FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 43



***


Akhirnya jam pelajaran terakhir pun sudah selesai.Aku langsung memasukan semua barang yang tadi Aku sempat keluarkan dari dalam tas.


"Jadi,jam berapa kita harus ke rumah kamu?" tanya kak Herin.


"Umz,bagai mana kalau jam 7 malam aja." balas Ku.


"Baiklah,Aku setuju.Lagi pula Aku dan Chan akan membeli bahan-bahan untuk acara nanti."


"Oke," ucap Ku sambil tersenyum.


"Nanti kirim alamat kamu yah,Aku kan belum tahu." timpal Aeri.


"Iya yah,Aku hampir saja melupakannya."


"Nanti akan Aku kirim,masalahnya Aku juga tidak tahu alamat pastinya.Nanti Aku minta Daniel untuk mengirimkannya." jelas Ku.


"Ya udah kalau begitu,Aku duluan yah.Soalnya Daniel sudah menunggu Ku di depan." lanjut Ku.


"Um....Sampai ketemu nanti." balas Aeri.


"Dah...."


Setelah berpamitan, Aku langsung menghampiri Daniel yang sudah menunggu di depan.


"Sudah lama?" tanya Ku saat menghampirinya.


"Tidak,baru saja sampai."


Aku pun langsung masuk ke dalam mobil.


"Oh iya,nanti malam teman-teman Ku mau main ke rumah.Katanya untuk merayakan kepindahan Ku ke rumah yang baru." jelas Ku.


"Baguslah,"


"Nanti,Aku minta alamat pastinya.Kan Aku belum tahu."


"Iya nanti,Aku kirimkan alamat lengkapnya sama kamu."


"Berarti,kita harus mampir dulu ke super market untuk membeli apa saja yang kita butuhkan untuk acara nanti malam." lanjut Daniel.


"Tapi,tadi kak Herin sama kak Chan,mereka katanya mau membelinya." timpal Ku.


"Beli apa?" tanya Daniel.


"Bahan untuk BBQ an sama ramen."


"Ya ampun sayang,setidaknya harus ada cemilan dan minuman untuk mereka juga bukan.Sebaiknya kita ke super market untuk membelinya,lagi pula di rumah belum ada cemilan buah-buahan untuk mereka." jelas Daniel.


"Baiklah,Aku setuju."


"Aku juga mau anggur sama semangka.Stok di rumah habis," lanjut Ku.


Kami pun langsung menuju super market terdekat untuk membelinya.


****


Sepulang dari super market,Aku langsung pulang.Daniel sangat tahu betul apa saja yang di butuhkan untuk acara nanti malam.


Sesampai nya di rumah,Aku langsung membantu Daniel untuk membawa barang belanjaan yang sudah kami beli tadi.Setelah itu,Daniel menata semuanya di atas meja di dekat dapur.Katanya,supaya nanti teman-teman Ku gampang untuk mengambilnya.


Sedangkan untuk minuman dan buah-buahan dia menata nya di dalam lemari es.Aku sangat kagum sama Daniel,dia begitu cekatan melakukan semuanya.Sedangkan Aku hanya membantu untuk mengeluarkan barang belanjaan nya dari dalam tas belanjaan saja.


"Sebaiknya kamu mandi dan bersiap-siap.Sebentar lagi teman-teman kamu akan segera datang."


"Aku akan mempersiapkan meja di belakang untuk nanti kita BBQ an." lanjutnya.


"Benar tidak apa-apa? Dari tadi,hanya kamu yang terus melakukan semuanya."


"Tidak apa-apa sayang.Udah sana,kamu mandi."


"Pakailah baju yang agak tertutup,"


"Kenapa?" tanya Ku mendekatinya.


"Aku tidak suka,kamu menunjukan nya sama yang lain." ucapnya sambil mengelus pipi Ku.


"Kamu sangat cantik," lanjutnya.


"Benarkah? Aku tidak tahu itu."


"Serius,kamu cantik." balas nya.


Daniel pun langsung mendekatkan wajahnya dan langsung mencium Ku begitu dalam.Aku merasa senang dengan perlakuannya yang begitu hangat dan lembut.


Saat berada di dekatnya,Aku merasa jantung Ku berdebar begitu kencang.


"Apa ini tidak cukup?" tanya nya setelah menyudahinya.


Aku hanya tersenyum karena malu.Aku pun langsung naik ke lantai dua untuk bersiap-siap.


