


"Gisele......!"


"Tolong bantu Aku," ucapan kak Herin menghentikan langkah Ku.


"Kak Herin," ucap Ku terkejut melihat kak Herin tengah memapah kak Chan.


Aku pun langsung menghampiri kak Herin dan langsung membantu nya.


"Tolong bantu Aku untuk membawa Chan ke apartemen nya." lanjut nya.


"Baiklah...."


Aku dan kak Herin pun langsung masuk ke dalam lift menuju apartemen kak Chan.


"Apa yang terjadi kak?" tanya Ku penasaran.


"Aku juga tidak tahu,tadi Aku menerima telepon dari nomor baru.Katanya Chan,sudah mabuk berat dan meminta Aku untuk menjemputnya." jelas kak Herin.


"Seperti yang kamu lihat,dia sampai tidak sadarkan diri seperti ini." lanjut kak Herin.


Akhirnya kami pun sampai tepat di depan apartemen kak Chan.


"Chan,apa kamu bisa mendengar Ku? Berapa kode nya?" tanya kak Herin.


"Ya ampun,sial.Sama aja Aku bertanya sama tembok." lanjut nya.


"Oh iya kak,Aku ingat saat itu Aku membantu kak Chan,dia pernah menyebutkan kode nya."


"Baguslah,ayo cepat masukan...." timpal kak Herin.


Aku pun dengan ragu,langsung memasukan nya dan ternyata berhasil.


"Akhirnya....." ucap kak Herin.


Aku dan kak Herin pun langsung membawa kak Chan ke kamarnya dan membaringkan nya di kasur.


"Gisele,kamu bisa tunggu di sini sebentar."


"Aku mau membeli obat pereda,supaya Chan cepat sadar dari mabuk nya." lanjut kak Herin.


"Ah itu....."


"Aku mohon sama kamu,sekali ini saja.Bantu Aku yah," lanjutnya.


"Baik lah...."


Kak Herin pun langsung keluar dari kamar dan pergi.


"Ya ampun,sebenarnya apa yang terjadi sama kamu? Kenapa kamu menyiksa diri kamu seperti ini." ucap Ku pelan.


Aku pun langsung membantu kak Chan untuk melepaskan sepatunya.


"Sora......"


"Han Sora......" teriak nya kembali.


"Ya ampun,yang benar saja.Dia masih saja menyebutkan nama perempuan itu.Padahal keadaan dia sudah seperti ini." ucap Ku pelan.


Aku pun langsung ke dapur untuk mengambilkannya minum.Setelah itu,Aku langsung kembali ke kamarnya dan membantu kak Chan untuk bangun.


"Kak Chan,ayo bangun dulu.Minum dulu ini...."


Dia pun membuka matanya perlahan dan langsung melihat ke arah Ku.


"Apa ini? Sora,ternyata kamu di sini." tutur nya.


"Kak Chan,Aku bukan kak Sora.Aku Gisele....." timpal Ku.


"Sora,terima kasih.Karena kamu masih peduli dengan Ku." ucapnya langsung memeluk Ku.


"Apa yang dia lakukakan sekarang? Apa dia pikir Aku ini kak Sora.Yang benar saja,"


Aku pun langsung melepaskan pelukannya dan langsung menyiramkan air ke wajah nya.Dan ternyata berhasil,dia langsung tersadar dan langsung melihat ke arah Ku.


"Apa yang Aku lakukan di sini? Tentu saja Aku sedang menolong kamu yang habis mabuk berat." timpal Ku.


"Sora....."


"Dimana dia sekaranga? Tadi dia di sini bersama Aku."


"Kak Chan,kamu sadar nggak sih? Dari tadi,yang ada di sini itu Aku sama kamu.Kamu sudah seperti orang yang kehilangan tujuan hidup." timpal Ku.


"Maaf kan Aku,"


"Aku tidak sadar,Aku pikir memang benar ada dia di sini." kak Chan pun tertunduk lemas.


Tidak lama kemudian terdengar pintu yang terbuka,tidak lama kemudian kak Herin langsung masuk ke dalam kamar menghampiri Aku dan kak Chan.


