FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 13



***


Setelah kejadian tadi,Aku langsung meminta Daniel untuk mengantarkan Aku pulang saja.Tadinya Aku bermaksud untuk makan malam di luar bersama Aeri.


Aku memilih untuk membatalkannya,karen mood Ku yang kurang baik.Untung saja Aeri sangat pengertian dan tidak marah dengan pembatalan dinner malam ini.


Setelah sampai Apartemen Aku langsung masuk ke dalam kamar dan mandi,semoga saja sesudah mandi mood Ku kembali lagi.


Sedangkan Daniel,tadi dia bilang akan memasakkan makan malam untuk Ku.Dan benar saja,dari dalam kamar Aku bisa mencium wangi masakannya.


Aku meminta dia untuk memasakkan Ku steak saja.Semoga saja,hasil masakannya tidak mengecewakan.


*Tok....Tok...Tok.....*


Suara ketukkan pintu mengganggu Ku yang tengah berdandan.


"Gisele,masakannya sudah siap...."seru Daniel dari luar pintu.


"Baik lah......"


Aku pun langsung beranjak keluar kamar dan menuju meja makan.


"Wah......."seru Ku.


"Kelihatannya enak.Semoga saja,rasanya tidak mengecewakan....."lanjut Ku.


"Cobalah....."


Aku pun memotong satu bagian dan langsung memakannya,ternyata di luar ekspektasi Ku.Rasanya sangat enak sekali,Aku tidak menyangka ternyata Daniel serba bisa juga.


"Em....."


"Enak......"seru Ku.


"Syukurlah kalau kamu menyukainya.Aku sempat ragu dengan hasilnya....."


"Ini benar-benar enak Daniel....."


"Aku tidak berbohong padamu......"lanjut Ku.


Daniel hanya tersenyum malu mendengarkan pujian dari Ku.


Kami berdua sangat menikmati menu makan malam hari ini.Sampai-sampai kami hanya terdiam satu sama lain.Bagaimana tidak,tari tadi siang Aku belum sempat makan sesuatu apa pun.


"Oh iya....."


"Tentang yang terjadi tadi......"lanjut Ku.


Aku sedikit malu,untuk mengatakannya duluan.Tapi,sejujurnya dari tadi Aku ingin membicarakannya segera sama Daniel.


"Apa.....?"tanya Daniel penasaran.


"Tentang kejadian kita pas di Sungai Han itu......"ucap Ku malu.


"Oh itu....."timpal Daniel terputus.


"Kenapa...?tanya Ku balik.


"Kamu seperti apa hubungan kita kedepannya?"


"Kita sudah berciuman,dan itu terjadi berlandaskan kemauan kita berdua...."sahut Ku.


"Jadi,haruskah kita berpacaran....?"timpalnya.


Jujur saja Aku kaget mendengarkan perkataan Daniel barusan.Meskipun baru saja Aku mengenalnya,tapi entah kenapa Aku merasakan perasaan yang beda terhadapnya.


"Apakah kamu tidak akan menyesalinya? Bagaimana dengan kedua orang tua Mu? Mereka tidak akan setuju,apalagi Aku hanya seorang pengawal...."lanjutnya.


"Terus bagaimana dengan perasaan Mu?Apakah kamu tidak merasakan apa-apa setelah melakukannya tadi?Apakah ini hal yang biasa kamu lakukan....?"ucap Ku merasa kesal.


"Kamu tahu apa tentang keluarga Ku? Bagaimana bisa kamu berfikiran seperti itu?Asal kamu tahu,orang tua Ku tidak pernah sedikit pun melarang Ku untuk dekat dengan siapa saja.Mereka selalu mendukung Ku selama itu baik buat Aku......"lanjut Ku sambil berlalu meninggalkannya.


Kemudian Daniel pun memeluk Ku dari belakang dengan erat.


"Aku tidak takut tentang bagai mana pendapat orang tua kamu terhadap Ku,namun yang Aku takutkan itu kamu.Aku takut kamu yang minder karena kamu berpacaran dengan Bodyguard mu sendiri....."lanjutnya.