***


"Ya....!" seru Ku melihat Aeri sudah datang terlebih dahulu.


Dia tengah mengobrol sama Daniel di ruang tengah sambil menonton TV.


"Maaf,soalnya Aku tadi maskeran dulu."


"Oh iya,kamu kok tidak mengajak pacar kamu ke sini? Padahal itu akan lebih seru kalau banyak orang." lanjut Ku.


"Iya dia sih mau,hanya saja di kampusnya ada pelajaran tambahan.Jadi dia baru pulang jam 9 malam nanti." jelas Aeri.


"Um seperti itu."


"Tidak apa-apa,lain kali ita bisa melakukannya.Kita pergi bareng," lanjut Ku.


"Maksud kamu? Double date?" tanya nya.


"Iya,seperti itu lah." timpal Ku.


"Wah,Aku setuju sekali." ucapnya bersemangat.


Tidak lama kemudian,terdengar bel berbunyi.


"Itu pasti kak Chan sama kak Herin," ucap Aeri.


Aku pun langsung berlari menuju pintu depan dan langsung membukakan nya.


"Selamat datang,"


"Hai....." ucap kak Herin sambil tersenyum.


Dan benar saja,mereka berdua begitu banyak membawa barang di dalam tas belanjaan nya.


"Wah,rumah kamu bagus banget.Aku suka dengan tema rumah kamu ini." ucap kak Herin sambil melihat ke sekeliling rumah.


"Makasih atas pujiannya."balas Ku.


"Ayo kak,kebetulan pacar Ku sama Aeri sudah ada di sini." ajak Ku.


Kak Herin dan kak Chan pun langsung mengikuti Ku dari belakang.


Melihat kedatangan Ku dan kak Herin,Daniel langsung berdiri dan langsung menghampiri kami.


"Ah ini....." ucap kak Herin.


"Danile Kim...." ucap Daniel sambil mengulurkan tangan nya.


"Herin....." balas kak Herin.


"Chan-yeol...." ucap kak Chan bergantian menyalami Daniel.


"Senang bisa bertemu dengan kalian." ucap Daniel.


"Ya kami juga begitu," balas kak Herin.


Kak Chan pun langsung meletak kan semua barang yang di bawanya di atas meja.Sebelum acaranya di mulai kami menyempatkan untuk mengobrol dulu sambil nonton TV.


***


Aku dan Aeri bertugas untuk membuat ramen,sedangkan kak Herin dia tegah mengupas beberapa buah-buahan untuk cemilan kami nanti.


Daniel dan kak Chan,mereka tengah memanggang dagingnya di taman belakang.


"Kamu pasti ketagihan kalau sudah mencoba ramen buatan Ku."


"Benarkah? Apakah seenak itu?"


"Tentu saja." ucapnya langsung menyuapi Ku kuah ramennya.


"Gimana?"


"Enak,ini benar-benar enak." ucap Ku langsung meminta Aeri untuk menyuapi Ku kembali.


"Se enak itu kah?" tanya kak Herin.


"Iya kak,cobain deh." balas Ku.


Kaka Herin pun langsung menghampiri kami dan langsung mencobanya.


"Wah,Aku tidak menyangka.Ternyata kamu pintar sekali membuat ramennya." ucap kak Herin.


" Aku belajar dari nenek Ku.Saat Aku berlibur ke rumahnya,Aku selalu minta di masakin ramen." jelas Aeri.


"Nah,sekarang tinggal masukin daun bawangnya.Jadi deh...."


Aeri pun langsung membawa ramen nya ke bangku yang ada di taman belakang.Aku pun langsung mengambil kimchinya dari dalam kulkas.Setelah itu menyusul mereka yang sudah bersiap untuk makan.


"Wah,kelihatannya lezat...." ucap kak Herin.


"Coba lah,Aku dan kak Daniel membuatnya dengan sepenuh hati."


Kami pum langsung duduk bersama dan langsung menikmati makanan yang sudah di masak.Tidak henti-hentinya kak Herin terus mengatakan enak,saat menikmati ramen buatan Aeri.


Daniel pun sesekali menyuapi Ku,daging yang sudah dia masak.Rasanya tidak kalah seperti yang ada di restoran.


"Jangan terlalu memujinya.Nanti hidung dia terbang lagi...." ucap kak Chan.


Kami pun tertawa mendengar ucapan kak Chan.