"Kenapa dengan dia?" ucap kak Herin sambil menyimpan botol minuman yang di bawanya.


"Tadi dia terus mengigau,memanggil nama ka Sora.Jadi,Aku menyiramnya dengan air untuk menyadarkan nya." jelas Ku.


"Lebih baik seperti itu,biar dia cepat sadar."


Kak Herin pun langsung membangunkan kak Chan yang tertidur kembali,untuk memberikannya obat pereda.


"Ayo minum dulu ini," ucap kak Herin.


Kak Herin pun langsung meminumkannya pada kak Chan.Tidak lama setelah itu,kak Chan langsung tersadar dan berjalan menuju ruang tamu dan langsung duduk di sofa.


"Lihat lah,kelakuannya layaknya anak kecil." ucap kak Herin sambil mengikuti kak Chan.


Aku pun ikut duduk bersama kak Herin menghadap kak Chan yang belum sepenuhnya sadar.


"Chan,sebenarnya apa yang terjadi sama kamu?" tanya kak Herin.


"Tadi Aku hanya minum sebentar dengan teman-teman yang lainnya." timpal nya.


" Kan kamu tahu sendiri,kondisi kamu belum sepenuhnya pulih sejak kejadian kemarin.Harusnya kamu tidak pergi bersama mereka."


"Aku ingin melupakan semua nya.Aku kesal saat Aku sadar kembali,Aku mengingat dia kembali."


"Tapi bukan itu satu-satunya jalan untuk kamu bisa melupakannya.Buktinya,saat kamu sadar kembali,kamu masih saja mengingatnya bukan." timpal kal Herin.


"Kalau kak Chan ingin melupakannya,kenapa tidak coba untuk menghindarinya saja." sahut Ku.


"Dengan kakaka terus bertemu dengan dia,yang ada harapan itu akan tetap ada."lanjut Ku.


"Aku juga tidak habis pikir sama Sora,sudah tahu dia seperti ini karena ulahnya.Tetap saja,dia menemui Chan seolah memberi harapan kembali." timpal kak Herin.


"Ceritakan pada Ku,apa yang sebenarnya terjadi sama kamu kemarin malam.Sampai muka kamu babak belur seperti itu." lanjut kak Herin.


"Saat itu,Aku menerima pesan dari Sora.Dia meminta untuk bertemu di tempat yang sering kami kunjungi bersama.Tanpa pikir panjang,Aku langsung menuju tempat itu." jelas kak Chan.


"Terus?" tanya kak Herin kembali.


"Ternyata saat Aku sampai di tempat itu,bukan nya Sora yang ada di sana.Melainkan pacarnya yang sekarang."


"Song-nam maksud kamu?"


"Ya,dia di sana bersama teman-teman nya."


"Terus,apa alasam dia melakukan itu sama kamu? Kan yang ada urusan itu kamu sama Sora."timpal kak Herin.


"Karena dia tidak terima,dengan skandal yang keluar beberapa hari ini.Dia menyuruh Ku untuk menutup mulut,supaya hubungan dia dan Sora tidak terungkap ke publik." jelas kak Chan.


"Yang benar saja.Seharusnya,dia juga harus berani dong menghadapi berita yang sudah tersebar itu.Bukan malah sembunyi di balik kamu dan Sora.Aku tidak habis pikir,di punya pikiran seperti itu."


"Terus,karena kamu menolaknya.Dia menghajar kamu dengam teman-teman nya,gitu?" lanjut kak Herin.


"Ya seperti itu."


"Terus,kenapa Sora pagi tadi menghampiri kamu ke kelas? Apa kamu telah memberi tahu dia kejadian malam itu padanya?"


"Tidak.Buat apa,Aku melakukan itu.Aku sendiri juga tidak tahu,dari mana Sora tahu keadaan Ku saat itu." jelas kak Chan.


"Sudah lah,sebaiknya kamu sekarang istirahat saja.Aku juga akan pulang." ucap kak Herin.