"Aku tidak akan pernah menyesalinya dan tidak akan mundur selangkah pun.Apa masalahnya dengan profesi kamu sekarang?Daddy sudah memilih kamu diantara yang lainnya,berarti kamu baik di matanya....."jelas Ku.


"Aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini....."bisik nya.


"Aku juga....."ucap Ku pelan.


Daniel pun kemudian membalik kan tubuh Ku dan langsung mencium Ku lama.Aku sangat menikmatinya,sampai-sampai rasanya Aku kesulitan untuk bernafas.


Malam ini Aku tidak meminta Daniel untuk menemani Ku tidur di Apartement.Hanya saja Aku memintanya untuk menemani Ku sampai Aku tertidur.Sedangkan dia akan tidur di Apartemen miliknya.Menurut penuturannya jarak Apartemen nya,tidak begitu jauh dari tempat tinggal Ku ini.


***


Pagi harinya Aku memilih untuk lari pagi di sekitar area tempat tinggal Ku sendirian.Sedangkan Ajumma,setelah selesai menyiapkan sarapan,dia sendiri tengah pergi.Aku memintanya untuk berbelanja keperluan Ku dan keperluan yang dia butuhkan.


Cuaca hari ini sangat bagus cerah seperti biasanya.Hari ini,Aku meminta Daniel untuk mengajari Ku pelajaran Bahas Korea dan tulisan Hangul.


Daniel itu paket lengkap,dia serba bisa.Dia bisa memasak,bisa juga menjadi tutor Ku,bisa menjaga Ku dan yang terpenting bisa menjadi pacar Ku sekarang.


"Wah cerahnya........"seru Ku sambil berlari mengitari taman.


Di taman ini,Aku kira hanya Aku saja yang tengah melakukan olah raga pagi.Ternyata ada beberapa penghuni lainnya yang tinggal satu komplek dengan Ku.


Aku berpapasan dengan beberapa orang dan ada beberapa mereka yang menyapa Ku.


Aku kira,mereka tidak akan se ramah itu.Padahal kan Aku disini pendatang dan orang Asing pula.


Aktivitas Ku terhenti saat melintasi area lapangan tenis.Aku melihat seseorang yang tidak asing tengah melakukan pemanasan di tengah lapangan sendirian.


"Aku merasa pernah bertemu dengan nya,siapa yah....?"tanya Ku dalam hati.


Aku terus memperhatikannya dan tanpa Aku sadari mata kami bertemu satu sama lain.


"You....."tunjuk orang itu.


Aku hanya kebingungan mendengar ucapannya.Apakah sekarang dia sedang menunjuk Ku atau siapa.Aku melihat sekelilingku ternyata hanya Aku saja sendirian dan dia.


"Me....."ucap Ku pelan sambil menunjuk diriku sendiri.


"I didn't expect to see you here again. How are you...."tanyanya sambil berjalan ke arah Ku.


"What do you mean? I don't understand. Have we met before....?"tanya Ku balik.


"What? You don't remember me at all. We just met yesterday. Did you lose your memory because of yesterday's incident...?"ucapnya sambil memegangi kepalaku.


"What are you doing? Don't touch me I don't know you...."tutur Ku sambil melepaskan tangannya.


"I met you on the campus ground. Do you still not remember? My ball accident Ally hit your head...."jelasnya.


"Ah ternyata orang yang menyebalkan kemarin itu....."gerutu Ku dalam hati.


Aku sebenarnya tipe orang yang gampang melupakan sesuatu yang buat Aku kesal atau pun marah.


"Why should I remember you, it doesn't matter....."


Dia hanya tersenyum mendengar ucapan Ku.Aku pun memilih untuk pergi meninggalkannya.


Namun,saat Aku beranjak pergi dia menahan Ku dengan menarik tangan Ku.


"I already apologized to you yesterday. Didn't you hear it....."ucapnya.


"What.....?"


"And now you think I can't hear? Seriously. Why from the vastness of this country I have to meet someone like you. It just makes me dizzy......"lanjut Ku.


"What is your name...?"ucapnya santai.


"Why do you want to know my name? I don't want to deal with people like you anymore...."sahut Ku sambil melepaskan tangannya.