FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 23



***


Setelah sampai di Apartemen,Aku langsung mandi dan berganti pakaian dengan pakaian santai.


Setelah itu,Aku langsung turun ke bawah untuk mencari angin segar.Aku merasa suntuk kalau terus-terusan berdiam diri di dalam saja.


Seperti biasa Aku hanya jalan-jalan di sekitaran taman yang ada di dekat Apartemen.Sambil mendengarkan musik menggunakan AirPods.


Sudah hampir 15 menit,Aku hanya berjalan-jalan di sekitaran taman.Aku pun akhirnya memutuskan untuk duduk di bangku yang sudah tersedia di taman.


Tidak lama setelah itu,Aku menerima panggilan dari Daniel.Tanpa menunggu lama,Aku langsung menjawabnya.


"Halo...."


"Gisele,kamu sedang di mana? Aku sedang di depan Apartemen milik mu......"


"Ah,Aku sedang di taman......"


"Ya sudah Aku ke sana,tunggu sebentar....."


Daniel pun langsung menutup teleponnya.Dan Aku kembali langsung mendengarkan musik yang tadi sempat ter jeda.


"Ada apa yah? Perasaan tadi,dia tidak bilang akan kembali ke sini....."ucap Ku pelan.


Tidak lama kemudian,Aku pun terkejut karena ada yang menepuk pundak Ku dari belakang.


"Ah......" ucap Ku kaget.Aku pun langsung melepaskan AirPods nya.


Setelah itu Aku melihat,siapa orang yang telah mengagetkan Ku barusan.


"Ya ampun Daniel......" seru Ku.


"Kenapa? Kamu nampak sangat terkejut....."


"Ya gimana Aku tidak terkejut,kamu tiba-tiba menepuk pundak Ku......." balas Ku.


"Gisele,dari tadi Aku sudah memanggil kamu.Tapi,kamu malah tidak mendengarkan panggilan Ku......" jelas Daniel.


"Ah itu......."


"Tadi soalnya,Aku sedang mendengar kan musik menggunakan AirPods......." lanjut Ku.


"Pantas saja......"


"Ini buku yang kamu butuhkan....." ucap Daniel sambil duduk di samping Ku.


"Ih,ya ampun makasih yah.Kamu sampai harus balik lagi ke sini,untuk mengantarkannya......"


"Tidak apa-apa,lagian tempat tinggal Ku tidak jauh dari sini......" tuturnya.


"Oh iya,kamu mendapatkan ini dari mana...?"


"Kebetulan Aku punya kenalan yang tahu sama buku itu......" jelasnya.


"Sekali lagi,makasih ya....."


"Kalau begitu,apakah Aku harus melakukan dengan ini saja....." ucap Ku langsung mengecup bibirnya.


Daniel tampak terkejut,namun setelah itu dia juga menikmatinya.Dan merespon ciuman yang lebih dulu Aku lakukan.


Aku dan Daniel langsung tersenyum satu sama lain,setelah melakukannya.


"Nanti ada orang yang melihat kita,bagaimana....?"


"Sudah lah tidak apa-apa.Lagian mereka tidak mengenal Ku......" timpal Ku sembari membuka buku yang di bawa Daniel. Untuk mengalihkan rasa malu Ku setelah berciuman dengannya.


Setelah Daniel berpamitan untuk pulang dan mengantarkan Ku terlebih dulu ke Apartemen.Aku langsung masuk kamar untuk beristirahat.


***


Pagi harinya seperti biasa Aku melakukan aktivitas,seperti biasanya.


Aku pun langsung turun untuk menghampiri Daniel yang sudah menunggu Ku di bawah.Tidak menunggu lama,kami pun langsung berangkat menuju Kampus.


"Gisele,kamu tidak lupa kan.....?" ucap Daniel saat kami sedang dalam perjalanan.


"Apa.....?" tanya Ku penasaran.


"Besok orang tua kamu akan sampai.Kemungkinan mereka sampai pada siang hari......" jelas Daniel.


"Benar kah? Aku akan mengusahakan untuk pulang lebih awak,supaya Aku bisa ikut menjemput mereka ke Bandara......"


"Kalau kamu mau,Aku akan bantu bicara sama Pak Park......"


"Bagaimana.....?" lanjutnya.


"Kalau begitu,boleh deh......"


Tadinya,Aku tidak ingin memanfaat kan itu.Tapi,di satu sisi Aku ingin menjemput kedua orang tua Ku sendiri.Ini adalah pertama kalinya bagi mereka datang ke sini untuk mengunjungi Ku.


Tidak mungkin Aku sebagai anaknya,tidak menyempatkan waktu untuk menyambut kedatangan mereka.


"Lalu,apa yang akan kita lakukan....?" tanya Ku sambil melihat ke arah nya.


"Maksud kamu....?"


"Orang tua Ku,belum mengetahui tentang hubungan kita bukan......" timpal Ku.


"Aku akan mencoba untuk bicara sama orang tua mu.Aku tidak mungkin menyembunyikan hubungan kita dari mereka......" tuturnya.


"Apa kamu yakin.....?"


"Ya......"


"Aku sangat yakin.Lalu untuk apa,Aku berani menjalani hubungan ini,kalau Aku tidak berani menghadap kedua orang tua mu......" lanjutnya.


"Kalau begitu,Aku juga akan bicara sama mereka juga......"


Aku dan Daniel sempat terdiam satu sama lain.Dan bertengkar dengan pikiran kami masing-masing.Karena Aku tahu betul,tidak mudah untuk Daniel mengakui hubungan kami berdua pada orang tua Ku.